Kristen Protestan Blog
Blog Agama Kristen Protestan tentang Kebenaran Ajaran Firman Tuhan.
Sabtu, 31 Mei 2008
Percaya Janshua itu Jahweh

Apakah Anda Percaya Bahwa Jahshua Itu Jahweh, Dan Bahwa Ia Adalah Penolong Kita?

Apakah anda percaya Jahshua itu Jahweh, dan bahwa Ia juga adalah Jahweh bagi kita? Jahshua Kristus adalah Anak Jahweh, tetapi Ia juga Jahweh yang sejati bagi kita. Jahshua Jahweh yang sejati datang ke dunia ini dalam rupa manusia untuk menyelamatkan kita semua melalui baptisanNya dan curahan darahNya. Inilah sebabnya .Rasul Yohanes mengatakan, “Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Jahshua Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air
dan darah dan ketiganya adalah satu” (1 Yohanes 5:6-8). Baptisan yang diterima Jahshua Kristus dari Yohanes Pembaptis dan curahan darahNya, karena itu, adalag Kebenaran keselamatan itu. Di sini Alkitab menjelaskan kepada kita bahwa Jahshua adalah Jahweh sendiri. Dan dijelaskan di sini bahwa Jahshua Kristus yang ilahi itu adalah Jahweh Juruselamat yang datang ke dunia ini dalam rupa manusia, menanggung segala dosa dengan dibaptiskan, memikul semua hukuman atas dosa dengan disalibkan, dan dengan itu sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita.

Karena Jahshua Kristus itu pada dasarnya adalah Jahweh yang sejati, Ia lebih dari mampu untuk menjadi Juruselamat yang benar bagi kita semua yang percaya kepada Firman Injil air dan Roh. Dengan demikian, bagi mereka yang percaya kepada segala sesuatu yang dilakukanNya ketika Ia datang ke dunia ini, mereka tidak hanya menerima pengampunan dosa, tetapi mereka juga bisa mengenakan kuasa yang besar yang menjadikan mereka sebahai anak-anak Jahweh sendiri.

Kuasa Injil air dan Roh Itu Dahsyat


Sore ini, dua orang petobat baru mengirimkan kesaksian keselamatan mereka melalui email, yang atasnya kami bersyukur kepada Tuhan. Kesaksiannya adalah bahwa mereka sekarang sudah dimerdekakan dari segala dosa mereka sejak percaya bahwa Jahshua
adalah Jahweh yang sejati yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita dengan
datang ke dunia ini dalam rupa manusia, dibaptiskan dan disalibkan sampai mati, dan bangkit kembali dari kematian. Orang-orang yang percaya itu bersaksi demikian, “Sebelum saya emahami Injil air dan Roh, saya selalu membawa dosa dosa saya, dan
nampaknya kehidupan iman saya sangat terjebak di dalam gaya yang sama sepanjang waktu. Tetapi pada saat saya mengenal Injil air dan Roh, saya sudah memahami Kebenaran keselamatan yang jelas.” Kita, juga, sekarang percaya bahwa Jahshua
adalah Jahweh sendiri. Kita percaya kepada hal ini dengan segenap hati, karena Ia adalah Juruselamat yang tidak kurang apapun untuk membebaskan kita dan menyelamatkan kita dari segala dosa dunia dengan Injil air dan Roh, karena Ia pada dasarnya
adalah Jahweh sendiri.

Orang Kristen yang tidak terhitung banyaknya di seluruh dunia percaya bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh, tetapi banyak yang tidak tahu dan tidak percaya bahwa Ia pada dasarnya adalah Jahweh yang sejati, dan bahwa Ia sudah menjadi Juruselamat bagi
kita semua dengan datang ke dunia ini dalam rupa manusia, menanggung segala dosa dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis,dan mencurahkan darahNya di kayu salib. Mereka melakukan dosa maut melawan Jahweh karena tidak percaya kepada keilahian Jahshua. Tempat kelahiran Marthin Luther, perintis Reformasi, adalah Jerman. Selain memulai gerakan Reformasi, ia juga menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Jerman sehari-hari. Namun, bahkan di tempat kelahiran Luther sendiri, pokok mengenai apakah
Jahshua itu Jahweh atau hanya sekedar makhluk saja meskipun Ia memang Anak Jahweh menjadi pertentangan dari banyak teolog, dan sebagai akibatnya, banyak orang, yang tidak mengenal Jahshua sebagai Jahweh, akhirnya mengajukan pandangan-pandangan yang tidak berdasar, yang kemudian mengembangkan sistem teolog masa kini yang disebut sebagai Kritik Sejarah atau Kritik Tinggi. Pemahaman mereka akan Jahshua, dengan
kata lain mencapai kesimpulan yang keiru, “Meskipun Ia adalah Anak Jahweh, Ia hanya salah satu ciptaan Jahweh. Jadi meskipun memang Jahshua Kristus itu Anak Jahweh, namun pada dasarnya, Ia bukan ilahi.” Namun, Jahshua Kristus itu pada kenyataannya adalah Jahweh sendiri dalam hakekatNya. Dan Ia memiliki Jahweh Bapa.

Beberapa saat yang lalu, sebuah film yang sangat kontroversial, berjudul “The Last Temptation of Christ,” dipertunjukkan. Di sana digambarkan mengenai Jahshua sebagai manusia yang jatuh cinta kepada Maria Magdalena, dan kemudian memutuskan untuk memenuhi tanggungjawabnya. Seperti itu, banyak orang yang tidak memahami dan
tidak percaya bahwa Jahshua pada dasarnya adalah Jahweh. Jadi kita melihat bahwa bahkan setelah Kekristenan diwartakan selama lebih dari 2000 tahun sampai saat ini, masih sedikit orang-orang di dunia ini yang sudah sungguh-sungguh memiliki keyakinan
yang kuat bahwa Jahshua Kristus adalah memang Jahweh sendiri. Kenyataannya adalah bahwa sistem teologi yang sehat Alkitabiah belum ditanamkan di dalam Kekristenan jaman ini. Bagaimana bisa sebuah teologi yang sehat dibangun tanpa adanya batu
penjuru iman yang percaya kepada Jahshua sebagai Jahweh yang benar? Sebagai akibatnya, mereka tidak memahami Kebenaran bahwa Jahshua pada dasarnya adalah Jahweh yang benar. Mereka mempelajari tentang Jahshua sebagai sebuah keahlian teologi,
tetapi gagal mendapatkan pemahaman yang penuh.

Meskipun manusia sudah berusaha mempelajari tentang Jahshua, mereka masih hidup sebagai orangorang berdosa walau mengaku percaya kepada Dia, karena mereka tidak memahami Injil air dan Roh yang bisa membasuhkan dosa dosa di dalam hati mereka.
Dengan demikian, semua manusia harus memahami dan percaya bahwa Jahshua itu pada
dasarnya adalah Jahweh sendiri, bahwa Ia sudah menciptakan seluruh alam semesta, dan bahwa Ia adalah Juruselamat yang, pada waktu manusia, yang adalah ciptaanNya, jatuh ke dalam dosa, Ia datang ke dunia ini dan menyelamatkan orang-orang berdosa
dari segala dosa mereka melalui Injil air dan Roh. Jadi dengan menempatkan iman kita kepada Jahshua Kristus Jahweh kita, kita sudah memberitakan Injil air dan Roh. Karena itu, banyak orang yang akan datang untuk mengenal dan percaya
kepada Jahshua Kristus sebagai Jahweh dan Juruselamat yang sejati bagi manusia. Saya berharap dan berdoa agar anda semua juga bisa percaya kepada Kebenaran bahwa Jahshua adalah Jahweh dan Juruselamat yang sebenarnya.

Label:

Rabu, 28 Mei 2008
Jahweh yang Mutlak Bagi Kita

Jahshua yang Ilahi adalah Jahweh yang Mutlak Bagi Kita

Apakah anda sungguh-sungguh percaya kepada Jahshua sebagai Jahweh dengan segenap hati anda? Rasul Yohanes menghendaki agar semua pembaca Suratnya memiliki iman kepada Kebenaran ini. Dan ia tidak menghendaki agar ada orang yang melakukan dosa karena tidak memiliki iman ini. Kalau Rasul Yohanes percaya kepada keilahian Jahshua sebagai Jahweh, maka iman kita kepada Kebenaran adalah benar. Rasul yang lain, meskipun mereka memberikan kesaksian akan keilahian Jahshua, pada umumnya memberikanan penekanan lebih dibandingkan Yohanes mengenai Dia yang menjadi Juruselamat kita dan Anak Jahweh.

Sebaliknya, Rasul Yohanes lebih memberikan penekanan kepada Jahshua sebagai Jahweh sendiri. Inilah sebabnya kita memiliki keempat Injil, Injil Yohanes sering disebut sebagai
Injil Rajawali. Rasul Yohanes sudah secara rohani melayang tinggi, kepada tingkat yang tertinggi, dan memandang kepada keilahian Jahshua, Yang Tertinggi di antara semua.
Meskipun ia adalah yang termuda di antara keduabelas murid Jahshua, ia adalah murid yang
paling memahami akan Jahshua. Inilah sebabnya ia bisa memberikan kesaksian di dalam Yohanes 1:10, “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan olehNya, tetapi dunia tidak mengenalNya.” Betapa luar biasanya pemahaman rohani Rasul Yohanes, bukan? Rasul Yohanes mengatakan bahwa “dunia dijadikan olehNya,” karena ia sudah bertemu dengan Jahshua Kristus, Jahweh yang benar. “Dia adalah Jahweh yang benar dan hidup yang kekal” (1 Yohanes 5:20). Yohanes percaya, dengan kata lain, bahwa Jahweh ini tidak lain dari Jahshua Kristus, dan
bahwa Ia adalah Sang pemberi kehidupan kekal.

Apakah anda mengenal Jahshua sebagai Jahweh sendiri, atau anda mengenal Dia hanya sebagai Anak Jahweh? Apakah anda mengenal dan percaya bahwa keilahian Jahshua adalah Jahweh yang benar bagi anda? Iman anda jangan sampai terganggu karena salah berpikir bahwa Jahshua Kristus yang ilahi itu bukan Pencipta alam semesta dan semua yang ada, ketika Ia, sebenarnya, adalah Tuhan dan Jahweh yang sebenarnya. Anda jangan sampai melakukan dosa menghujat Roh Kudus. Bahwa Jahshua yang ilahi itu Juruselamat anda adalah sebuah kenyataan yang nyata sekali. Ia pada dasarnya adalah Jahweh. Adalah karena Jahshua itu Jahweh yang menciptakan alam ini, untuk menyelamatkan manusia dari segala dosanya, datang ke dunia ini dalam rupa manusia, dibaptiskan, mencurahkan darahNya di kayu salib, dan dengan itu sudah menyelamatkan orang-orang yang percaya kepadaNya dari segala dosa dan hukuman, dan memberikan kepada mereka pengampunan dosa dan kehidupan kekal. Jahshua adalah Jahweh yang meninggalkann kemuliaanNya untuk menyelamatkan kita dari segala dosa melalui
33 tahun kehidupanNya. Dalam hakekatNya, Ia adalah Jahweh sendiri. Jahweh yang Mutlak Bagi Kita

Label:

Selasa, 27 Mei 2008
Inilah Iman Rasul Yohanes
Rasul Yohanes mendorong kita untuk percaya bahwa Jahshua yang ilahi itu adalah Jahweh Pencipta yang sudah menciptakan alam semesta dan semua yang ada di dalamnya, dan bahwa Ia adalah Anak Tunggal Jahweh Bapa, dan Juruselamat yang benar bagi kita. Sementara manusia pada umumnya mengakui bahwa Jahshua adalah Juruselamat, mereka tidak memahami bahwa Jahshua Kristus yang ilahi ini bukan hanya menanggung segala dosadengan baptisan dan curahan darahNya, tetapi ia juga Jahweh yang sejati. Bahkan di antara orang-orang Kristen jaman ini yang mengaku percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, sedikit yang sungguh-sungguh tahu dan percaya bahwa Jahshua adalah Jahweh Pencipta. Banyak orang yang berpikir bahwa Jahshua adalah semacam Jahweh yang tidak lengkap, karena ada Jahweh Bapa, dan bagi Jahweh Bapa maka Jahshua hanyalah AnakNya. Namun, nama “Jahshua” adalah
gelar yang menunjukkan bahwa Ia datang ke dunia ini sebagai Juruselamat mereka, dan nama “Kristus” berarti Mesias, Dia yang Diurapi. Di dalam Perjanjian Lama, ada tiga jenis orang yang diurapi— raja, nabi dan imam. Karena itu, Jahshua Kristus adalah Juruselamat yang sudah menjadi Raja, Nabi dan Imam Besar. Ia pada dasarnya adalah Jahweh yang sejati, tetapi Ia datang ke dunia ini dengan tiga jabatan itu, Ia dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis dan mencurahkan darahNya di kayu salib untuk menyelamatkan kita dari segala dosa dunia, dan
sudah dengan sempurna menyelamatkan semua manusia yang percaya kepadaNya dari segala dosa mereka.

Ketika Jahshua Juruselamat kita mati di kayu salib sebagai Juruselamat manusia, para penyiksaNya meletakkan sebuah tulisan yang berbunyi, “Raja orang Yahudi.” Mereka melakukan itu untuk mengolok-olok Dia. Namun, Jahshua sesungguhnya adalah Jahweh bagi kita, dan Ia sebenarnya adalah Jahweh Pencipta bagi alam semesta dan semua yang ada di dalamnya. Ia bukan hanya Raja orang Yahudi, tetapi Raja dari seluruh alam semesta. Bagi kita dan semua orang juga, Jahshua yang ilahi ini sejak kekekalan adalah Jahweh. Karena itu, dengan percaya bahwa Jahshua adalah Jahweh, dan bahwa Ia sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita dengan Kebenaran Injil air dan Roh, kita harus hidup dalam ucapan syukur.

