Kristen Protestan Blog
Blog Agama Kristen Protestan tentang Kebenaran Ajaran Firman Tuhan.
Rabu, 25 Juni 2008
Jahshua Yesus Dibaptiskan Oleh Yohanes Pembaptis
Alasan Jahshua Yesus Dibaptiskan Oleh Yohanes Pembaptis Di sini, Matius 3:13 mengatakan, “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Yohanes yang disebutkan di sini adalah Yohanes Pembaptis. Yohanes ini lahir dari keluarga Harun sang Imam Besar masa orang lain sebagai keturunannya, dan ia adalah Imam Besar Perjanjian Lama yang terakhir yang dengan setia menggenapkan seluruh tanggungjawabnya ketika Jahshua datang (Lukas 1:5, 76-77). Anda mungkin mengingat bahwa di dalam Perjanjian Lama, Harun sang Imam Besar menumpangkan tangannya ke atas kepala domba yang hidup dan mencurahkan darahnya sebagai kurban bagi bangsa Israel pada Hari Raya Pendamaian,. Jahweh sudah berjanji bahwa melalui kurban yang diberikan seturut dengan tata cara kurban, Ia akan menerima kurban itu dan menghapuskan segala dosa bangsa Israel.

Sebagaimana korban persembahan di dalam Perjanjian Lama sudah menerima penumpangan
tangan dari Imam Besar, Jahshua, juga, datang ke sungai Yordan dan menanggung segala dosa dunia dengan menerima baptisan dari Yohanes, yang dilakukan dengan pola yang sama. Matius 11:13-14 mengatakan, “Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan -- jika kamu mau menerimanya -- ialah Elia yang akan datang itu.” Bagian ini menunjukkan bahwa semua nubuat di dalam Perjanjian Lama dan janji-janji Jahweh di sana berakhir dengan pelayanan Yohanes. Panggilan Yohanes disempurnakan dengan penggenapan dari perannya—yaitu, membaptiskan Jahshua dan menanggungkan segala dosa manusia. Dengan menanggungkan segala dosa manusia demikian, masa janji kemudian sudah lewat, dan masa keselamatan yang nyata dari Tuhan dimulai dengan baptisan yang diterima Jahshua dari Yohanes. Siapakah Elia? Ia adalah salah satu nabi terbesar bangsa Israel yang mengembalikan hati Jahweh kepada anak-anakNya dan mengembalikan hati anakanakNya kepada Jahweh Bapa mereka (Maleakhi4:5-6). Jahshua Kristus, Anak Domba Jahweh yang datang untuk menanggung segala dosa manusia, menerima segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, wakil manusia, Elia yang akan datang, dan keturunan Imam Besar Perjanjian Lama. Ketika Yohanes Pembaptis menumpangkan tangan ke atas kepala Jahshua, segala dosa manusia
ditanggungkan ke atas tubuh Jahshua Kristus sekali untuk selamanya.
Dengan kata lain, Imam Besar surgawi dan wakil dari dunia ini bertemu bersama dan memberikan korban penghapus dosa yang kekal yang akan menghapuskan segala dosa manusia. Adalah karena Jahshua itu Imam Besar surgawi dibaptiskan oleh Yohanes yang adalah wakil manusia sehingga semua janji dan nubuat di dalam Perjanjian Lama digenapi. Inilah sebabnya Jahshua mengatakan di sini, “Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes.”

Juga, dikatakan di dalam Matius 11:14, “dan -- jika kamu mau menerimanya -- ialah Elia yang akan datang itu.” Jahshua sendiri yang menyebut Yohanes sebagai Elia. Bagian ini sebenarnya sudah dinubuatkan di dalam Perjanjian Lama. Kalau kitamembuka Maleakhi 4:5-6, kita akan melihat dengan jelas, “Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.”Jahweh sudah berjanji untuk mengutus Elia kepada kita, dan Elia yang sudah ijanjikanNya ini tidak lain dari Yohanes Pembaptis sendiri. Elia, salah satu nabi terbesar di dalam Perjanjian Lama, adalah nabi yang penting sekali yang akanmembalikkan semua bangsa Israel kepada Jahweh.

Elia ini adalah seorang yang hidup pada abad 9 sM. Sudah 800 tahun berlalu ketika Jahshua mengatakan hal ini. Bagaimana, kemudian, Jahweh akan mengutus Elia? Janji ini adalah bahwa Jahweh akan mengutus seseorang yang akan menggenapkan peranan Elia. Karena itu, bagian di sini jelas menubuatkan mengenai Yohanes Pembaptis.Dengan membaptiskan Jahshua, Yohanes Pembaptis membalikkan hati semua manusia kembalikepada Jahweh. Di dalam Matius 11:11-12, Jahshua sendiri juga memberikan kesaksian mengenai Yohanes Pembaptis, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar daripadanya. Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.” Apa arti bagian ini? Artinya adalah bahwa Jahweh berjanji untuk menghapuskan segala dosa semua
manusia sampai selamanya, dan bahwa sesuatu dengan janji ini, Ia menerima, sebagai Imam Besar Surgawi, segala dosa manusia melalui Imam Besar dunianya. Dan dinyatakan bahwa barangsiapa percaya kepada baptisan Jahshua sekarang bisa dengan berani masuk ke dalam Surga dengan iman ini.