Kebenaran ini tidak boleh dibengkokkan, karena Jahshua Kristus adalah Jahweh untuk orang percaya dan juga untuk orang-orang yang tidak percaya. Bayangkan di sini kalau ada seseorang, menutup mata dengan tangannya lalu berteriak, “Tidak ada matahari!” Ia tidak melihat matahari karena pandangannya terhalang, tetapi itu tidak berarti bahwa memang tidak ada matahari. Semua orang yang lain melihat matahari, dan kalau saja ia membuka matanya, maka
ia, juga, akan melihat matahari itu. Inilah gambaran yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak percaya ketika mereka tidak mau mengakui Kebenaran bahwa Jahshua Kristus adalah Jahweh yang benar dan bawa Ia datang ke dunia ini untuk menggenapi Injil air dan Roh.

Jahshua Kristus adalah Jahweh yang mutlak bagi semua manusia yang percaya kepadaNya, Ia adalah Raja segala raja yang kekal juga, dan Ia akan tetap menjadi Jahweh sampai selamanya. Bagi mereka yang tidak percaya kepada Jahshua Kristus sebagai Juruselamat mereka, Ia mungkin bukan Raja, tetapi bagi mereka yang percaya kepadaNya, Jahshua Kristus adalah Raja yang kekal, Hakim yang kekal, dan Imam Besar yang kekal. Bagi semua orang percaya, Jahshua Kristus adalah Jahweh yang mutlak dan sempurna. Karena itu, bagi kita yang percaya kepada Injil air dan Roh juga harus memiliki iman yang percaya kepada keilahian Jahshua sebagai Jahweh Juruselamat kita. Sebagaimana Rasul Yohanes mengakui di dalam 1 Yohanes 5:20, “Dia adalah Jahweh yang benar dan hidup yang kekal” bagi kita juga, Jahshua adalah Jahweh, Juruselamat yang benar, dan Raa yang kekal. Kita harus percaya kepada Jahshua Kristus yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita dan memberikan kehidupan baru kepada kita, dan yang sampai selamanya adalah Jahweh dan Anak Jahweh Bapa, Juruselamat kita sendiri. Kita harus memahami bahwa Jahshua Jahweh kita menjadikan kita sudah ada bahkan sejak masa penciptaan langit dan bumi. Kita harus yakin bahwa Jahweh Tritunggal sudah menciptakan kita sesuai dengan gambarNya, dan bahwa Dia yang menciptakan semua alam semesta ini adalah Jahshua Kristus, dan bahwa Jahshua Kristus yang ilahi ini adalah Jahweh yang menciptakan seluruh dunia, baik yang nampak maupun yang tidak nampak oleh mata
kita.

Sebagaimana Kejadian 1:27 mengatakan, “Maka Jahweh menciptakan manusia itu menurut
gambarNya, menurut gambar Jahweh diciptakanNya dia; laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka,” Jahshua Kristus yang ilahi ini adalah Jahweh mutlak yang menciptakan alam semesta dan semua yang ada di dalamnya. Jahshua Kristus Jahweh kita adalah Tuhan atas kehidupan dari semua makhluk. Sebagaimana Alkitab mengatakan, “Di dalam Dia ada hidup” (Yohanes 1:4), dan juga mengatakan, “Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anakanak Jahweh, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya” (Yohanes 1:12). Semua itu berbicara mengenai kuasa Jahshua Kristus.

Label:

Tema Utama dalam 1 Yohanes
“Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa,namunjika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu JahshuaKristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosakita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal
Jahweh, yaitu jikalau kita menuruti perintahperintahNya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintahNya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firmanNya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Jahweh; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.”
1 Yohanes 2:1-5

Tema Utama dalam 1 Yohanes

Dalam 1 Yohanes 2:1, Rasul Yohanes mengatakan, “Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa.” Ia menjelaskan bahwa tujuan di belakang penulisannya akan 1 Yohanes adalah supaya orang-orang kudus tidak melakukan dosa karena tidak percaya kepada Jahshua, Jahweh yang benar. Di dalam frasa, “supaya kamu jangan berbuat dosa,” “dosa” di sini menunjukkan akan “dosa yang membawamaut” (1 Yohanes 5:16).
Yohanes ingin agar orang-orang kudus berdiri teguh di dalam Injil air dan Roh. Ia juga menghendaki agar mereka percaya bahwa Jahshua Kristus adalah Jahweh sendiri, dan bahwa Ia adah Juruselamat yang menghapuskan segala dosa kita. Dengan mengingatkan semua orang, baik orang orang kudus dan juga orang-orang yang tidak percaya, bahwa Jahshua Kristus adalah Jahweh dan Juruselamat yang benar, Rasul Yohanes mencegah kita untuk melakukan dosa tidak percaya kepada keilaihan Jahshua Kristus. Sementara ada kemungkinan bagi kita untuk melakukan dosa di hadapan Jahweh di dalam daging dan hati kita, ada dosa yang seharusnya tidak kita lakukan. Dosa itu adalah dosa tidak percaya kepada baptisan yang diterima Jahshua anak Jahweh untuk menerima segala dosa kita, dan darah yang berharga yang dicurahkan Anak Jahweh bagi kita. Inilah dosa yang ingin Rasul Yohanes cegah terjadi di dalam kehidupan kita, karena dosa itu pastilah akan membawa kematian kekal bagi kita.

Kita percaya bahwa Jahshua Kristus adalah Jahweh, dan bahwa Ia adalah Tuhan atas ciptaan
yang mencitakan seluruh dunia serta kita. Alkitab mengatakan bahwa keilahian Jahshua Kristus
sungguh-sungguh nyata, karena Ia bukan terpisah, tetapi pada kenyataannya adalah Jahweh sendiri dan Juruselamat manusia. Selain dari Jahshua Kristus, siapa yang bisa sungguh-sungguh mengatakan kalau dirinya adalah Jahweh dan Juruselamat? Jahshua Kristus adalah Jahweh yang Mahakuasa yang memiliki kuasa untuk menciptakan alam semesta. Tidak ada lain kecuali Jahshua Kristus yang memiliki kuasa untuk menciptakan dunia ini. Jahshua pada dasarnya adalah anak Jahweh, dan bagi kita, Ia adalah Jahweh sendiri. Adalah oleh Jahshua Kristus dunia ini diciptakan (Yohanes 1:10). Jahshua Kristus adalah Jahweh bagi kita semua. Siapakah Tuhan atas semua yang ada di dunia ini? Siapakah Jahweh yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia ini? Siapakah yang membayar upah dosa kita? Adalah Jahshua Kristus Jahweh kita,
karena Ia, sebagai Jahweh dan Juruselamat kita, sudah membasuhkan kita dari segala dosa dunia dengan Injil kebenaran air dan Roh, dan sudah menyelamatkan kita dengan menanggung hukuman menggantikan kita. Jahshua Kristus adalah Jahweh dan Juruselamat yang benar bagi semua orang percaya.

Karena itu, kalau kita tidak percaya kepadaNya, kita melakukan dosa kepada Jahweh. Anda harus memahami bahwa tidak percaya kepadaNya adalah dosa yang membawa maut kepada Jahweh. Sementara kita bisa diampuni dari segala dosa yang kita lakukan di hadapan Jahweh, ada satu dosa yang tiak bisa dihapuskan; yaitu, dosa tidak mau percaya kepada Jahshua Kristus Jahweh kita tidak bisa dihapuskan. Jahshua Kristus, Juruselamat manusia, bisa membasuhkan segala dosa melalui baptisan yang diterimaNya dan darah yang dicurahkanNya di kayu salib. Namun, dosa tidak mau percaya kepada Jahshua sebagai Jahweh yang sejati adalah dosa yang
pada dasarnya tidak bisa dihapuskan. Dengan demikian, kita tidak bisa memiliki iman
yang benar kalau kita tidak terlebih dahulu percaya bahwa Jahshua adalah Jahweh kita yang sebenarnya. Rasul Yohanes mengatakan bahwa Ia tidak menghendaki kita melakukan dosa tidak percaya kepada Jahshua sebagai Jahweh. Jahshua Kristus, Jahweh yang sejati, datang ke dunia ini untuk menggenapkan Injil air dan Roh. Ia dibaptiskan, mencurahkan darahNya di kayu salib, dan bangkit kembali dari kematian, dan dengan itu menjadi Juruselamat yang benar bagi mereka yang percaya. Rasul Yohanes dengan sungguh ingin agar semua manusia percaya kepada Injil Kebenaran ini (1 Yohanes 5:3-6).

Label:

Jumat, 23 Mei 2008
Persekutuan dengan Yahweh 3

Apa Yang Anda Lakukan Kalau Masih Ada Dosa Di Dalam Hati Anda Meski Anda Sudah Percaya Kepada Jahshua?

Ada juga orang-orang yang, meskipun mereka percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, dan berpikir bahwa wajar saja kalau mereka masih memiliki dosa. Tetapi orang yang demikian masih belum tahu bagaimana keselamatan yang benar digenapkan di dalam Injil air dan Roh, yang digenapkan di dalam terang Kebenaran Jahweh. Orang-orang itu mungkin berpikir bahwa
persekutuan mereka dengan Jahweh bergantung sepenuhnya kepada mereka, tetapi mereka akan sampai kepada pemahaman bahwa sebenarnya tidaklah demikian. Dengan iman jenis yang demikian, mereka tidak bisa datang ke hadirat hja meskipun mereka berusaha, dan tidak akan bisa bergerak mendekat kepadaNya melalui doa mereka, karena masih ada dosa di dalam hati mereka. Jadi ketika melihat diri mereka, mereka hanya bisa meratap di dalam kepedihan mereka.

Kalau anda masih berdosa di hadapan Jahweh, maka anda harus berterus terang mengakui bahwa anda ada di bawah penghukuman dosa, dan mengakui bahwa Injil air dan Roh adalah terang keselamatan yang sejati. Jelas sekali bahwa barangsiapa yang masih memiliki dosa di dalam hati bukanlah anak Jahweh, baik ia percaya kepada Jahshua atau tidak. Ketika kita percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat kita, kita harus percaya kepada Injil yang benar ini. Ketika anda percaya bahwa Jahshua Kristus sudah menghapuskan segala dosa anda dan memberikan kepada anda keselamatan melalui Injil air dan Roh, anda bisa dibebaskan dari
segala dosa anda. Dan iman anda ini bisa diterima di hadapan Jahweh yang kudus.

Hari ini, kit amelihat bahwa banyak orang Kristen berusaha untuk menerima pengampunan dosa dan masuk ke dalam Kerajaan Surga dengan percaya kepada doktrin yang dibuat oleh masing-masing denominasi. Tetapi melalui agama buatan manusia dan iman doktrinal demikian, dosa dosa mereka tidak bisa dihapuskan. Hanya ketika kita mengenal Injil air
dan Roh yang tertulis di dalam Alkitab, dan percaya kepada Firman Kebenaran ini, kemudian dosa dosa mereka semua bisa dihapuskan. Ketika kita memahami bahwa Jahshua Kristus adalah
Juruselamat yang sudah datang dengan Injil air dan Roh, dan percaya kepadaNya di dalam hati kita, keselamatan yang sempurna dipenuhi di dalam diri kita. Iman dari Rasul Yohanes juga, adalah iman yanh percaya kepada Injil air dan Roh ( 1 Yohanes 5:3-7). Kita harus menguji iman kita apakah iman kita adalah iman Injil air dan Roh dari Jahweh atau iman agama dan doktrinal dari pemikiran manusia saja.

Kalau anda memiliki dosa di dalam hati anda meskipun anda mengaku percaya kepada Jahshua,
maka anda masih menjadi orang yang tidak memiliki persekutuan yang benar dengan Jahweh. Meski ada mengatakan bahwa anda percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, anda belum ada di dalam terang keselamatan, dan karena itu tidak berada di dalam persekutuan dengan Jahweh. Inilah sebabnya anda menjalani kehidupan anda dengan penuh kesengsaraan. Orang-orang yang demikian harus mengakui, “Tuhan, saya masih orang berdosa. Karena saya belum mengenal Injil air dan Roh yang Engkau berikan kepada saya, belum ada persekutuan
yang benar denganMu. Tuhan, kasihanilah saya, dan ijinkan saya mengenal Injil kebenaran air dan Roh. Tuhan, karena dosa dosa saya masih ada di dalam hati saya, saya masih berada di bawah murka dosa dan penghakiman yang mengerikan.,” dan mereka harus percaya kepada Injil air dan Roh.

Hanya setelah itu anda bisa memiliki persekutuan yang benar dengan Kristus. Agar demikian, anda harus berdiri teguh di dalam iman yang memahami dengan jelas dan percaya kepada Injil air dan Roh. Melalui man yang percaya kepada Injil Kebenaran ini, anda harus dibasuhkan dari segala dosa sekali untuk selamanya dan kemudian berdiam di dalam terang keselamatan.
Hari ini, kenyataan bagi banyak orang Kristen adalah bahwa meskipun mereka percaya kepada
Jahshua dan terus menjalani hidup iman mereka, mereka belumlah menerima pembasuhan dari dosa dosa mereka karena ketidaktahuan mereka akan Injil air dan Roh. Kebanyakan dari mereka bahkan tidak mau menerima hukum Jahweh yang mengatakan, “Upah dosa adalah maut,” dan akibatnya, mereka terus menjalani kehidupan iman mereka tanpa memahami kalau mereka berdosa yang berada di ambang penghukuman dari Jahweh.

Apakah alasannya sehingga orang-orang sekuler di dunia ini tidak suka kepada orang Kristen? Adalah karena orang-orang Kristen sudah gagal untuk menjadi terang bagi dunia ini. Mereka tidak bisa memancarkan terang Jahweh karena mereka tidak bisa menjadi terang dengan tidak mau percaya kepada Injil air dan Roh. Sebagai akibatnya, mereka cenderung menyembunyikan diri di dalam kemunafikan mereka. Lebih lagi, bahkan saat ini, banyak orang Kristen
yang berpikir bahwa Kekristenan hanyalah sekedar salah satu agama di dunia ini, dan percaya demikian. Adalah karena orang-orang Kristen biasa mengatakan bahwa mereka membasuh dosa dosa harian merka dengan menaikkan doa pertobatan mereka. Karena jenuis iman keagamaan yang demikian, yang tidak ada bedanya dengan iman duniawi ini, ada kecenderungan bahwa orang-orang Kristen menjadi tidak suka kepada Jahshua Kristus yang dipercayai oleh orang-orang Kristen. Orang-orang bukan Kristen mengatakan, “Betapa enaknya mereka.
Mereka melakukan dosa terhadap sesama mereka, namun mereka mengatakan bahwa mereka hanya perlu menaikkan doa pertobatan satu kali dan mengakui kesalahan mereka di hadapan Jahweh. Agama yang sangat mudah sekali!” Kemudian mereka menjadi tidak suka dengan orang-orang Kristen yang demikian.

Dan ada juga orang-orang yang mengatakan bahwa mereka sudah meninggalkan kepercayaan
mereka kepada Jahshua karena dosa dosa harian mereka tidak dibasuhkan bahkan setelah mereka menaikkan doa pertobatan dengan tiada henti. Orang orang Kristen yang berdosa dengan mudah menangis ketika mereka menaikan doa pertobatan. Mereka tidak bisa tidak merasa sedih, karena mereka masih dipenjarakan di dalam kegelapan dosa dan tidak bisa
s menerima pertolongan yang nyata dari Jahweh. Karena mereka tidak percaya kepada Injil air dan Roh, mereka masih belum menerima pengampunan dosa mereka meski mereka mengaku percaya kepada Jahshua Kristus, dan karena itu mereka masih belum menemukan terang Kebenaran yang sebenarnya. Hanya emosi mereka belaka yang membuat mereka
menginginkan belas kasih Jahweh dan menangis. Bagaimana mereka bisa memiliki iman yang
hanya berpusat kepada emosi dan sia-sia itu? Adalah karena mereka sudah menderita atas dosa dosa mereka, dan mereka tidak bisa memahami Firman Jahweh meskipun mereka membacanya,dan mereka sangat bersandar kepada perasaan mereka sendiri untuk mengekspresikan keinginan pribadi mereka. Namun, dengan semangat iman yang demikian itu,
buah-buah keselamatan tidak akan dihasilkan, dan hanya buah-buah kebodohan dan kesia-siaan saja yang dihasilkan. Karena mereka memiliki dosa, mereka tidak bisa menghasilkan buah-buah Roh Kudus meskipun mereka berusaha, dan tidak bisa mengasihi sesama mereka meski mereka berjuang mendapatkannya.

Mereka yang masih memiliki dosa tidak akan bisa menjalani kehidupan iman yang berhasil meski bagaimanapun mereka berjuang. Mengapa demikian? Karena mereka masih belum mengenal Injil air dan Roh yang memampukan mereka untuk menerima pengampunan dosa mereka dengan dibasuhkan dari dosa dosa mereka, dan tidak percaya kepada Injil ini.

Label:

Penjelasan Rasul Yohanes

Rasul Yohanes Menjelaskan Kepada Kita Kebenaran yang Harus Kita Pahami

Apa yang dimaksud Rasul Yohanes dengan kata “jika” di sini? Dengan itu, ia ingin menjelaskan Kebenaran dengan menerapkannya kepada dua jenis manusia Kita harus terlebih dahulu memahami bahwa adalah dengan iman kita kepada Injil air dan Roh, yang adalah kasih Jahweh, bahwa kita sudah dibasuhkan dari segala dosa kita sekali untuk selamanya. Tuhan Juruselamat kita yang sudah membasuhkan dan secara sempurna menyelamatkan kita dari segala dosa kita dengan Injil yang benar, itulah kasih Jahweh Bapa. Sekarang, dengan memakai kata “jika,” Rasul Yohanes menjelaskan, “Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita” (1 Yohanes 1:8).

Bagian ini berarti bahwa “jika kita mengatakan bahwa kita tidak memiliki dosa, atau tidak pernah melakukan dosa,” maka kita adalah orang yang mendustai diri, dan juga mendustai Jahweh. Kalau anda tidak mengenal Injil air dan Roh dan tidak mempercayainya, akan tetapi anda mengatakan bahwa anda tidak memiliki dosa, atau bahwa anda tidak pernah melakukan dosa di hadapan Jahweh, maka jelas sekali kalau anda berdusta kepada Jahweh. Orang-orang yang demikian, dengan kata lain, secara tidak langsung sedang mendustai Jahweh, karena
mereka masih tidak mau percaya kepada Injil air dan Roh di hadapan Jahweh.

Namun, kebanyakan orang Kristen di jaman ini tidak percaya kepada Injil air dan Roh, dan karena itu tidak mengenal Kebenaran bahwa segala dosa mereka sudah dihapuskan oleh tindakan kebenaran Jahshua Kristus. Mereka justru percaya bahwa dosa dosa mereka bisa dibasuhkan hanya dengan mengakuinya. Ini sangat mengganggu dan menyedihkan. Rasul Yohanes mengatakan kepada kita bahwa orang-orang yang memiliki iman tidak berdasar demikian adalah para pendusta di hadapan Jahweh. Inilah inti dari bagian di dalam 1 Yohanes
1:8-10. Bahwa Tuhan sudah menghapuskan segala dosa semua manusia sekali untuk selamanya melalui kasih keselamatan, bahwa Ia sudah dibaptiskan dan mencurahkan darahNya di kayu salib, adalah kebenaran kekal untuk kita. Karena itu, kita semua harus memahami bahwa dengan mengenal dan percaya kepada Injil air dan Roh, Injil pengampunan dosa yang dinyatakan melalui kasih Jahshua Kristus, kita memang bisa diselamatkan dari segala dosa kita
sekali untuk selamanya.

Namun masih banyak orang yang tidak mengenal kebenaran Injil air dan Roh, dan sebagai akibatnya mereka menjalani kehidupan mereka dalam kesiasiaan, dengan segala dosa mereka masih tetap ada di dalam hati mereka, dan akhirnya sampai kepada kematian jasmani dan juga rohani mereka. Karena itu, mereka harus terlebih dahulu mengakui bahwa mereka memang memiliki dosa, dan bahwa mereka membutuhkan kasih karunia Jahweh, yaitu, Injil air
dan Roh. Dengan demikian, semua manusia harus terlebih dahulu mengenal kebenaran Injil air dan Roh. Kalau ada di antara anda yang belum mengenal Injil air dan Roh, dan masih mengatakan kepada Jahweh kalau tidak memiliki dosa, maka ia adalah seorang pendusta. Orang-orang yang demikian harus menerima Injil air dan Roh ke dalam hati mereka sesegera mungkin. Mereka yang masih memiliki dosa di hadapan Jahweh harus mengakui bahwa mereka
terikat kepada dosa sampai kematian mereka, dan mereka harus menerima di dalam hati mereka keselamatan dari Injil air dan Roh, kasih dan karunia dari Jahweh, dan mempercayainya. Mereka harus memahami bahwa mereka sungguh-sungguh tidak
bisa diselamatkan dari segala dosa kalau mereka tidak percaya kepada kasih keselamatan yang
dinyatakan dalam Injil air dan Roh yang diberikan Jahweh. Karena itu, mereka yang masih memiliki dosa di hadapan Jahweh harus mengakui diri mereka berdosa, dan mereka harus percaya kepada Injil air dan Roh, Injil yang bisa memerdekakan mereka dari
dosa dosa mereka. Siapa yang bisa menerima pembasuhan dosa dari Jahweh?
Mereka adalah orang-orang yang tidak menyembunyikan keberdosaan mereka dari
Jahweh dan percaya kepada Injil air dan Roh.

Kita semua harus memahami dan percaya kepada kasih kebenaran, bahwa Jahshua Kristus Anak Jahweh datang ke dunia ini dalam rupa manusia dan sudah menyelamatkan kita semua dari segala dosa kita melalui Injil air dan Roh. Semua manusia yang memahami alasan mengapa Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis dan disalibkan, dan percaya kepada hal ini, bisa diselamatkan dari segala dosa mereka sekali untuk selamanya dengan iman ini. Kita
semua harus memahami bahwa dengan percaya kepada Injil air dan Roh, kita bisa menerima, dengan iman, kasih keselamatan yang sempurna dari Jahweh.

Dengan demikian, mereka yang percaya kepada kasih yang dicurahkan Jahweh melalui Injil air dan Roh ini akan bisa diselamatkan dari segala dosa mereka dengan iman.
Namun, untuk percaya kepada kasih keselamatan Jahweh, mereka harus terlebih dahulu mengakui bahwa mereka memiliki dosa, dan bahwa mereka untuk selamanya terikat kepada neraka karena dosa dosa mereka, “Aku sudah melakukan dosa di hadapan Jahweh. Aku adalah orang yang, karena dilahirkan sebagai keturunan Adam, mewarisi dosa.” Hanya mereka yang mengakui bahwa mereka adalah orang-orang berdosa, mengakui bahwa Hukum Jahweh itu mutlak, dan menyerah kepadaNya bisa dibebaskan dari segala dosa mereka dengan
anugerahNya yang dicurahkan kepada orang-orang yang percaya kepada Injil air dan Roh. Adalah hanya kepada mereka yang mengaku diri sebagai orang orang berdosa besar yang ditentukan masuk neraka saja Jahweh kemudian memberikan kesempatan untuk dimerdekakan dari segala dosa melalui iman kepada Firman Injil air dan Roh ini.

Jadi kesempatan untuk menerima pengampunan dosa diberikan hanya kepada orang yang memahami bahwa ia adalah orang berdosa, dan bahwa penghukuman atas dosa itu menanti dia. Setiap orang berdosa harus mengakui, “Jahweh, saya orang berdosa, orang yang ditentukan untuk masuk ke neraka.” Inilah yang dijelaskan 1 Yohanes 1:8 kepada setiap orang-orang berdosa.

Halaman Sebelumnya | Halaman Atas | Halaman Selanjutnya

Label:

Pengakuan dalam Kebenaran 3
Karena Banyak Orang Kristen Salah Paham Dan Tidak Mau Percaya Kepada Kebenaran Yang Dinyatakan Di Dalam 1 Yohanes 1:8-10, Kita Harus Mempelajarinya Lagi

Melalui bagian Alkitab hari ini, saya ingin menjelaskan kepada anda Kebenaran yang ingin
dijelaskan oleh Rasul Yohanes berulangkali dan terperinci. Yang dia inginkan untuk kita pahami
adalah sangat rumit karena ada banyak kasus kerohanian yang harus ditangani. Karena itu, saya
juga tidak bisa menganggap pelajaran Alkitab yang diberikannya sebagai pengulangan saja, karena kita perlu menafsirkan Firman Jahweh sesuai dengan tujuan asli dari penulis Injil itu yang diilhami oleh Roh Kudus. Inilah sebabnya saya minta anda membaca khotbah ini dengan hati-hati dan penuh kesabaran.

Sekarang juga, Roh Jahweh berdiam di dalam hati mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh. Roh Kudus adalah Jahweh yang sama mulia, yang tidak ada bedanya dengan Jahweh Bapa dan Jahshua Kristus. Karena itu, bagi mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, Ia adalah juga Terang Kebenaran itu. Jadi Jahweh ini, sang Roh Kudus, memberikan kesaksian akan Kebenaran bahwa Ia sudah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia melalui Injil kebenaran air dan Roh. Tuhan kita sudah memerdekakan kita dari segala dosa kita sekali untuk selamanya dengan Injil kebenaran air dan Roh. Rasul Yohanes kemudian menjelaskan bahwa kita bisa memiliki persekutuan yang benar hanya dengan iman, di dalam terang Kebenaran Jahweh yang sejati. Sekarang, kita perlu mengingat di sini bahwa kita adalah orang-orang yang sudah melihat Jahshua Kristus dengan mata iman kita di dalam Injil air dan Roh, disentuh olehNya, dan mendengar suaraNya dengan telinga kita menggunakan iman yang sama.

Rasul Yohanes, sebagai salah satu pemimpin rohani, sungguh-sungguh ingin membagikan
persekutuan dengan orang-orang percaya yang ada di jamannya. Namun, karena persekutuan yang benar tidak bisa terjadi di antara orang-orang yang dilahirkan kembali dengan orang-orang berdosa, ia ingin terlebih dahulu menggolongkan orang-orang Kristen dalam berbagai kategori dengan mengajukan pertanyaan ini: “Sudahkah anda dibebaskan dari segala dosa anda dengan percaya kepada Injil air dan Roh?”