Karena memang tidak mungkin untuk selamanya menghapuskan segala dosa sekali untuk selamanya menggunakan anak domba atau lembu Perjanjian Lama, korban dalam bentuk lain diperlukan. Namun di dunia ini, tidak ada korban yang tidak bercacat yang bisa sepenuhnya dan sampai selamanya menghapuskan segala dosa kita; karena itu, AnakJahweh yang tidak berdosa, Jahshua Kristus, harus datang ke dunia ini dan menjadi korban persembahan. Sebagaimana Jahshua Kristus datang ke dunia ini untuk memberikan korban kekal bagi umatNya, juga harus ada wakil dari manusia, Imam Besar yang akanmenanggungkan segala dosa mereka kepadaNya, Anak Domba Jahweh. Inilah sebabnya harus ada Yohanes Pembaptis, keturnan Harun, yang dipersiapkan Jahweh untuk tujuan ini.Hanya Harun dan keturunannya, yang adalah para Imam Besar di masa Perjanjian Lama, yang memenuhi sarat untuk memberikan korban pada Hari Raya Pendamaian. Dengan demikian, Jahweh tidak bisa hanya mengangkat sembarang manusia menjadi Imam Besar dunia. Jadi Jahweh mempersiapkan wakil manusia dari keturunan Imam Besar, yaitu, dariketurunan Harun. Wakil ini adalah Yohanes Pembaptis yang dilahirkan dari Zakharia dan Elisabet enam bulan sebelum Jahshua dlahirkan. Kedua orang tua Yohanes, Zakharia dan Elisabet, keduanya adalah keturunan Harun.

Karena itu, Yohanes Pembaptis, yang orangtuanya adalah keturunan Harun, bisa menggenapkan keimaman itu sebagai Imam Besar yang ditentukan oleh Jahweh, dan ia adalah wakil manusia yang sungguh-sungguh memenuhi syarat untuk menanggungkan segala dosa manusia kepada Jahshua. Karena Yohanes Pembaptis, Elia yang akan datang itu, yang bisa mengembalikkan hati anak-anak kepada bapanya adalah Imam Besar dunia yangsudah dipersiapkan Jahweh, ia membaptiskan Jahshua Kristus, yang menjadi korban persembahan, dalam bentuk penumpangan tangan seperti di Perjanjian Lama.Yohanes Pembaptis membaptiskan Jahshua dengan menumpangkan tangan ke atas kepalaNya. Jahshua berusia 30 tahun pada saat itu. Keturunan Harun bisa memulai tugas keimaman mereka sejak usia 30 tahun (Bilangan 4:3). Ketika Yohanes Pembaptis membaptiskan Jahshua, segala dosa manusia ditanggungkan kepadaNya. Karena itu, kita tidak perlu lagi korban lain untuk menghapuskan segala dosa kita (Ibrani 10:18). Yohanes Pembaptis adalah Imam Besar terakhir dari masa Perjanjian Lama.
Jahweh mengutus Yohanes Pembaptis, Elia yang akan datang itu, dan enam bulan kemudian, Ia juga mengutus AnakNya Jahshua sebagai korban yang tak bercacat dan tak bernoda bagi manusia. Dengan membuat Yohanes memberikan baptisan kepada Jahshua dan membuat Jahshua menerima baptisan ini dari Yohanes, Jahweh sudah menanggungkan segala dosa kita kepada Jahshua. Dengan melakukanya, pemeliharaan dan janji Jahweh digenapi.

Yohanes Pembaptis, Imam Besar dunia ini, menumpangkan tangan ke atas kepala Jahshua, korban persembahan kita. Dan dengan menerima penumpangan tangan, Jahshua masuk ke dalam air dan kemudian muncul lagi. Jahshua menerima baptisan yang menggenapkan seluruh kebenaran Jahweh. Masuknya Jahshua ke dalam air melambangkan kematianNya. Dan bahwa Ia naik kembali dari air melambangkan kebangkitanNya. Dan penumpangan tangan yang diterima Jahshua dari Yohanes menjelaskan bahwa Ia menerima segala dosa kita. Baptisan Jahshua itu dituliskan di dalam Matius 3:13-17 adalah untuk menerima segala dosa dunia. Untuk menanggung segala dosa kita, Jahshua Kristus meminta pembaptisan dari Yohanes Pembaptis di sungai Yordan, dimana Yohanes Pembaptis memberikan baptisan pertobatan kepada bangsa Israel. Pada awalnya, Yohanes menolak, dengan mengatakan, “Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Yohanes Pembaptis berusaha untuk mencegah Jahshua dibaptiskan karena ia tahu bahwa sementara ia hanyalah Imam Besar dunia ini, Jahshua Kristus yang adalah Imam Besar surgawi, dan bahwa ia tidak bisa menerima kalau dirinya, sebagai manusia biasa, menumpangkan tangan ke atas kepala Jahweh. Tetapi Jahshua kemudian memerintahkan kepadanya, “Biarlah hal itu terjadi.”