Label:

Pengakuan dalam Kebenaran 2
Dan setiap kali anda menerima cawan anggur juga, saya meminta agar anda merenungkan iman kepada Injil air dan Roh ini. Kita tidak bisa menghindar dari kutuk neraka atas dosa dosa kita, akan tetapi Jahshua menanggung segala dosa dan mati bagi kita. Ia memikul semua kutuk kita, dan dengan itu sudah menyelamatkan anda dari segala dosa anda sekali untuk selamanya.
“Tuhan kita sudah menyelamatkan kita dengan baptisan dan kayu salibNya. Roti dan anggur, kedua hal itu adalah karunia keselamatan yang diberikan Tuhan kepada kita. Demikianlah Ia sudah menghapuskan segala dosa saya dan menjadikan kita umat Jahweh sendiri. Saya harus percaya kepada hal ini, saya harus kembali merenungkan hal ini, Injil air dan Roh, dan saya harus menyebarkan kebenaran ini ke seluruh dunia. Saya harus memberitakannya kepada semua orang yang belum mengenal Kebenaran ini.” Biarlah ini menjadi iman anda setiap kali anda memasuki Perjamuan Kudus.

Jahweh kita sudah bukan hanya menyelamatkan kita dari segala dosa kita dengan perkataan kosong. Namun, sebagaimana Ia sudah menjanjikan keselamatan kepada kita melalui FirmanNya, melalui penumpangan tangan dan curahan darah, Jahweh kita memang sudah menyelamatkan kita dengan baptisan yang diterima Jahshua dan darah yang dicurahkanNya di dalam masa Perjanjian Baru. Demikianlah Tuhan sudah menghapuskan segala dosa kita sekali untuk selamanya. Ia memberikan kepada kita, “karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diriNya sendiri” (Ibrani 10:20), dan karena itu, kita
bisa dilahirkan kembali dengan sungguh-sungguh percaya kepada Kebenaran ini. Adalah karena,
dengan kata lain, Tuhan sudah membasuhkan segala dosa kita dan menyelamatkan kita sehingga kita bisa menerima keselamatan kita dengan iman. Kalau Tuhan belum menyelamatkan kita dari segala dosa kita, tidak akan ada cara bagi kita untuk mencapai keselamatan kita.

Betapa besar kasih karuniaNya kepada kita! Kita tidak bisa tidak mengatakan pujian yang sama
dengan yang dituliskan oleh penulis Mazmur kepada Tuhan, “apakah manusia, sehingga Engkau
mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?” (Mazmur 8:4). Kita adalah makhluk rendah yang tidak bisa menghindar dari melakukan dosa di sepanjang kehidupan kita dan masuk neraka, akan tetapi Jahweh sudah mengubah kita, yang hanyalah sekedar makhluk kecil, menjadi anak-anakNya, dan Ia mengasihi kita. Bagaimana semua bisa terjadi tanpa kasih karunia Jahweh?

Sejak saat Jahweh menciptakan dunia ini, Ia menghendaki untuk menjadikan kita sbagai anakanakNya. Inilah sebabnya Ia membiarkan kita dilahirkan ke dalam dunia ini, mengapa Ia
memberikan Injil air dan Roh, dan mengapa, dengan memampukan kita memahami Injil ini dan
mempercayainya, ia membuat kita bisa dilahirkan kembali. Sekarang, Jahweh sudah mengubahkan kita, yang percaya kepada Injil air dan Roh, menjadi umatNya yang berharga, anak-anakNya, sekali untuk selamanya. Tuhan kita memang sudah memberikan kepada
kita kehidupan kekal dan meninggikan status di atas semua makhluk yang lain. Dan Ia sudah mengenakan kita di dalam kemuliaan kehidupan sebagai anak anak Jahweh. Ia mencurahkan kepada kita berkat yang luar biasa. Kita menaikkan syukur kita kepada Jahweh. Bagaimana mungkin kita bisa sepenuhnya memahami keseluruhan jangkauan dari kasih karuniaNya yang tidak terukur, sehingga kita bisa cukup dalam memberikan syukur dan kemuliaan kepada Jahweh? Bagaimana mungkin kita bisa bermegah di hadapan Jahweh? Bagaimana kita bisa berlebihan di hadapanNya? Bagaimana mungkin kita bisa dengan sombong mengatakan, “Aku seorang yang pandai dan berhikmat”? Bagaimana mungkin kita bisa mengatakan apapaun tentang Firman Jahweh dan Gereja yang dituntunNya? Bagaimana mungkin kita, meski hanya sesaat saja, menganggap bahwa Injil yang benar itu hanyalah sekedar sesuatu yang lebih rendah dibandingkan dengan pemikiran kita sendiri?

Kepada Jahweh yang sudah menyelamatkan makhluk yan rendah seperti kita dari segala dosa kita, yang sudah menjadikan kita anak-anakNya, dan yang sudah memberikan kepada kita kehidupan kekal serta mengijinkan kita untuk menikmati semua keagungan dan kemuliaan, kita tidak memiliki pilihan lain kecuali menaikan semua syukur kita dengan iman. Karena itu, kita harus taat kepada iman yang dari Jahweh, mengikuti Tuhan dengan iman, dan saat kita mengikuti Dia, kita harus menerima pemeliharaan yang berharga dari Jahweh dengan iman.
Memiliki banyak saudara dan saudari di dunia ini, yang sudah menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada Injil air dan Roh melalui pelayanan kami. Mereka berpotensi menjadi rekan sekerja bagi pelayanan kita, dan kami harus merawat serta memperhatikan mereka melalui email, telephone, dan dengan literatur Kristen kami. Dan kami ingin menjadikan mereka sebagai partner juga, untuk bekerja bersama memberitakan Injil, berdoa bersama, dan berperang melawan Iblis bersama dengan iman. Para pelayan di Korea dan para partner di seluruh dunia juga harus bersama-sama bekerja dengan iman sampai hari kedatangan Tuhan kembali. Inilah sebabnya kami memilih motto tahun ini demikian, dan adalah harapan kami yang tulus bahwa kita memang bisa menghidupi motto ini. Sampai hari kedatangan Tuhan kembali, kita akan bisa terus bekerja di bawah motto ini.

Memang, kami akan memberitakan Injil semakin sering dan semakin luas. Tahun lalu, seperti biasa, Jahweh sudah membuat kami melakukan pelayanan kepada Tuhan lebih dari yang kami rencanakan. Dan saya yakin bahwa tahun ini juga, Ia akan memberikan berkat yang demikian berlimpah bagi kami untuk melayani Dia. Adalah kerinduan saya untuk memberitakan Injil ke seluruh penjuru dunia dengan semakin besar, untuk semakin melayani Tuhan dan Injil, untuk menghasilkan lebih banyak buah-buah rohani keselamatan, untuk semakin memberikan kemuliaan bagi Jahweh, dan untuk menerima berkat yang lebih banyak dari Jahweh, baik dalam tubuh maupun rohani. Saya berdoa kepada Jahweh agar Ia akan membuat semuanya terjadi bagi kami. Saya menghendaki agar Jahweh memegang kami dengan kuat dan memberkati kami.
Saya sungguh-sungguh ingin agar kita semua menjalani kehidupan dengan iman kita kepada Injil
air dan Roh sampai harinya kita bertemu dengan Tuhan muka dengan muka. Sampai datangnya hari itu, kita harus setia kepada panggilanNya untuk mengnjili dunia ini. Tuhan Jahshua kita sudah menyelamatkan kita dengan dibaptiskan dan menerima hukuman dengan mencurahkan darahNya serta mati di kayu salib. Karena itu, sampai akhirnya, kita akan memberikan kesaksian mengenai Kebenaran Injil air dan Roh. Saya ingin agar kita semua memiliki iman yang lebih kuat kepada Jahweh, semakin banyak bersaksi, semakin menghasilkan banyak buah rohani, menerima lebih banyak berkat, dan hidup bagi Tuhan kita.

Label:

Pengakuan Di dalam Kebenaran
“Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa,maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kitaberkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firmanNya tidak ada di dalam kita.”

Injil Yang Benar Yang Terkandung Di Dalam Perjamuan Kudus


Beberapa waktu yang lalu, kami mengadakan Perjamuan Kudus di gereja kami, dimana sekali lagi kami merenungkan makna roti dan anggur yang kami bagikan. Bersama dengan baptisan bagi orang-orang percaya, sakramen Perjamuan Kudus adalah salah satu dari dua sakramen yang diperintahkan Tuhan untuk kita lakukan. Satu hal yang harus kita pahami melalui Perjamuan Kudus adalah bahwa Ia menghapuskan segala dosa melalui baptisan yang diterimaNya di atas tubuhNya dan darah yang dicurahkanNya. Ketika Tuhan mengatakan agar kita “mengingat” roti dan anggur di dalam Perjamuan Kudus, yang dimaksudkanNya adalah bahwa kita arus percaya dan mengingat baptisan serta curahan darahNya di dalam hati kita.
Ketika Tuhan memecahkan roti di dalam Perjamuan Terakhir, sambil memberikan roti dan
anggur kepada murid-muridNya, Ia berkata, “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku. . . . Sebab
inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan
dosa” (Matius 26:26-28).

Tuhan sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita sesuai dengan apa yang dijanjikan Jahweh kepada kita. Melalui tata cara kurban dari masa Taurat, Jahweh berjanji kepada bangsa Israel bahwa mereka bisa diampuni dari segala dosa mereka ketika mereka mempersembahkan kurban binatang dengan menumpangkan tangan mereka ke atas binatang itu, mencurahkan darah binatang itu, dan membakar dagingnya sebagai kurban. Dan Alkitab mengatakan
bahwa tata cara kurban ini adalah gambaran dari hal hal baik yang akan datang (Ibrani 10:1).
Jadi sesuai dengan pernyataan ini, Tuhan Jahshua kita datang ke dunia ini, menerima baptisan di atas tubuhNya, dan mencurahkan darahNya di kayu salib.

Dengan baptisan yang diterimaNya di atas tubuhNya dan penyaliban yang menghapuskan semua upah dosa, Tuhan sudah menggenapkan segala janjiNya. Iru adalah karena Tuhan sudah menerima baptisan kita melalui baptisanNya dan karena Ia disalibkan. Ia memastikan bahwa Ia menanggung segala dosa kita sebelum Ia disalibkan. Jadi setelah dibaptiskan, Jahshua mencurahkan darahNya dan mati di kayu salib, bangkit kembali dari kematian, dan dengan itu
sudah menyelamatkan kita. Inilah penggenapan dari janji yang sudah dibuat oleh Jahweh bagi kita umat manusia.

Mari kita sekali lagi memperhatikan di sini apa yang dikatakan Tuhan kepada murid-muridNya
ketika ia memecahkan roti dan memberikannya kepada mereka pada saat Perjamuan Terakhir,
“Ambillah dan makanlah, inilah tubuhKu.” Dengan iman kita kepada Injil air dan Roh, kita memang harus mengambil dan makan roti itu, yang adalah tubuh Jahshua Kristus. Jahshua sekaligus menerima segala dosa kita, segala dosa semua manusia di seluruh dunia, ke atas tubuhNya ketika dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Karena itu, setiap kali kita
makan roti itu, kita harus memakannya dengan keyakinan bahwa Ia sudah menghapuskan segala dosa kita ketika Ia dibaptiskan di sungai Yordan.

Dan anggur yang dibagkan oleh Jahshua kepada para muridNya adalah seperti curahan darahNya di kayu salib. Dengan kata lain, roti dan anggur dari Perjamuan Kudus adalah pengingat akan Injil air dan Roh. Perjamuan Terakhir, dimana Jahshua meneguhkan Perjamuan Kudus, dilaksanakan pada haru Paskah. Tuhan Jahshua menggenapkan janji keselamatan Jahweh yang terkandung di dalam tata cara Paskah. Alkitab menjelaskan, “Sebab anak
domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus” (1 Korintus 5:7).
Setelah Perjamuan Terakhir, Jahshua pergi ke sebuah bukit untuk berdoa, dan di sana Ia ditangkap oleh orang banyak yang dikirim oleh Imam Besar pada saat itu. Dan Ia disalibkan keesokan harinya. Kata terakhir yang diucapkanNya di kayu salibadalah, “Sudah selesai!” (Yohanes 19:30). “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Jahweh tidak adil? Mustahil!” (Roma 9:14). Jahshua sudah menggenapi segala kebenaran dengan baptisan
dan curahan darahNya (Matius 3:15).

Bagi saya dan kita semua, Tuhan kita menanggung kutuk atas dosa dosa dengan dibaptiskan dan mencurahkan darahNya. Inilah sebabnya “dia tertikam oleh karena pemberontakan
kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita” (Yesaya 53:5). Meskipun Ia pada kenyataannya tidak memiliki dosa sama sekali, Ia menerima segala dosa kita dan mati bagi kita. Karena Jahshua menanggung segala dosa kita melalui baptisanNya, Ia menanggung semua penderitaan, dihina oleh manusia di sepanjang 33 tahun kehidupanNya, dan Ia diabaikan dan
direndahkan.

Tetapi kita harus makan dan minum roti dan anggur kehidupan dengan percaya bahwa Ia datang ke dunia ini, untuk menghapuskan segala dosa kita sekali untuk selamanya. Inilah kebenaran iman rohani yang sesungguhnya bagi mereka yang mengambil bagian di dalam Perjamuan Kudus. Dengan demikian, ketika kita mengambil bagian di dalam Perjamuan Kudus, jangan hanya berpikir, “Sudah cukup lama sejak saya terakhir kali makan roti dan anggur,” tetapi kita harus makan dan minum dengan iman. Dengan kata lain, saya ingin bahwa anda mau mengambil bagian di dalam setiap Perjamuan Kudus dengan iman yang sungguhsungguh
percaya kepada Injil air dan Roh. Saya ingin agar kita semua memahami makna yang sebenarnya dari Perjamuan Kudus, dan makan serta minum dengan iman.