Mengapakah Imam Besar surgawi datang ke dunia ini? Ia datang ke dunia ini agar untuk selamanya menyelamatkan kita dari segala dosa kita sekali untuk selamanya, bukan dengan mempersembahkan darah lembu atau domba, tetapi dengan mempersembahkan tubuhNya sendiri (Ibrani 9:12). Dengan menerima baptisan dari Yohanes, Jahshua menerima segala dosa kita di dunia ini ke atas tubuhNya, dan dengan mempersembahkan tubuh itu kepada Jahweh Bapa, Ia sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Demikian, Jahshua menerima segala dosa kita dengan dibaptiskan, mempersembahkan tubuhNya kepada Jahweh Bapa dengan disalbkan, dan dengan itu menjadi korban penebusan doda bagi pendamaian atas segala dosa kita, dan menyelamatkan kita semua. Kemudian, Jahshua mengatakan dengan tegas kepada Yohanes yang ragu-ragu, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kebenaran Jahweh.” Yohanes Pembaptis kemudian juga memahami kehendak Jahshua, dan taat kepadaNya. Akhirnya, ia menumpangkan tangan ke atas kepala Mesias, dan inilah saatnya kehendak Jahweh dengan benar digenapi. Lalu, Alkitab mengatakan, “Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: Inilah AnakKu yang Kukasihi,
kepadaNyalah Aku berkenan” (Matius 3:16-17).

Kata “baptisan” berarti dibasuhkan, diselamkan ke dalam air, dan dikuburkan. Ketika dosa ditanggungkan, maka yang menerima dosa itu harus mati. Karena orang yang menanggungkan dosa sudah dibasuhkan dari dosa, dan karena orang yang menerimanya harus mati, ia harus dikuburkan—yaitu, dengan kata lain, sebagai gambaran untuk kematian ini Jahshua masuk ke dalam air. Yohanes Pembaptis, wakil umat manusia, Elia yang akan datang dan Imam Besar, membaptiskan Jahshua dan dengan itu menanggungkan segala dosa dunia pada Jahshua Kristus, Juruselamat yang datang ke dunia ini untuk dengan sempurna menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Makna rohani dari baptisan adalah penanggungan dosa. Apa, kemudian, makna rohani dari penumpangan tangan? Penumpangan tangan juga berarti menanggungkan dosa, atau memindahkan dosa. Karena itu, penumpangan tangan di dalam Perjanjian Lama dan baptisan di dalam Perjanjian Baru adalah sama. Dengan demikian, dengan menumpangkan tangan ke atas kepala Jahshua, Yohanes Pembaptis membaptiskan Dia untuk menanggungkan segala dosa dunia.

Bahwa Jahshua menanggung segala dosa kita dengan dibaptiskan adalah sesuai untuk
menggenapkan seluruh kebenaran Jahweh. Apakah makna dari istilah “demikianlah” di dalam bagian di atas, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kebenaran Jahweh.”? Kata “demikianlah” adalah ‘hutos’ dalam
bahasa Yunaninya, yang berarti ‘dengan cara ini’, ‘paling tepat,’ atau ‘tidak ada cara lain kecuali ini.’ Kata ini menunjukkan bahwa Jahshua menanggung segala dosa manusia ke atas diriNya melalui baptisan yang diterimaNya dari Yohanes. Dengan kata lain, tidak ada yang lain yang lebih tepat untuk menggenapkan seluruh kebenaran Jahweh kecuali cara yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis ini, wakil manusia, untuk membaptiskan Jahshua Anak Jahweh dan dengan demikian menanggung segala dosa manusia. Ada tertulis, “Karena begitu besar kasih Jahweh akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16). Dengan mengutus AnakNya Jahshua Kristus ke dunia ini, Jahweh Bapa membuatNya menerima baptisan dari wakil umat manusia dengan cara itu. Adalah karena Jahshua sudah menerima segala dosa kita dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis sehingga Ia bisa memikul segala dosa dunia dan mati di kayu salib. Demikian, Jahshua adalah korban penebus dosa kita yang kekal yang sudah sepenuhnya menyelamatkan kita dengan dibaptiskan dan mati di kayu salib. Inilah pemeliharaan Jahweh.

Inilah sebabnya Jahshua mengatakan di dalam Yohanes 3:5, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Jahweh.” Adalah karena Jahshua Kristus sudah menerima segala dosa kita sehingga Ia disalibkan dan mencurahkan darahNya menggantikan kita. Keesokan hari setelah pembaptisanNya, Yohanes Pembaptis secara pribadi memberikan kesaksian mengenai Jahshua dengan mengatakan, “Lihatlah Anak domba Jahweh, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29). Dan Jahshua, dengan memikul segala dosa dunia ke kayu salib setelah disalibkan, sudah menyelamatkan kita dari segala dosa itu. Saudara Kristen yang terkasih, anda dan saya harus percaya kepada Injil air dan Roh ini. Jahshua Kristus menerima segala dosa kita melalui baptisanNya, disalibkan menggantikan kita, bangkit kembali dari kematian pada hari yang ketiga, dan hidup selamanya. Anda, juga, harus percaya kepada Jahshua Kristus sebagai Jahweh dan Juruselamat anda. Dengan menerima segala dosa kita melalui baptisanNya dan mati di kayu salib, Jahshua sudah secara lengkap menggenapi hukum yang menyatakan bahwa upah dosa adalah maut. Dengan cara ini, Tuhan sudah menyelamatkan anda dan saya dari segala dosa kita. Inilah sebabnya Jahweh Bapa membuka gerbang Surga ketika AnakNya dibaptiskan. Alkitab mengatakan bahwa ketika Jahshua dibaptiskan dan keluar dari air, pintu gerbang Surga terbuka, “Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan” (Matius 3:16-17).