Jadi lain kali ketika kita memecahkan roti di dalam Perjamuan Kudus, mari kita menerima roti itu dan memakannya dengan mengingat akan keselamatan yang diberikan Tuhan kepada kita, bahwa Ia sudah menghapuskan segala dosa kita dengan menanggung semuanya ke atas tubuhNya melalui baptisan yang diterimaNya dari Yohanes, dan ketika kita mengambil cawan anggur dan meminumnya, mari kita merenungkan curahan darah Jahshua di kayu salib. Kita kemudian akan mendapat kesempatan yang baik untuk sungguh-sungguh merenungkan akan keselamatanNya yang sempurna yang diselesaikanNya melalui baptisan dan curahan darahNya. Dan Perjamuan Kudus kita tidak akan hanya menjadi sekedar tata cara formal belaka.

Halaman Selanjutnya

Halaman Atas

Label:

Kamis, 22 Mei 2008
Pengakuan 2
Mereka tidak bisa dengan berani mengatakan di hadapan Tuhan bahwa mereka tidak memiliki dosa karena mereka memang tidak memiliki Kebenaran yang memberikan keyakinan itu. Akan tetapi, orangorang yang dilahirkan kembali bisa mengakui dengan berani bahwa mereka tidak memiliki dosa di dalam hati, karena Injil yang benar tidak hanya datang dalam perkataan kepada mereka, tetapi juga dalam kuasa, dan di dalam Roh Kudus serta di dalam keyakinan yang besar (1 Tesalonika 1:5). Jadi Rasul Yohanes sekarang memperingatkan kepada mereka
yang masih memiliki dosa di dalam hatinya bahkan saat mereka percaya kepada Jahshua. Ia mengatakan, dengan kata lain, bahwa tidak ada manusia yang bisa mengatakan kalau ia sudah menerima pengampunan dosa di dalam hatinya, kecuali kalau ia terlebih dahulu sudah tidak memiliki dosa dengan percaya kepada Firman Injil air dan Roh. Rasul Yohanes mengatakan, “Jahweh adalah terang” (1 Yohanes 1:5). Di dalam bagian ini, ia mau menjelaskan bahwa Jahweh sudah membasukan semua orang berdosa dari dosa dosa mereka dengan Injil air dan Roh dan menjadikan mereka sebagai umatNya yang kudus. Jadi anda perlu terlebih dahulu menguji hati anda secara benar dan melihat apakah anda sungguh-sungguh memiliki pengetahuan yang
benar akan Injil air dan Roh. Kalau anda tidak pernah memiliki kesempatan untuk mendengar tentang Firman Injil air dan Roh yang diberikan oleh Jahweh, dan inilah sebabnya anda tidak mengetahuinya, yang harus anda lakukan hanya membaca volume pertama dari buku tulisan saya, yang berjudul ‘Sudahkah anda Sungguh-sungguh Dilahirkan kembali dari Air dan Roh?” (Hephzibah Publishing House, 1998).

Di sisi lain, kalau anda belum percaya kepada Injil air dan Roh meskipun anda sudah mendengar dan memahaminya, dan bukannya karena anda belum mengetahuinya, saya meminta anda untuk menguji hati anda apakah sudah benar atau belum dan percaya kepada Injil kebenaran air dan Roh ini. Kalau anda memehami dan percaya kepada Injil kebenaran air dan Roh, anda bisa sungguh-sungguh mengatakan bahwa hati and sudah tidak memiliki dosa. Tetapi kalau anda tidak mau percaya kepada Injil ini meskipun anda sudah mengetahuinya, dan kalau anda
mengatakan, walaupun masih berdosa, “Saya tidak memiliki dosa karena saya percaya kepada Jahshua dan percaya kepada doktrin penentuan,” anda akhirnya akan sampai kepada pemahaman bahwa anda menjadi pendusta di hadapan Jahweh.

Rasul Yohanes dengan sungguh-sungguh berusaha untuk memberitakan Injil air dan Roh kepada sekelompok orang yang mengaku percaya kepada Jahshua. Kita bisa melihat hal ini dengan jelas dari bagian dimana Yohanes menjelaskan bahwa Jahweh adalah terang. Ia mengimplikasikan di dalam pernyataan ini bahwa di dalam Gereja Mula-Mula, ada juga orang-orang yang belum menerima pengampunan dosa karena mereka tidak mau percaya
kepada Injil air dan Roh, dan bahwa sebagai akibatnya, mereka menjadi pendusta yang mendustai diri mereka sendiri dan mendustai Jahweh, Rasul Yohanes adalah orang yang sungguhsungguh percaya kepada Firman Injil air dan Roh (1 Yohanes 5:5-7). Ia memahami dan percaya juga bahwa Jahshua, dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, menggenapi seluruh kebenaran Jahweh, dan dengan melakukan itu Jahshua menanggung segala dosa dunia dan membasuhkan semuanya, sekaligus, semua kelemahan dari orang-orang percaya. Inilah sebabnya Rasul Yohanes menjelaskan mengenai Jahshua Kristus di dalam 1 Yohanes 5:6
sebagai Dia yang datang “bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah.” Ini berarti
bahwa Yohanes percaya kepada baptisan Jahshua dan juga kepada darah di kayu salib sebagai hal yang sangat penting bagi keselamatan kita.

Dari sudut pandang ini, mereka yang mengakui percaya kepada Jahshua tanpa mengenal Injil air dan Roh pada akhirnya akan menjadi pendusta di hadapan Jahweh. Dengan kata lain, mereka yang hanya percaya kepada curahan darahNya di kayu salib tanpa disadari sedang menjadikan diri mereka sebagai pendusta. Meskipun mereka mengatakan dengan bibir mereka bahwa percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, karena dosa masih ada di dalam hati mereka, mereka tidak bisa menangkap kuasa dari doa pengakuan yang sebenarnya. Semua doa
pengakuan mereka hanya sekedar menjadi sia-sia saja. Agar mereka bisa menaikan doa pengakuan yang sebenarnya, mereka harus terlebih dahulu percaya kepada Injil air dan Roh. Karena Rasul Yohanes percaya kepada Injil air dan Roh, ia memberikan penjelasan mengenai pengakuan yang benar melalui Firman kebenaran yang ditemukan di dalam 1 Yohanes 1:8-10 kepada mereka baik yang sudah percaya kepada Injil air dan Roh ataupun tidak.

Ia menjelaskan kepada mereka, dengan kata lain, bahwa kalau mereka mengatakan bahwa mereka tidak memiliki dosa di hadapan Jahshua Kristus bahkan tanpa memiliki iman apapun kepada Injil air dan Roh, mereka sebenarnya berdosa terhadap Dia. Karena itu, mereka harus terlebih dahulu memahami tentang Injil air dan Roh yang dipercayai oleh Rasul Yohanes, dan kemudian memahami juga mengenai bagaimana menaikan doa pengakuan dengan percaya
kepada Injil air dan Roh. Banyak orang Kristen di dunia ini yang masih berpikir bahwa mereka percaya kepada Jahshua meskipun mereka tetap tidak memahami tentang Injil kebenaran air dan Roh. Mereka tanpa sengaja sudah mendustai diri mereka sendiri dan berusaha untuk
bahkan mendustai Jahweh, karena mereka sedang menghipnotis diri mereka sendiri. Orang-orang demikian yang hanya percaya kepada darah di kayu salib, tidak bisa tidak hidup di dalam iman dusta mereka.

Karena itu, mereka semua yang memiliki dosa di dalam hati, meskipun mereka sudah mengaku percaya kepada Jahshua atau tidak, harus terlebih dahulu percaya kepada Injil kebenaran air dan Roh. Hanya dengan itu mereka bisa mengucapkan syukur kepada Jahweh. Dengan demikian, untuk menaikan doa pengakuan yang benar kepada Jahweh, anda harus terlebih dahulu percaya kepada Kebenaran Injil air dan Roh. Apa yang harus anda percayai? Apakah anda hanya perlu percaya kepada korban di kayu salib yang sudah anda percaya dan pahami? Atau apakah anda harus percaya kepada baptisan yang diterimaNya dari Yohanes Pembaptis dan juga darah di kayu salib? Injil yang mana, dengan kata lain, yang anda pikir benar?

Dalam Yohanes 3:1-10, Jahshua mengatakan bahwa untuk bisa masuk ke dalam surga, manusia
harus dilahirkan kembali dari air dan Roh. Kita semua harus menerima pengampunan dosa kita
dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Mereka yang belum menerima pengampunan dosa harus terlebih dahulu mengakui, “Jahweh, meskipun percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, hati saya masih memiliki dosa. Saya mengakui bahwa saya tidak bisa menghindar dari hukuman dariMu atas dosa dosa saya. Bebaskanlah saya dari segala dosa dan penghukuman saya.” Demikianlah seharusnya mereka berdoa Jahweh kemudian akan memberikan Firman Injil air dan Roh, Kebenaran keselamatan yang dipersiapkanNya bagi orang-orang yang demikian, dan menyelamatkan mereka. Anda harus berdoa kepada Tuhan. Orang berdosa harus
terlebih dahulu berdoa agar Tuhan menyelamatkan mereka dari segala dosa mereka, sehingga mereka bisa menjadi orang-orang yang bisa memberikan pengakuan yang benar dari orang-orang yang dilahirkan kembali kepada Jahweh.

Anda harus terlebih dahulu memiliki pemahaman akan Injil air dan Roh, dan dengan itu menghapuskan segala dosa dengan iman dan menjadi orang yang didiami oleh terang dari Jahweh. Kalau anda memiliki Injil yang benar ini dan percaya dengan sepenuh hati anda, anda bisa dibasuhkan dari segala dosa yang masih ada di dalam hati anda sampai saat ini. Di dalam Injil air dan Roh ini ditemukan Kebenaran yang memampukan semua manusia untuk dibasuhkan dari segala dosanya. Adalah ketika kita sungguh-sungguh percaya kepada Injil air dan Roh bahwa hati kita kemudian bisa menjadi tidak memiliki dosa. Yang harus kita pahami di sini adalah bahwa barangsiapa yang menhgatakan kepada Jahweh bahwa ia tidak memiliki dosa tanpa memiliki iman kepada Injil air dan Roh ini adalah berdusta bahkan kepada hati nuraninya sendiri. Orang-orang yang demikian tidak lebih dari sekedar pendusta, dan mereka adalah jenis orang-orang, yang, terus terang saja, tidak memiliki keinginan untuk percaya kepadaNya.

Apakah manusia hanyalah makhluk yang tidak bisa tidak melakukan dosa?
Ya. Inilah sebabnya kita memerlukan Injil air dan Roh yang dengannya Tuhan
sudah membasuhkan segala dosa kita. Bahwa semua manusia pada dasarnya dilahirkan
dengan banyak dosa ke dalam dunia ini adalah sebuah kenyataan yang tidak bisa disangkal. Tidak ada orang yang lahir tanpa dosa. Inilah sebabnya semua sudah berdosa melawan Jahweh sepanjang kehidupan mereka, dan inilah sebabnya semua harus mengakui bahwa mereka adalah orang-orang yang sangat berdosa. Karena itu, semua yang mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki dosa, dan yang mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berdosa, adalah orangorang
yang sombong dan kurang ajar di hadapan Jahweh. Anda harus sadar bahwa Jahweh itu Mahatahu. Dengan HukumNya, Jahweh dengan jelas menunjukkan bahwa kita sudah melakukan segala macam dosa, dan dengan itu menjelaskan bahwa semua manusia adalah orang-orang berdosa yang melawan Jahweh di setiap waktu. Kalau, meski demikian, masih ada yang mengatakan kepada Jahweh bahwa mereka tidak pernah melakukan dosa (1 Yohanes 1:10), tidakkah mereka memahami bahwa hal itu membuat mereka menjadi pendusta di
hadapan Jahweh? Barangsiapa mengatakan bahwa ia tidak memiliki dosa berarti ia menolak kasih Jahweh dan menghina Dia. Jahweh mengatakan bahwa kita semua senantiasa melakukan dosa (Markus 7:21-23). Ia mengatakan bahwa kita memang dilahirkan dengan unsur dosa.
Meski demikian, kalau ada orang yang tetap mengatakan bahwa ia tidak memiliki dosa, ia
termasuk orang yang meremehkan Jahweh, yang menolak KebenaranNya, dan yang sedang menuju kepada kebinasaannya sendiri. Tidak seorangpun boleh mengatakan demikian.
Karena itu, ketika kita mau mengaplikasikan bagian dari 1 Yohanes 1:8-10 di dalam hati orangorang Kristen jaman ini yang masih tetap memiliki dosa, kita bisa melihat bahwa semua iman mereka bertentangan dengan Firman Jahweh, dan bahwa mereka berdusta kepadaNya serta melakukan dosa yang besar terhadap-Nya.

Kunci utama di dalam bagian ini menunjukkan bahwa barangsiapa yang tidak menerima pengampunan dosa tetapi mengakui tidak memiliki dosa di dalam hatinya, ia mendustai
tidak hanya dirinya sendiri tetapi juga Jahweh, dan bahwa orang-orang yang demikian tidak bisa tidak akan dinyatakan dustanya, karena Firman Injil air dan Roh masih tidak ditemukan di dalam hati mereka. Satu hal yang harus kita pahami di hadapan Jahweh adalah bahwa meskipun kita menolak untuk mengakui dosa dosa kita, kecuali kalau kita memahami dan memiliki iman kepada Injil air dan Roh, maka dosa dosa kita tidak akan dilenyapkan. Dengan kata lain, satu-satunya cara anda bisa menjadi paham akan segala dosa anda dan dibasuhkan dari dosa dosa itu di hadapan Jahweh adalah dengan memiliki pemahaman akan Injil kebenaran air dan Roh yang sudah diberikan Tuhan kepada anda dan saya, dan memiliki iman kepada Kebenaran ini. Ketika anda memiliki pemahaman ini dan memelihara Kebenaran ini di dalam hati anda
dengan iman inilah kemudian anda bisa dibasuhkan dari segala dosa anda dan menjadi anak-anak Jahweh. Kita semua harus mengingat apa yang dikatakan oleh Tuhan di dalam Yohanes 8:32, “Engkau akan mengenal kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Kita perlu memahami bahwa meskipun kita semua sudah berdosa di hadapan
Jahweh, karena kita percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat pribadi dan memiliki pengenalan akan Injil air dan Roh, maka kita sudah diselamatkan dari segala dosa kita. Jahweh tidak pernah menganggap mereka yang masih memiliki dosa sebagai orang orang yang tidak bedosa. Karena itu, kita semua harus memelihara di dalam hati kita pemahaman
akan Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan, dan kita semua harus mempercayainya. Dan
kemudian, melalui pengenalan akan Injil air dan Roh, kita semua harus memahami makna dari doa pengakuan yang dinaikan oleh orang-orang yang sudah dilahirkan kembali.