Jahweh berkenank bahwa Jahshua dibaptiskan. Jahweh Bapa kita menggenapi keselamatan melalui AnakNya. Dengan menjadikan AnakNya sebagai korban persembahan untuk dosa dosa kita, Ia menjadikan Jahshua menanggung segala dosa kita dan hukumannya, dan dengan itu sudah menyelamatkan semua manusia. Untuk menyelamatkan manusia dari segala dosa mereka sesuai dengn janjiNya di dalam Perjanjian Lama, Jahweh Bapa menggenapi kebenaranNya dengan cara yang dijanjikanNya. Dalam bagian hari ini, Rasul Yohanes mengatakan, “2:1 Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pembela pada Bapa, yaitu Jahshua Kristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, teta dia juga untuk dosa seluruh dunia” (1 Yohanes 2:1-2). Kita harus memahami bahwa Jahshua berbicara mengenai Injil air dan Roh di dalam bagian ini. Dengan kata lain, Jahshua sudah menghapuskan segala dosa dunia. Siapa yang menjadi pengganti bagi seluruh dunia? Jahshua Kristus adalah Tuhan yang, untuk menghapuskan segala dosa dunia, dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, dan dengan itu menanggung segala dosa dunia dan membasuhkannya sekali untuk selamanya. Yang dijelaskan Rasul Yohanes di sini, karena itu, bukan bahwa kita harys diampuni dari dosa dosa harian kita setiap kali kita melakukan dosa dengan doa pertobatan, tetapi bawa Jahshua sudah menghapuskan segala dosa sekali untuk selamanya melalui Injil air dan Roh.

Label:

Senin, 23 Juni 2008
Matius 3 ayat 15
Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kebenaran Jahweh

Mari kita membuka Matius 1:21-23, ““Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Jahshua, karena Dialah yang akan
menyelamatkan umatNya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” -- yang
berarti: Jahweh menyertai kita.” Untuk menyelamatkan umatNya dari dosa, Jahweh sendiri dalam rupa manusia dan dilahirkan ke dunia ini melalui rahim Perawan Maria. Jahweh sudah berjanji 700 tahun sebelumnya melalui Nabi Yesaya, bahwa Ia akan mengutus Mesias, “Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.”
Nama “Imanuel” di sini berarti Jahweh menyertai kita. Untuk menyertai kita, apa yang harus dilakukan Jahweh? Ia harus datang sebagai Manusia. Mengapa Ia datang kepada kita sebagai Manusia? Ia melakukannya karena Ia harus menanggung segala dosa kita sekali untuk selamanya. Adalah karena Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, harus memikul dosa sehingga Ia dilahirkan ke dunia ini dalam rupa manusia melalui rahim Perawan Maria. Dan Jahshua tetap berdiam diri sampai Ia berusia 29 tahun, tetapi tahun selanjutnya, ketika Ia berusia 30 tahun, Ia menyatakan diriNya.

Kapan, kemudian, segala dosa kita ditanggungkan kepada Jahshua Kristus? Untuk ini, mari kita secara khusus kembali ke Matius 3:1-17, “Maka datanglah Jahshua dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah
Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Lalu Jahshua menjawab, kataNya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kebenaran Jahweh.” Dan
Yohanes pun menurutiNya. Sesudah dibaptis, Jahshua segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Jahweh seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.””

Label:

Jumat, 20 Juni 2008
Dalam Kitab Yang Mana
Dalam Kitab Yang Mana Nama Anda Sekarang Tercatat?
Wahyu 20:12-15 menjelaskan bahwa mereka yang memiliki dosa di dalam hati mereka namanya tercatat di dalam Kitab Perbuatan, sementara mereka yang sudah menerima pengampunan dosa dan dengan itu tidak memiliki dosa namanya tercatat di dalam Kitab Kehidupan. Karena semua manusia dilahirkan sebagai orang berdosa, nama semua manusia secara otomatis tertulis di dalam Kitab Perbuatan; namun, syukur kepada Tuhan yang sudah menghapuskan segala dosa kita, orang-orang yang percaya namanya dihapuskan dari Kitab Perbuatan dan sekarang sudah masuk ke dalam Kitab Kehidupan. Bagian ini juga mengatakan bahwa mereka yang namanya tertulis di dalam Kitab Perbuatan adalah orang-orang yang memiliki dosa di dalam hati nurani mereka, dan karena itu Ia akan membuang mereka semua ke dalam api yang kekal (Wahyu 20:15). Inilah penghakiman kematian kedua yang menantikan semua orang berdosa. Penghakiman kematian kedua ini adalah penghukuman atas dosa, hukuman yang membuang orang-orang berdosa kedalam lubang api untuk hidup di sana sampai selamanya.

Mereka yang namanya tertulis di dalam Kitab Kehidupan, di sisi lain, adalah orang-orang yang percaya bahwa Jahweh sudah dengan sungguh menyelamatkan mereka dari segala dosa mereka. Mereka adalah orang-orang yang percaya kepada keselamatan Jahweh yang tercantum dalam kain biru, kain ungu dan kain mereka yang kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya, dan yang, dengan iman mereka, masuk ke gerbang Kemah Su yang besar kepada mereka yang ungguh-sungguh sudah menerima pengampunan dosa di hati nurani mereka dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Orang-orang yang dosanya sudah dihapuskan oleh Jahweh adalah orang-orang yang mengenal bagaimana Jahshua Kristus sudah menghapuskan segala dosa seumur hidup mereka, dan mempercayainya. Adalah karena iman ini bahwa Jahweh mengijinkan kita untuk menerima dari Dia pengampunan dosa yang kekal.

Ini tertulis di dalam Ibrani 10:19-22, “Karena itu marilah kita menghadap Jahweh dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.” Dengan baptisan dan darah Jahshua, kita sudah menerima keberanian untuk masuk ke dalam Tempat Maha Kudus. Jahshua Kristus bisa mencurahkan darahNya hanya karena Ia terlebih dahulu sudah menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis (Matius 3:15). Di sini, penulis Ibrani mengatakan, “Kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Jahweh. Karena itu marilah kita menghadap Jahweh dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.” Untuk menghapuskan segala dosa manusua, Jahshua Kristus meninggalkan tahta kemuliaan Jahweh dan datang ke dunia ini. Sebagaimana sudah dijanjikan Jahweh melalui Nabi Yesaya, Jahshua memang dilahirkan ke dunia ini melalui rahim Perawan Maria. Mesias sendiri datang ke dunia ini dalam rupa manusia dan menanggung segala dosa kita melalui baptisanNya di sungai Yordan.

Mengapakah Jahshua Jahweh yang sejati harus dibaptiskan oleh seorang manusia, Yohanes
Pembaptis? Pertanyaan ini sudah menjadi misteri bagi pencari kebenaran selama berabad-abad. Namun, syukur kepada Tuhan, Ia sudah “menyatakan rahasia kehendakNya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaanNya” (Efesus 1:9). Tuhan sudah menjadikan kita memahami makna dari baptisanNya yang menjadi inti dari Injil air dan Roh, Injil asli yang diterima dan diberitakan oleh para Rsul. Ketika dikatakan di sini, “Mempunyai seorang Imam Besar sebagai Kepala Rumah Jahweh,” Imam Besar ini menunjuk kepada Jahshua Kristus. Jahshua Kristus adalah Imam Besar dari Kerajaan Surga, dan peranan Imam Besar dari dunia ini digemapi oleh Yohanes Pembaptis. Mengapa Jahweh perlu memilih seorang manusia bernama Yohanes Pembaptis, yang dikatakan terbesar dari antara semua yang dilahirkan oleh perempuan? Ini terjadi supaya Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita, dengan kata lain, Jahweh sendiri sebagai Imam Besar surgawi sudah merendahkan kepalaNya dihadapan Yohanes Pembaptis, wakil umat manusia (Matius 11:11), dan menerima baptisan yang melaluinya Ia menerima segala dosa dunia.

Adalah untuk menanggung segala dosa kita bahwa Jahshua Kristus menyrahkan tubuhNya sebagai korban persembahan bagi kita dan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Jahshua Kristus dikorbankan kepada Jahweh Bapa sebagai pengganti kita. Menunjuk kepada hal ini, Ibrani mengatakan bahwa “hati kita” sudah “dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni” (Ibrani 10:22). Bagian ini juga mengatakan, karena itu, “marilah kita menghadap Jahweh dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh” (Ibrani 10:22). Dikatakan di sini bahwa mereka yang menyadari kalau dirinya adalah seonggok dosa sudah dibasuhkan dari hati nurani yang jahat dan dibasuh tubuhnya dengan air yang murni. “Air yang murni” yang disebutkan di sini menunjuk kepada baptisan yang diterima Jahshua (1 Petrus 3:21). Apakah anda tahu berapa banyak dosa yang anda lakukan di sepanjang kehidupan anda? Manusia dilahirkan dengan dosa sejak di kandungan ibunya, dan ditentukan untuk menjalani kehidupan yang berdosa di sepanjang kehidupannya sampai ia mati.

Semua manusia, dengan kata lain, dilahirkan dengan lebih dari dua belas dosa pikiran: pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan (Markus 7:20- 22). Dan mereka melakukan dosa di sepanjang kehidupannya dengan tubuh dan hati mereka. Karena mereka selalu lemah, mereka melakukan dosa berbagai macam dosa itu tanpa henti. Mereka memahami bahwa dosa yang mereka lakukan hari ini akan mereka lakukan lagi di kemudian hari, dan dosa yang mereka lakukan tahun inib akan dilakukan lagi di tahun selanjutnya. Demikianlah, kita manusia ditentukan untuk terus melakukan dosa sampai saatnya kitamati. Namun, penulis surat Ibrani mengatakan di sini bahwa kita sudah membasuhkan tubuh kita dengan air yang murni. Ini berarti bahwa dengan secara pribadi dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Jahshua Kristus sudah menghapuskan segala dosa kita. Kapankan segala dosa kita sungguh-sungguh ditanggungkan kepada Jahshua dan dibasuhkan? Ketika Jahshua Kristus dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Tetapi di sisi kita, dosa dosa kita dibasuhkan ketia kita percaya kepada Kebenaran itu di dalam hati kita. Kita percaya kepada hal ini karena Jahshua Kristus menjadi kurban kita sendiri dengan dibaptiskan dan mencurahkan darahNya.