Label:

Pengakuan
Menerapkan Bagian Ini Bagi Orang Orang Berdosa

Pertama-tama, kita perlu mengaplikasikan bagian ini kepada mereka yang masih memiliki dosa di dalam hatinya karena belum percaya kepada Injil air dan Roh pertanayaannya adalah apakah mungkin bagi mereka yang tidak percaya kepada Injil air dan Roh untuk membasuhkan segala dosa yang sudah mereka lakukan hanya sekedar dengan doa dan pengakuan mereka. Beberapa orang mengatakan bahwa setiap kali mereka menaikan doa pengakuan mereka, atau doa pertobatan, Jahweh Bapa akan mengampuni dosa dosa mereka.

Tetapi kenyataannya adalah bahwa meskipun mereka menaikan doa pengakuan atau pertobatan mereka, segala dosa yang sudah mereka lakukan akan tetap tidak dibasuh dan tinggal di dalam hati mereka (Yeremia 2:22). Mereka memunculkan begitu banyak doktin yang tidak berdasar dan mempercayainya hanya supaya bisa merasa nyaman, hanya karena mereka sendiri, di dalam pikiran mereka, ingin percaya bahwa Jahweh Bapa akan entah bagaimana mengampuni mereka, sebagaimana seorang baa biasanya akan memaafkan anaknya kalau mereka mengakui kesalahan mereka.

Kenyataan akan hal itu, bagaimanapun, adalah bahwa bagi mereka yang menaikkan doa atau pengakuan yang demikian, dosa mereka masih ada di dalam loh hati merea, menyaksikan bahwa mereka sendiri tetap ada di bawah penghakiman dari Jahweh. Ada tertulis di dalam Yeremia 17:1, “Dosa Yehuda telah tertulis dengan pena besi, yang matanya dari intan, terukir pada loh hati mereka dan pada tanduktanduk mezbah mereka.” Anda mungkin memahami bahwa prinsip perwailan menguasai seluruh bagian di dalam Alkitab. Karena itu, bagian ini juga perlu diterapkan kepada semua manusia, artinya bahwa dosa semua manusia tertulis di dalam loh hatinya dengan pena besi. Kita melihat bahwa bagi mereka yang tidak percaya kepada Injil air dan Roh, dosa dosa yang mereka lakukan terpahat di dalam loh hati mereka.

Karena itu, tidak akan terjadi bahwa ada orang yang bisa membasuhkan segala dosa dari loh hatinya hanya sekedar dengan mengakuinya. Namun sayangnya, kebanyakan manusia di jaman ini, dengan menunjuk kepada bagian yang kita baca dari 1 Yohanes ini, berpikir bahwa meskipun mereka tidak percaya kepada Injil air dan Roh mereka masih bisa menghapuskan segala dosa mereka dengan mengakuinya. Akan tetapi, ketika manusia mengenal dan percaya kepada Injil air dan Roh, mereka juga bisa menemukan jawaban atas pertanyaan mereka mengenai pengampunan dosa.

Hari ini, banyak orang yang mengaku percaya kepada Jahshua. Tetapi kebanyakan mereka masih memiliki dosa di dalam hati mereka, dan karena itu mereka tidak memenuhi syarat untuk memanggil Jahweh sebagai Bapa mereka. Ini membuat mereka kemudian meninggalkan kehidupan iman mereka di tengah jalan. Karena mereka masih tidak mengenal Injil kebenaran air dan Roh, mereka sudah jatuh ke dalam kebingungan rohani dan percaya kepada Jahshua hanya seperti orang-orang yang sekedar beragama di dunia ini, dan inilah sebabnya mereka
akhirnya menyangkali imannya. Karena mereka tidak tahu bahwa baptisan Jahshua sudah menghapuskan segala dosa dunia, mereka tidak bisa lepas dari lingkaran kebingungan meski bagaimanapun mereka berusaha. Karena itu, untuk bisa lepas dari kebingungan mereka, mereka harus memahami bahwa Jahshua menanggung segala dosa dunia melalui baptisan yang diterimaNya dari Yohanes Pembaptis.

Semua manusia harus mengaki kelemahan dagingnya dan datang untuk memiliki, melalui
Firman Kebenaran, pengalaman iman yang memampukan jiwanya untuk dimerdekakan dari
segala dosanya. Sejak masa Gereja Mula-Mula, barangsiapa yang percaya kepada Injil air dan Roh bisa menerima keselamatan dari Jahweh, dan demikianlah orang-orang kudus bisa memuji Tuhan. Kita melihat bahwa mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, sebagaimana Yohanes, bisa membawa sukacita yang besar bagi Jahweh. Tanpa iman kita kepada Injil air dan Roh, kita tidak akan bisa memiliki persekutuan yang benar dengan Jahwe. Jadi hanya melalui Injil air dan Roh sajalah pengakuan di hadapan Jahweh kemudian diterima, dan hanya melalui Injil Jahweh yang ajaib yaitu Injil air dan Roh saja pengakuan yang benar ini bisa diakukan. Kita semua harus mengucapkan syukur kepada Tuhan karena memampukan kita untuk memiliki pengakuan yang demikian melalui Injil air dan Roh.

Sejak saat ini, kita jangan sampai merendahkan iman yang percaya kepada baptisan Jahshua.
Manusia harus dibebaskan dari doktrin Kristen yang sia-sia yang mengatakan bahwa ada kemungkinan untuk diselamatkan dari segala dosa hanya dengan percaya kepada darah di kayu salib. Dan mereka harus kembali kepada iman yang percaya kepada baik kepada baptisan Jahshua dan juga kepada darah di kayu salib sebagai jalan keselamatan. Sejak saat ini, anda harus menjadi orang Kristen yang sungguhsungguh ingin belajar dan memahami Injil kebenaran
air dan Roh. Kita semua harus memahami apa yang dirasakan oleh Jahshua ketika Ia menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Kita harus memahami dan percaya kepada Kebenaran keselamatan yang ajaib, bahwa
adalah karena Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis sehingga Ia harus mencurahkan darahNya yang berharga itu di kayu salib. Anda harus menyadari bahwa adalah ketika anda
mengenal dan percaya kepada Injil kebenaran air dan Roh kemudian anda bisa menjadi orang Kristen yang sebenarnya (1 Yohanes 5:3-7) dan juga bisa mengaku kepada Jahweh dengan benar sejak saat itu (Matius 3:15, 1 Petrus 3:21, Roma 6:2-5). Saya memuji Tuhan yang memberikan kepada kita Injil kebenaran air dan Roh. Saya memuji Tuhan yang sudah membebaskan kita dari segala dosa dunia melalui Injil air dan Roh, dan yang sudah memindahkan kita untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga yang kekal.

Dengan percaya kepada Injil yang benar ini, kita semua akan berjalan untuk selama-lamanya bersama dengan Jahshua Kristus. Apakah kesimpulan yang benar ketika kita memperhatikan 1 Yohanes 1:8-9 dari perspektif mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh?
Bagian itu menjelaskan bahwa Injil air dan Roh adalah Injil yang tidak terbatas dan
Kebenaran yang sejati Saya ingin menjelaskan bagian Alkitab hari ini dari 1 Yohanes 1:8-10 dari dua perspektif yang berbeda: yang pertama diaplikasikan untuk mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, dan yang kedua diaplikasikan untuk mereka yang tidak percaya kepada Injil ini. Saya mengambil pendekatan ini karena Alkitab sendiri berbicara mengenai dua jenis manusia.

Jenis yang pertama adalah mereka yang masih memiliki dosa di dalam hati mereka karena tidak bisa memahami Injil air dan Roh yang sebenarnya, dan jenis yang satunya adalah yang hatinya sudah tidak memiliki dosa karena percaya kepada Injil air dan Roh. Tuhan berbicara kepada kedua jenis manusia itu mengenai pentingnya doa pengakuan. Kita semua memiliki tanggungjawab untuk memberitakan Injil air dan Roh dan kebenaran tentang pengakuan itu
kepada semua manusia, baik orang Kristen maupun orang bukan Kristen. Inilah sebabnya Tuhan menjelaskan bagian dari 1 Yohanes 1:8-10 ini kepada kedua jenis manusia itu.
Apakah akibatnya ketika kita mengaplikasikan 1 Yohanes 1:8-10 di dalam
kehidupan mereka yang masih memiliki dosa di dalam hatinya?
Kita melihat bahwa iman mereka cacat. Pertama-tama, ketika kita mengaplikasikan bagian
Alkitab hari ini dari 1 Yohanes 1:8-10 di dalam diri mereka yang tidak memahami Injil air dan Roh, kita mendapati sebuah kenyataan yang sangat luar biasa. Kebanyakan orang Kristen berpikir bahwa mereka sudah diselamatkan dari segala dosa mereka hanya dengan mengaku Jahshua sebagai Juruselamat mereka, meskipun dosa dosa mereka masih ada di dalam hati mereka. Tetapi karena mereka masih memiliki dosa di dalam hati mereka, tidak ada jalan
bagi mereka untuk lepas dari hukuman Jahweh. Kenyataannya, mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali hidup di bawah murka Jahweh, karena mereka belum diselamatkan dari segala dosa mereka.

Label:

Dua Jenis Pengakuan

“Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa,maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firmanNya tidak ada di dalam kita.”

Apakah anda kesulitan memahami bagian Alkitab yang kita baca hari ini?
Kalau ya, itu karena anda belum memahami Injil kebenaran air dan Roh
Segala Firman Jahweh adalah hidup dan kebenaran bagi mereka yang percaya. Tetapi bagi
mereka yang belum dilahirkan kembali, hal itu justru membuat bingung, karena mereka salah paham dan salah menafsirkan Firman Jahweh. Bagian Alkitab dari 1 Yohanes 1:8-10 yang baru saja kita baca menjadi Firman kebenaran yang sangat ajaib bagi mereka yang percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat dan memperkaya jiwa mereka, tetapi pada saat yang sama, kalau ayat itu salah diaplikasikan, maka akan membawa kebingungan kepada pkiran dan iman seseorang. Adalah karena bagian ini membuat kita bertanya apakah ayat ini diaplikasikan kepada umat Jahweh yang sudah menerima pengampunan dosa, atau kepada mereka yang belum menerima pengampunan dosa. Kalau anda sudah menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada Firman Injil air dan Roh, salah paham akan bagian ini membuat anda mungkin
akan bertanya apakah ada kemungkinan anda memiliki dosa sekali lagi di dalam hati anda. Jadi
bagi orang-orang benar yang sudah percaya kepada Injil air dan Roh dan juga kepada orang-orang berdosa, ayat ini bisa membawa keraguan dan kebingungan. Selanjutnya...

Label:

Persekutuan Dengan Jahweh 2
Karena itu, agar orang Kristen bisa memiliki persekutuan yang benar dengan sesama orang Kristen, ia harus memiliki iman yang sama yang percaya kepada Firman Kebenaran yang berasal dari Injil air dan Roh. Di dalam Jahshua Kristus, kita percaya kepada Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan, dan dengan iman ini kita sudah mati bersama dengan Kristus dan sudah meneriman kehidupan dari Dia. Tuhan kita sudah memberikan Firman Kebenaran
kepada kita semua, sehingga kita bisa dibasuhkan dari segala dosa kita dengan Injil air dan Roh.
Saudara seiman, anda harus memahami bahwa kalaupun anda mengaku percaya kepada Jahshua Kristus sebagai Juruselamat anda, selama anda tidak percaya kepada Injil air dan Roh, dan dengan demikian dosa dosa anda belum dihapus dari hati anda, anda tidak bisa menjadi anak-anak Jahweh.

Kalau anda tidak mau percaya kepada terang Kebenaran yang ada di dalam Injil air dan Roh, dan karena itu anda tidak menjadi anak-anak Jahweh, maka sangat mustahil bagi anda untuk memiliki persekutuan yang benar dengan Jahweh, tetapi juga mustahil bagi anda untuk memiliki persekutuan dengan sesama orang-orang kudus yang dilahirkan kembali.

Dengan memiliki persektuan bersama mereka yang percaya kepada Injil keselamatan dari Jahshua Kristus, Rasul Yohanes ingin mendapatkan sukacita yang berlipat dua. Yohanes mengatakan, “Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna” (1 Yohanes 1:4). Di dalam persekutuan kita, adalah ketika kita berada di dalam Injil air dan Roh dengan iman yang sama yang membuat sukacita kita menjadi penuh. Sukacita
kita berlipat dua di dalam Tuhan ketika kita membagikan persekutuan kita di dalam Injil air dan
Roh. Agar orang-orang berdosa memiliki persekutuan dengan orang-orang benar, iman apa yang harus mereka miliki?

Hal itu hanya bisa terjadi kalau mereka memiliki iman kepada Injil air dan Roh Sangat mustahil bagi orang-orang berdosa untuk memiliki persekutuan dengan mereka yang sudah menerima pengampunan dosa mereka. Mengapa demikian? Karena mereka tidak seimbang secara
rohani dengan orang-orang yang dilahirkan kembali, karena mereka tidak percaya kepada Injil air dan Roh. Tetapi sekali mereka percaya kepada Injil air dan Roh, mereka bisa memiliki persekutuan yang benar dengan orang-orang kudus. Pada awalnya, mereka yang belum dilahirkan kembali mungkin akan kesulitan untuk memahami ketika mereka mendengar
apa yang dikatakan oleh orang-orang yang percaya kepada Injil air dan Roh kepada mereka, tetapi ketika akhirnya mereka akhirnya memahaminya, mereka juga akan memiliki datang kepada persekutuan yang benar dengan Jahshua Kristus. Orang-orang berdosa mendapati kesulitan untuk memahami apa yang dibicarakan oleh mereka yang percaya kepada Injil
air dan Roh. Mereka pada awalnya bahkan merasakan hal yang aneh tentang apa yang dikatakan dan dilakukan oleh orang-orang yang dilahirkan kembali.

Agar kita bisa memiliki persekutuan yang benar dengan orang-orang berdosa, mereka harus terlebih dahulu percaya kepada Injil kebenaran air dan Roh dan datang kepada terang Kebenaran. Untuk itu, mereka harus mengenal Injil kebenaran air dan Roh, dan mereka harus menjadi orang Kristen yang sejati. Dan agar kita bisa datang kepada terang Kebenaran, kita harus terlebih dahulu mengakui secara jujur tentang siapa kita sebenarnya. Orang-orang berdosa bisa sampai kepada iman yang keberkatan di dalam Injil air dan Roh ketika mereka memahami bahwa mereka ada di ambang murka penghakiman Jahweh atas dosa dosa mereka.

Untuk dengan sempurna membebaskan mereka dari dosa dosa mereka, dengan kata lain, orang-orang berdosa harus terlebih dahulu mengakui bahwa mereka adalah pelaku kejahatab sejak lahir dan ditentukan untuk masuk neraka. Dan kemudian, mereka harus percaya kepada Injil air dan Roh. Inilah satu-satunya jalan yang benar untuk mencapai Kebenaran keselamatan. Kita harus lepas dari semua dosa dan hukumannya, dan dari akibat racun yang kita warisi dari Adam. Ini hanya bisa terjadi hanya dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Hanya
dengan itu kita kembali kepada Jahshua Kristus. Hanya setelah itu kita bisa menjadi orang-orang benar dengan percaya kepada Injil air dan Roh dan kita bisa memiliki persekutuan yang benar dengan Jahweh. Hanya setelah itu kita bisa mengalami pemulihan yang sempurna dalam hubungan antara Jahweh dengan umatNya, dan di antara para hamba dan orang-orang kudusNya. Kalau anda percaya kepada Jahshua tanpa mengenal Injil air dan Roh, anda akan menjadi apa? tu berarti bahwa anda akan menjadi orang yang imannya sia-sia Kalau anda tidak mengenal Injil air dan Roh, yang adalah terang Kebenaran, meskipun anda percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, bukankah iman anda akan menjadi sia-sia? Inilah sebabnya anda
harus mempelajari dan memahami Injil kebenaran air dan Roh. Dan anda harus menjadi orang yang percaya kepada Firman Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan supaya kita bisa memahami Kebenaran keselamatan yang sejati, dan adalah dengan percaya kepada Kebenaran ini sehingga kita bisa diampuni dari segala dosa dan menjadi lengkap sampai selamanya.
Alkitab mengatakan, “Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang
sezamannya” (Kejadian 6:9). Kita harus terlebih dahulu memahami bahwa ada orang-orang yang benar di dalam Alkitab. Pada saat itu, Nuh menjadi orang yang benar dengan menerima anugerah keselematan yang Jahweh sudah persiapkan bagi kita. Jahweh juga menjelaskan Nuh sebagai orang yang tidak bercela di antara orang-orang sezamannya karena Ia sudah membuat Nuh mengenakan karunia anugerahNya, berupa pembasuhan dosa. Kebenaran keselamatan yang diberikan Jahweh kepada Nuh pada dasarnya berbeda dengan doktrin pengudusan bertahap yang diajarkan oleh banyak orang Kristen dan denominasi di jaman ini. Karunia
keselamatan yang diberikan Jahweh adalah kasihNya.

Kepada Injil yang mana anda percaya?
Apakah Injil air dan Roh atau Injil yang lainnya?
Apakah anda percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat anda?
Apakah anda percaya atau tidak kepada terang Kebenaran, bahwa Jahshua sudah
menghapuskan segala dosa anda dengan kuasa Injil air dan Roh, sepenuhnya terserah kepada anda, tetapi pada saat yang sama, anda harus memahami juga semua akibatnya, apakah berkat atau kutuk, juga sangat ditentukan oleh bagaimana pilihan anda. Apakah anda akan percaya hanya kepada Injil darah di kayu salib saja?
Kemudian, hati nurani anda harus terlebih dahulu paham apakah masih ada dosa di dalam hati atau tidak. Kalau anda sampai sekarang masih hanya percaya kepada darah Jahshua di kayu
salib untuk keselamatan anda, maka dosa dosa anda masih akan tetap ada di dalam hati anda. Bukankah benar demikian?

Tetapi kalau jiwa anda sekarang sudah percaya kepada Injil air dan Roh, maka anda
akan menemukan terang Kebenaran yang sejati, terang kelahiran kembali. Apa pikiran anda mengenai Injil air dan Roh?

Mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh tidak memiliki dosa di dalam hatinya. Tetapi mereka yang percaya kepada doktrin pendamaian bertahap, sebagian besar dari orang Kristen di jaman ini, sudah mengikuti kesalahpahaman ini: Mereka berpikir, “Bagaimana ada orang yang dengan sombongnya mengaku tidak memiliki dosa, ketika manusia
melakukan dosa setiap harinya di dalam dagingnya?”menjadi tidak berdosa selama hidup di dunia, tetapi Jahweh melenyapkan dosa dosa mereka karena mereka percaya kepada Jahshua.
Namun, mereka harus memahami akan kenyataan bahwa Jahshua menanggung segala dosa dunia sekali untuk selamanya, termasuk dosa dosa di masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang, melalui baptisan yang diterimaNya dari Yohanes Pembaptis. Dan mereka harus memahami bahwa adalah karena Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis sehingga Ia mencurahkan darahNya di kayu salib. Jahshua Kristus adalah Juruselamat yang sama,
dahulu, sekarang, dan selamanya. Dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Jahshua sudah
menggenapi semua kebenaran Jahweh sekaligus.

Dengan Injil air dan Roh, Tuhan sudah menghapuskan segala dosa dunia ini sekali untuk selamanya. Tetapi sangatlah menyedihkan bahwa banyak sekali orang Kristen di jaman ini yang mengabaikan pelayanan-pelayanan Jahshua itu yang sudah menghapuskan segala dosa dunia sekali untuk selamanya. Mereka masih mempertanyakan bagaimana dosa dosa orang-orang yang sungguhsungguh percaya kepada Injil air dan Roh bisa dihapuskan. Orang-orang yang demikian akan tetap menjadi orang-orang berdosa meskipun mereka sudah percaya kepada Jahshua, karena mereka tidak mengenal Injil air dan Roh, dan juga tidak mempercayainya. Karena mereka tidak mengenal Injil Kebenaran yang sebenarnya, mereka tidak bisa
sungguh-sungguh dibasuhkan dari segala dosa mereka dengan iman. Saya hanya bisa berharap dan berdoa bahwa orang-orang yang percaya hanya kepada darah di kayu salib untuk keselamatan mereka kemudian akan percaya kepada Injil air dan Roh dan mengalami pembasuhan dosa yang sebenarnya.

Rasul Yohanes adalah salah satu murid Jahshua yang sejati yang percaya kepadaNya sebagai
Juruselamatnya. Ia menerima karunia pembasuhan dosa yang sebenarnya dengan imannya kepada baptisan yang diterima Jahshua Kristus dari Yohanes Pembaptis dan curahan darahNya di kayu salib. Di bagian lain di dalam tulisan Injil, ia juga dengan jelas menyaksikan mengenai pentingnya baptisan yang diterima Jahshua dari Yohanes Pembaptis (Yohanes 1:29-34).

Yohanes ini yang sekarang mendorong kita orang orang kudus yang saling memiliki persekutuan yang baik dengan sesama di dalam Kebenaran ini. Kalau hati anda memang sudah diterangi dengan terang keselamatan di dalam Injil air dan Roh maka anda, juga, akan menjadi orang-orang kudus di dalam iman. Terang kehidupan adalah kebenaran yang memungkinkan anda untuk juga memiliki persekutuan yang baik dengan sesama anda di dalam Jahshua Kristus.

Label:

Persekutuan Dengan Jahweh

MemilikiPersekutuan Dengan Jahweh

“Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami. Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu punberoleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Jahshua Kristus. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna. Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Jahweh adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Jahshua, AnakNya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata,
bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firmanNya
tidak ada di dalam kita.” Bagaimana kita bisa memiliki Persekutuan dengan Jahweh ?
Hal itu hanya dimungkinkan dengan Percaya kepada Injil air dan Roh.

Alkitab mengatakan bahwa kalau kita mengakui memiliki persekutuan dengan Jahweh, akan tetapi berjalan di dalam kegelapan, kita adalah pendusta, dan bahwa kalau kita berjalan di dalam terang Kebenaran itu, sebagaimana Tuhan adalah terang, maka kita memiliki persekutuan dengan Jahweh. Kita kemudian bisa memahami bahwa kita, orang-orang kudus dan para hamba Jahweh, juga bisa memiliki persekutuan yang benar dengan sesama kita hanya melalui iman ketika kita berada di dalam terang Kebenaran itu.

Kita percaya kepada terang Kebenaran dari Jahweh, dan juga memberitakan Injil air dan Roh,
Injil keselamatan, kepada orang-orang lain, sehingga mereka bisa dibebaskan dari kematian rohani mereka dengan iman. Kalau kita hidup oleh iman kepada terang Kebenaran Jahweh, maka kita juga menjadi anak-anak terang yang menjadi anak-anak terang yang melakukan Kebenaran. Karena itu, agar kita memiliki persekutuan yang benar dengan sesama kita,
kita harus terlebih dahulu menerima di dalam hati kita Kebenaran Injil air dan Roh dengan iman. Kalau, dengan kata lain, kita tidak bisa menemukan terang Kebenaran yang dinyatakan kepada kita yang benderang sebagaimana Injil air dan Roh, dan karena itu kita tidak bisa tetap ada di dalam iman, maka kita akhirnya akan berada di dalam kegelapan.

Inilah sebabnya anda harus mengakui dosa dosa anda di hadapan Kebenaran Jahweh dan
percaya kepada terang Injil yang benar, kalau anda belum memiliki iman di dalam Injil air dan Roh dan masih berjalan di dalam kegelapan. Dengan tidak mau percaya kepada terang keselamatan yang benar inilah kita akhirnya akan menjadi orang-orang yang berdusta kepada Jahweh. Karena itu, kita semua harus percaya di dalam hati kita akan Kebenaran Injil, bahwa Jahshua Kristus sudah membebaskan kita dari segala dosa kita, karena Ia begitu mengaishi kita
sampai Ia datang ke dunia ini, dibaptiskan, dan bahkan mati di kayu salib. Dengan demikian, kita
harus menjalani kehidupan kita untuk memberitakan Terang kebenaran itu.

Rasul Yohanes mengatakan bahwa kita hanya bisa memiliki persekutuan yang benar kalau kita berada di dalam Terang Kebenaran Jahweh. Ketika orang membaca 1 Yohanes, mereka akan menemukan bagian yang tidak akan bisa dipahami menggunakan pikiran jasmani mereka. Jadi semua orang kemudian sepakat bahwa ada banyak bagian yang sangat sulit.
Tetapi kalau orang memiliki pemahaman yang benar mengenai baptisan yang diterima Jahshua dan curahan darahNya di kayu salib, dan kalau kita percaya kepadanya, tidaklah sulit untuk memahami dan menafsirkan 1 Yohanes. Di dalam Firman Jahweh, tidak ada kebenaran yang tidak bisa dipecahkan dengan Firman air dan Roh. Tetapi semuanya itu dipenuhi dengan Firman kebenaran yang tidak akan bisa ditafsirkan tanpa menggunakan Injil yang benar. Dengan kata lain, hanya mereka yang sudah dibasuh dari dosa dosa mereka yang bisa menafsirkan 1 Yohanes dan merasakan hakekat kebenaran itu. Ini karena di sepanjang Suratnya, Rasul Yohanes berbicara mengenai Injil Jahweh yang benar dan kehidupan orang-orang kudus di dalam
Kebenaran itu, Rasul Yohanes sendiri harus berdiam di dalam terang Jahweh untuk bisa memiliki persekutuan di dalam Dia. Jadi ia bertanya kepada para pembaca Suratnya tentang apakah mereka juga berdiam di dalam terang Kebenaran. Karena itulah caranya mereka bisa memiliki persekutuan dengan Jahweh. Ia, dengan kata lain, ingin memiliki persekutuan dengan mereka, tetapi ia memastikan bahwa mereka terlebih dahulu sudah datang kepada terang Kebenaran yang diberikan oleh Jahweh.