Label:

Jumat, 13 Juni 2008
Tuhan yang menjadi Pembela Kita
Tuhan yang menjadi Pembela Kita...

1 Yohanes 2:1-17 “Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pembela pada Bapa, yaitu Jahshua Kristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Jahweh, yaitu jikalau kita menuruti erintahperintahNya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti
perintahNya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi
barangsiapa menuruti firmanNya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Jahweh; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan
kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. Barangsiapa berkata,
bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam
kegelapan sampai sekarang. Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam
terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan. Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya. Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni oleh karena namaNya.

Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu telah mengenal Dia, yang ada
dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu telah mengalahkan yang jahat. Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari
mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Jahweh diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat. Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia,
yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Jahweh tetap hidup selamalamanya.”

Siapakah yang Menjadi Pembela Kita?

Di dalam Perjanjian Lama, ketika seorang berdosa membawa binatang korban untuk dipersembahkan kepada Jahweh, ia harus percaya bahwa pada saat ia yang seharusnya mati bagi dosanya, korban ini justru yang menerima dosa dosanya dengan penumpangan tangan ke atasnya dan mencurahkan darahnya sampai mati bagi dia. Semua orang yang memiliki iman ini harus percaya di dalam hati mereka bahwa Jahweh sudah menghapuskan segala dosa mereka sesuai dengan tata cara kurban di dalam Kemah Suci—yaitu, dengan menanggungkan segala dosa mereka ke atas binatang kurban dan mencurahkan darah binatang itu. Tata cara kurban ini adalah bayangan dari hal baik yang akan datang (Ibrani 10:1). Di sini, kata “hal baik yang akan datang” menunjuk kepada perbuatan baik dari Jahshua Kristus, yaitu, keselamatan dariNya melalui air dan Roh. Apakah anda ingin selalu percaya kepada Injil air dan Roh di dalam hati anda? Saudara seiman, ketika kita datang ke hadirat Jahweh dan berditi di hadapanNya, kita harus sudah meneria pembasuhan dosa dosa kita dengan mengenal dan percaya kepada hukum keselamatan yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita dan menghapuskan semuanya. Kita juga harus memahami dan percaya di dalam hati kita bahwa keselamatan pembasuhan dosa ini sepenuhnya karena anugerah dan kasih Jahweh, dan adalah dengan pengetahuan ini bahwa iman kita harus kita miliki di hadapan Jahweh. Sebagai satu-satunya jalan dan iman bagi kita semua untuk diselamatkan dari segala dosa, kita harus percaya bahwa Jahshua Kristus adalan Anak Jahweh, dan bahwa dengan datang ke dunia ini, dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis dan menanggung segala dosa dunia, serta mati di kayu salib dan bangkit kembali dari kematian, Ia memang sudah dengan sempurna menyelamatkan kita dari segala dosa, kutuk dan kematian kita. Adalah dengan percaya kepada Injil air dan Roh bahwa kita sudah menerima pengampunan dosa kita. Dengan datang ke dunia ini, dibaptiskan, dan mencurahkan darahNya di kayu salib, Jahshua Kristus sudah sepenuhnya menghapuskan segala dosa kita sekali untuk selamanya.

Ibrani 10:11-13 mengatakan, “Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Jahweh, dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuhNya akan dijadikan tumpuan kakiNya.” Saudara seiman yang terkasih, Jahshua Kristus sudah sekaligus menghapuskan segala dosa manusia, termasuk dosa dosa anda, dengan datang ke dunia ini, dibaptiskan, dan mencurahkan darahNya. Ia menghapuskan bukan hanya dosa dosa yang sudah anda dan saya lakukan sejak kita dilahirkan dan yang akan kita lakukan sampai kita mati, tetapi Ia juga menghapuskan segala dosa semua keturunan kita sekali untuk selamanya. Jahshua Kristus adalah Dia yang menanggung segala dosa kita dan mati bagi kita, Dia yang sudah memberikan korban keselamatan. Dengan memberikan korban penebus dosa yang kekal melalui baptisan dan kayu salib, Jahshua sudah untuk selamanya menggenapkan keselamatan kita. Ada bisa menerima pembasuhan dosa anda hanya ketika anda percaya bahwa Jahshua Kristus sudah untuk selamanya menghapuskan segala dosa anda dengan Injil air dan Roh sekali untuk selamanya. Percayalah.

Anda kemudian akan menerima pengampunan dosa yang kekal atas segala dosa anda. Dan menerima kehidupan kekal. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami bahwa adalah dengan percaya kepada Jahshua Kristus, Penguasa Injil air dan Roh, bahwa kita bisa menerima pengampunan dosa yang kekal. Mereka yang percaya kepada baptisan yang diterima Mesias dan darah yang dicurahkanNya di kayu salib sebagai pengampunan dosa mereka memang akan diampuni dari segala dosa mereka sekali untuk selamanya. Tetapi mereka yang tidak percaya kepada Injil Kebenaran ini pasti akan menghadaki hukuman atas dosa mereka ketika hari penghukuman Jahweh tiba. Jahweh membiarkan mereka sekarang, tetapi ketika Hari Penghakiman tiba, semua manusia yang masih memiliki dosa akan dihukum dan menderita sampai selamanya. Mereka yang sudah menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada Injil air dan Roh, sebaliknya, akan bsa mengambil bagian di dalam kemuliaan Kerajaan Jahweh.