Rasul Yohanes ingin membagikan imannya kepada mereka yang percaya kepada terang
Kebenaran yang sama. Dan ia mengatakan bahwa hal itu hanya bisa terjadi kalau mereka semua memiliki iman kepada Firman Injil air dan Roh yang sudah membawakan kepada kita keselamatan atas dosa. Kalau iman kita tidak sama dan bahkan berbeda dengan iman yang percaya kepada Injil yang diberikan Jahweh ini, maka kita tidak akan bisa memiliki persekutuan yang tulus dan benar di dalam Kristus. Inilah sebabnya Rasul Yohanes mengatakan, “Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Jahshua Kristus” (1
Yohanes 1:3).

Label:

Rabu, 21 Mei 2008
Berusaha Memahami Firman
Yang dimaksud berusaha memahami firman di topik ini ialah ketika kita mengenal dan percaya kepada Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, tidak ada yang sulit mengenak Kebenaran Injil air dan Roh. Rasul Yohanes mengatakan kepada kita bahwa Jahshua Kristus adalah Jahweh yang benar yang sudah menyelamatkan orang-orang yang percaya kepada Nya dari segala dosa dunia. Kalau kita percaya kepadaNya sebagai Jahweh yang Mahatahu, kita tidak bisa tidak mengakui di hadapanNya bahwa kita lemah dan penuh kekurangan—dengan kata lain, kita adalah benih dosa—dan datang untuk menerima Injil air dan Roh. Namun, kalau kita berpikir bahwa diri kita adalah orang-orang yang percaya kepada Jahshua ketika kita tidak memahami bahwa Ia adalah Jahweh dan tidak percaya kepada Injil air dan Roh, kita akhirnya akan mendustai diri sendiri dan Jahweh, dan kita sampai selamanya tidak akan bisa menerima anugerah keselamatan itu.

Jahshua Kristus Jahweh yang Mahatinggi sudah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia dengan Injil air dan Roh. Kita harus mengenal dan percaya bahwa untuk menyelamatkan kita dari segala dosa dunia, Jahshua Kristus, Jahweh yang sejati, datang kepada kita melalui Injil air dan Roh. Ia sudah memberikan kepada kita Injil air dan Roh, dan Ia sudah memampukan orang-orang yang percaya kepada kebenaran keselamatan ini untuk memiliki persekutuan yang benar dengan Jahweh. Karena itu, semua orang Kristen harus mengenal Jahweh yang sejati ini yaitu Jahshua sang Juruselamat dan mempercayainya demikian. Mereka yang tidak percaya kepada Jahshua sebagai Jahweh tidak akan bisa memahami Firman Injil air dan Roh yang tertulis di dalam Alkitab. Meskipun dengan jelas hal itu tertulis di dalam Alkitab bahwa Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, sudah melenyapkan segala dosa kita dengan Injil air dan Roh, mereka masih tidak bisa mengakui karya Jahweh ini. Adalah karena mereka tidak mengenal Jahshua Kristus sebagai Jahweh dan Juruselamat mereka sehingga mereka tidak bisa memahami semua Firman kebenaran yang tertulis di dalam Alkitab. Apakah sekarang anda percaya kepada Jahshua Kristus sebagai Jahweh sendiri, dan sebagai Juruselamat anda?
Kalau Jahshua adalah Jahweh kita, maka Ia adalah juga Jahweh semua manusia. Jadi kemudian sangat tepat bahwa Jahshua sudah menyelamatkan kita dengan datang ke dunia ini, dibaptiskan, mati di kayu salib, dan bangkit kembali dari kematian.

Meskipun Iblis sudah mengacai dan membingungkan pemahaman manusia tentang Jahweh, Kebenaran Injil itu, pada kenyataannya, sederhana untuk dipahami. Kita perlu menceritakan kepada orang-orang lain bahwa mereka perlu memiliki iman kepada Jahshua sebagai Jahweh. Namun ketika kita berbicara kepada orang Kristen yang tidak terhitung banyaknya, kita menemukan bahwa sementara mereka percaya kepada Jahshua sebagai Anak Jahweh, tidak banyak yang percaya bahwa Ia sebenarnya adalah Jahweh sendiri. Inilah yang dibicarakan oleh Rasul Yohanes. Mereka yang tidak percaya bahwa Jahshua pada dasarnya adalah Jahweh sendiri memiliki iman yang cacat.

Alasan saya mengatakan hal ini berulangkali yaitu karena manusia di sleuruh dinia tidak mengenal Kebenaran Injil air dan Roh, yang adalah kebenaran keselamatan bahwa Jahshua, Jahweh sendiri, sudah berikan kepada kita. Tugas kita di dunia ini adalah untuk mengenal Jahweh yang benar dan memberitakan keselamatanNya, bahwa Jahweh sudah menghapuskan segala dosa dunia dengan Injil air dan Roh yang sejati. Apakah yang lebih berharga dari semuanya itu?

Saudara seiman, berdoalah untuk saya dan juga untuk rekan-rekan sekerja saya. Ketika kita yang percaya kepada Injil air dan Roh berdoa, Jahshua Kristus yang Ilahi dan Bapa di Surga mendengar doa kita, karena Jahshua Kristus sudah menjadi Jahweh Juruselamat kita, dan Ia adalah Anak Tunggal dari Jahweh Bapa. Saya meminta anda sekarang untuk berdoa agar Jahweh berkenan menyelamatkan semua manusia di seluruh dunia. Dan saya berharap bahwa
anda mau berdoa kepada Jahweh dengan menempatkan iman anda kepada Jahshua, Jahweh
yang Mahakuasa. Saya akan sekali lagi mengulangi penjelasan saya kepada anda. Percayalah bahwa Jahshua Kristus adalah Juruselamat dan Jahweh yang benar. Sejak saat ini, Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, akan melindungi anda dari segala bahaya. Akan tetapi, kalau anda tidak mau percaya kepada Jahshua sebagai Jahweh yang benar, maka Ia tidak akan memimpin anda ke dalam jalan iman yang benar.

Iblis berusaha untuk merusak iman anda. Dan jaman ini sudah menjadi semakin buruk. Anda
dengan demikian harus semakin kuat percaya bahwa Jahshua adalah Jahweh, dan bahwa Ia sudah datang ke dunia ini melalui Injil air dan Roh. Yang harus anda pahami adalah Kebenaran bahwa Jahshua Kristus itu Jahweh, bahwa Ia datang ke dunia ini dalam rupa manusia untuk membebaskan kita dari segala dosa dunia, dan bahwa Ia sudah menyelamatkan kita melalui baptisan dan curahan darahNya di kayu salib—di dalam hal ini anda harus percaya. Saya berharap dan berdoa agar anda semua bisa memahami dan percaya kepada Jahshua Kristus
di dalam Kebenaran Injil air dan Roh.

Kita juga harus memahami bahwa kalau kita kehilangan iman kepada Jahweh Jahshua sebagai
Juruselamat kita, kita tidak ada apa-apanya di hadapan Jahweh. Iblis akan senantiasa berusaha
untuk merusak iman kita kepada Jahshua Jahweh kita dan kepada Injil air dan Roh. Tetapi inilah alasannya kita harus berpegang teguh kepada Kebenaran Injil air dan Roh dan mempercayainya dengan semakin teguh.

Arus yang kuat dari atheisme mengalir di seluruh penjuru dunia ini. Setelah Fridrich W. Nietzsche mengatakan, “Jahweh sudah mati,” orang-orang di dunia ini dengan terbuka mulai menantang Jahweh, dan mengatakan, “Di manakah Jahweh yang hidup?”
Dengan bersatu, mereka berusaha untuk melawan Jahweh dan menentang mereka yang percaya kepadaNya.

Akan tetapi, kita orang-orang percaya yang setia harus berenang melawan arus jaman ini dengan berdiri teguh di dalam iman kita kepada Jahshua Jahweh yang sejati. Akan sangat menyedihkan kalau kita gagal untuk menjaga iman ini. Hanya ketika kita percaya bahwa Jahshua yang Ilahi itu Jahweh kita kemudian kita bisa sungguh-sungguh percaya kepadaNya; kalau tidak, kita tidak percaya kepada apapun juga.Sejalan dengan waktu, dunia ini akan menjadi semakin buruk. Tetapi dengan percaya kepadaJahshua sebagai Jahweh kita, kita masih memberitakan Injil air dan Roh ke seluruh dunia ini. Saya yakin bahwa Jahshua adalah Jahweh yang benar yang akan melindungi kita dari semua roh jahat selama kita memiliki iman kepada keilahianNya dan kepada Injil air dan Roh.

Label:

Sabtu, 17 Mei 2008
Pencipta Langit dan Bumi
Di dalam Kejadian 1:1-3, ada tertulis, pada mulanya Jahweh menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Jahweh melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Jahweh: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.” Jahweh yang mengatakan, “Jadilah terang,” ini tidak lain dari Jahshua Kristus sendiri.

Mari kita membuka Yohanes 1:1-3,Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama
dengan Jahweh dan Firman itu adalah Jahweh. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Jahweh. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan”.

Bagian ini menjelaskan kepada kita bahwa pada mulanya, Jahweh menciptakan alam semesta dengan FirmanNya. Jadi Jahweh menciptakan segala sesuatu, dan kalau ada yang bertanya tentang siapakah Dia, jawabannya adalah bahwa Ia adalah Jahshua Kristus, Jahweh sendiri.Yohanes 1:10 juga mengatakan, “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan olehNya, tetapi dunia tidak mengenalNya.” Kata ganti orang “Ia” dipakai di sini menunjuk kepada Jahshua Kristus, Jahweh yang satu-satunya. Jahshua adalah Jahweh yang benar yang datang ke dunia ini berinkarnasi dalam rupa manusia untuk menyelamatkan orang orang berdosa.

Jahshua Kristus adalah Dia yang menciptakan alam semesta dan segala yang ada di dalamnya. Dengan kata lain, Ia adalah Jahweh sendiri. Jahshua Kristus adalah Jahweh yang sudah membebaskan kita dari segala dosa kita dan kematian dengan datang ke dalam dunia ini berinkarnasi dalam rupa manusia, dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, menanggung segala dosa dunia dengan disalibkan, dan bangkit kembali dari kematian. Jahshua yang Ilahi ini adalah
Anak Jahweh, dan Ia sudah menjadi Mesias, Juruselamat kita. Adalah melalui Jahshua Kristus sang Jahweh yang sejati ini dunia sudah diciptakan.

Karena itu, ketika kita percaya kepada Jahshua Kristus sebagai Jahweh yang benar, meskipun kita tidak pernah melihat Jahweh dengan mata jasmani kita, kita masih bisa bertemu dengan Dia melalui Jahshua (Yohanes 1:18). Jahweh Bapa sudah mengutus Anak TunggalNya ke dunia ini berinkarnasi secara daging sebagai manusia, dan melalui Jahshua Anak Jahweh ini, ia sudah memampukan kita untuk memahami siapakah Juruselamat yang sebenarnya itu. Adalah dengan pemahaman ini—“Jahshua itu Jahweh”—perlombaan iman kita harus dimulai. Hanya ketika perlombaan ini sudah dimulai saja kemudian kita bisa memiliki iman yang memahami Kebenaran keselamatan itu.

Kita semua harus mengenal Kebenaran bahwa Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, datang ke dunia ini dan sudah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia dengan Injil kebenaran air dan Roh.
Kita harus memiliki pemahaman dan iman bahwa Jahshua yang Ilahi ini adalah Jahweh sendiri. Ia yang adalah Jahweh, Ia yang adalah Pencipta yang menciptakan alam semesta, datang ke dunia ini sebagai Juruselamat kita dan sudah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia. Jahweh sendiri, dengan kata lain, datang ke dunia ini dalam rupa manusia, memikul segala dosa dunia dengan dibaptiskan, dan disalibkan serta mencurahkan darahNya, bangkit kembali dari kematian, dan dengan demikian sudah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia sekali
untuk selamanya.

Anda perlu memahami di sini betapa Jahshua Kristus sudah mengorbankan diriNya untuk
menyelamatkan anda dari segala dosa dunia. Meskipun Jahshua itu Jahweh sendiri, Ia sudah menjadi makhluk untuk membebaskan kita dari segala dosa kita dan menjadikan kita sebagai umat Jahweh, Ia harus menanggung dosa semua manusia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, dan Ia harus mengorbankan diriNya dengan mencurahkan
darahNya dari tubuhNya sendiri di kayu salib. Dan dengan bangkit kembali dari maut, Ia sudah mencurahkan anugerahNya kepada mereka semua yang percaya kepada Kebenaran ini dan sudah menjadikan mereka sebagai umat Jahweh. Adalah karena kita percaya kepada Jahshua Jahweh yang sejati sehingga kita, yang percaya kepada baptisanNya dan pengorbananNya di kayu salib, sudah menerima kuasa yang sejati untuk keselamatan.

Demikianlah semua manusia yang percaya kepada Jahshua Jahweh yang sejati sekarang bisa diselamatkan dari segala dosa secara sempurna melalui Injil kebenaran air dan Roh. Tuhan kita, dengan kata lain, adalah Jahweh yang datang untuk membebaskan kita dari segala dosa dunia. Sebaliknya, adalah, bahwa semua orang-orang hebat dunia dan pendiri agama-agama yang datang dan pergi di dunia ini tidaklah lebih dari sekedar makhluk saja. Tetapi Jahshua yang Ilahi itu pada dasarnya adalah Pencipta kita, dan kita adalah
ciptaanNya. Semua manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Jahshua Kristus. Adalah karena Jahshua sang Jahweh yang sejati sudah menciptakan langit dan bumi sehingga segala sesuatu menjadi ada. Adalah karena Jahshua yang Ilahi itu mengatakan,
“Jadilah terang” maka kemudian terang masih ada di dalam dunia ini. Inilah sebabnya Paulus mengatakan bahwa pengenalan akan Jahshua Kristus lebih dari segala-galanya (Filipi 3:8).

Label:

Loading...