Label:

Rabu, 11 Juni 2008
Orang Berdosa Mengakui Dosa
Bagaimanakah orang orang berdosa mengakui dosa?
Mereka cukup giat dalam berdoa untuk mengakui dosa harian, tetapi mereka tidak percaya kepada kuasa Injil air dan Roh. Sebaliknya, mereka terus mengatakan kepada diri mereka sendiri bahwa mereka entah bagaimana bisa menjadi tidak memiliki dosa lagi. Tetapi karena mereka belum menerima pengampunan dosa karena tidak mau percaya kepada Injil air dan Roh, mereka masih berada di bawah dosa. Jadi meski mereka mengatakan percaya kepada
Jahshua, kehidupan iman mereka berakhir dalam rawa pertentangan, karena masih ada dosa di dalam hati mereka. Dengan kata lain, meski mereka percaya kepada Jahshua, mereka senantiasa lemah, dan karena mereka dibelenggu oleh kelemahan, mereka menjadi orang-orang munafik di hadapan Jahweh dan manusia. Beberapa pendeta mengatakan bahwa mereka,
juga, memiliki dosa, dan mengajarkan kepada jemaat mereka untuk mengakui dosa setiap hari. Bagi mereka, “pengakuan” hanyalah kesamaan dari kata “doa pertobatan.” Mereka bahkan menaikan doa pertobatan mereka secara terbuka di depan umum dalam setiap pertemuan. Tetapi meski seseorang bahkan sampai membuat pengakuan yang demikian setiap hari, tidakkah ia senantiasa kekurangan iman? Alasannya adalah karena kecuali seseorang memiliki
iman kepada Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan, dosa dosanya tidak bisa dibasuhkan meski bagaimana ia bersungguh-sungguh mengakuinya. Apakah anda sungguh-sungguh percaya bahwa anda bisa dibasuhkan dari segala dosa anda hanya dengan menaikkan doa pertobatan anda? Tidak ada yang bisa menerima pembasuhan dosa yang benar kalau ia tidak memiliki iman kepada Injil air dan Roh. Di dalam Perjanjian Lama, bangsa Israel memberikan kurban penghapus dosa untuk dosa dosa harian mereka. Tetapi apakah ada yang bisa mempersembahkan kurban yang demikian secara sempurna? Tidak, tidak seorangpun! Di hari apapun, seorang Israel akan melakukan dosa di pagi hari dan memberikan kurban penghapus dosanya; ia kemudian akan melakukan dosa lagi pada siang harinya dan mempersembahkan kurban lagi; namun ia akan melakukan dosa di sore harinya serta mempersembahkan kurban lagi; dan sebelum ia tidur, ia akan mendapati dirinya melakukan dosa lagi, dan sekali lagi, diperlukan adanya kurban penghapus dosa lagi—dan yang terjadi, dengan kata lain, kurban
yang demikian tidak ada habisnya. Jadi, para imam akan selalu sibuk. Tetapi apakah anda bisa
mempersembahkan kurban penghapus dosa secara sempurna? Tidak seorangpun di antara anda yang bisa melakukannya. Saya yakin bahwa bahkan orang yang paling saleh sekalipun hanya akan bisa mempersembahkan tidak lebih dari 30% kurban penghapus bagi dosa dosa yang dilakukannya.

Suatu saat, saya mendengar sebuah kesaksian aneh dari seorang pendeta yang mendirikan sebuah organisasi missi di Korea. Ia menyaksikan tentang kelahiran barunya demikian, “Ketika saya menjadi pemimpin kelompok Kristen di universitas saya, saya dirancang untuk berbicara secara pribadi dengan residen jeong-hee Park oleh seorang pendeta yang merupakan sahabat dari Presiden itu. Sementara saya menunggu pendeta itu di depan kantornya untuk berangkat bersama dia ke kediaman Presiden, saya memutuskan untuk menegur Presiden karena
sikapnya sebagai diktator. Hati saya saat itu dipenuhi dengan sesuatu yang seperti wahyu nubuatan. Sekretaris dari pendeta itu mengatakan bahwa saya harus menunggu selama beberapa jam karena pendeta itu masih berdoa. Dua jam berlalu, dan akhirnya dia keluar. Ia lalu menunjuk kepada saya dan mengatakan, “Saudara Kim, apakah anda sendiri tidak memiliki dosa?” Saya tidak bisa berkata apaapa atas perkataannya itu untuk sesaat. Rasanya seperti petir menyambar dari langit. Saya langsung terjatuh di saat itu juga, dan mulai mengakui dosa
dosa saya sambil menangis. Saya mengaku dosa, mengakui dosa, mengakui dosa sambil menangis. Dan ketika saya bangkit dari pengakuan yang dua jam itu, saya tidak menemukan lagi ada dosa di dalam hati saya. Saya sungguh-sungguh dilahirkan kembali dengan cara itu. Haleluya!” Biakah seseorang menerima pengampunan dosa hanya dengan mengakuinya scara jujur? Tidak ada orang berdosa yang bisa menerima pengampunan dosa meski mereka mengakui dosanya secara terdaftar semuanya. Meski Jahweh dengan setia dan adil menghapuskan segala dosa manusia, masalahnya adalah karena manusia yang tidak mau percaya kepada Injil air dan Roh sebagai Injil Kebenaran yang sudah menyelamatkan mereka dari segala dosa mereka.

Orang-orang berdosa harus terlebih dahulu memiliki hati Daud, dan mengakui, “Aku dilahirkan
di dalam kelemahan dan dilahirkan dalam dosa. Aku pada dasarnya hanyalah setumpuk dosa. Aku terikat oleh dosa sampai hari tua kematianku. Aku terikat kepada neraka. Jahweh, tolonglah aku.” Hanya mereka yang dengan demikian mengakui keberadaan diri mereka yang sebenarnya yang bisa menerima pengampunan dosa mereka dengan menerima Injil air
dan darah. Mustahil bagi seorang berdosa untuk menerima pengampunan dosa kecuali kalau ia
mengakui dirinya sebagai orang berdosa yang harus masuk neraka. Kita harus percaya kepada apa yang dikatakan Firman, “Upah dosa adalah maut, tetapi karunia Jahweh adalah kehidupan kekal di dalam Kristus Jahshua Tuhan kita” (Roma 6:23). Bagian ini berarti bahwa kalau seseorang memiliki dosa sedikit saja, maka maut menjadi tidak terelakkan baginya. Dengan demikian, kita harua mengakui dosa dosa yang terkecil sekalipun di hadapan Jahweh. Lebih
lagi, kita juga harus mengakui bahwa bahkan untuk dosa dosa yang demikian, kita tidak bisa menghindar dari kutuk dosa. Kalau kita sudah mengakui keberadaan dasar diri kita kepada Jahweh, mari kita sekarang memiliki persekutuan di dalam Injil air dan Roh. Meskipun
kita pada dasarnya penuh dosa, Tuhan sudah datang untuk menyelamatkan kita, dan menggenapi seluruh kebenaran Jahweh ketika Ia dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis.
Tuhan kita menerima segala dosa kita melalui baptisanNya. Dan Ia memikul semuanya di kayu
salib. Ia mencurahkan darahNya dan mati di kayu embayar dosa dosa kita. Ia bangkit dari
kematian pada hari yang ketiga, dan sekarang duduk di sebelah kaman tahta Jahweh. Ia dengan demikian sudah menyelamatkan kita secara sempurna. Ia sudah menggenapi segala kebenarannya melalui baptisan dan curahan darahNya. Meskipun kita tidak bisa menghindar dan terikat kepada neraka karena dosa dosa kita, dengan iman kita kepada keselamatan dari
dosa yang sudah diberikan Jahweh kepada kita, kita sudah diselamatkan dari segala dosa kita.
Karena itu, sekarang, yang masih ada pada kita adalah pertanyaan apakah kita percaya atau tidak bahwa Tuhan memang sudah menghapuskan segala dosa kita dengan cara demikian. Dengan kata lain, pertanyaannya adalah apakah kita percaya atau tidak bahwa segala dosa kita sudah ditanggungkan kepada ahshua melalui baptisanNya, dan bahwa tidak ada lagi dosa di dalam hati anda. Sekarang kemudian, apakah anda, yang percaya kepada Injil air dan Roh,
menjadi orang-orang benar, atau apakah anda masih tetap orang-orang berdosa? Anda sekarang adalah orang-orang benar.

Alkitab menjelaskan bahwa Jahweh adalah “setia dan adil.” Ia begitu setia dan adil sehingga Ia sudah menghapuskan segala dosa kita sekali untuk selamanya dengan baptisan dan curahan darahNya. Dengan percaya kepada Injil air dan Roh ini, kita sudah menerima pengampunan dosa sekali untuk selamanya. Sekarang, dengan iman ini haruskah kita, orang-orang benar, mengakui dosa yang kita lakukan setiap hari? Hal yang terpenting di sini adalah bahwa
kita harus mengakui segala dosa kita dengan menempatkan iman kita kepada Injil air dan Roh.
Setelah menerima pengampunan dosa, bagaimanakah kita mengakui dosa kita? Kita harus
mengakuinya, “Jahweh, sekali lagi saya melakukan dosa ini dan itu hari ini,” dan kita juga harus percaya kepada Injil air dan Roh. Kita harus mengakui demikian, “Tuhan Jahweh, saya terikat untuk melakukan dosa ini sepanjang hidup saya. Tetapi Engkau sudah menghapuskan
segala dosa saya dengan kuasa Injil air dan Roh.” Saat itulah kita menjadi orang-orang yang hatinya sudah senantiasa dibasuhkan, dan mengucapkan syukur kepada Jahweh serta melayani Dia. Inilah doa pengakuan yang benar yang dinaikkan oleh orang-orang benar dengan iman. Demikianlah pengakuan yang benar dari mereka yang percaya kepada kuasa Injil air dan Roh kita harus menjadikan pengakuan ini bukan hanya dengan mengakui dosa dosa yang dinyatakan sekarang, tetapi dengan mengakui bahwa pada dasarnya kita memang makhluk yang lemah yang tidak bisa tidak melakukan dosa sampai kita mati. Kita kemudian harus bersyukur dan memuji Jahweh karena menghapuskan segala dosa itu dengan menegaskan iman kita kepada Injil air dan Roh sekali lagi. Karena itu, adalah dengan percaya kepada Injil air dan Roh sehingga kita bisa senantiasa memuji kebenaranJahweh. Kita harus senantiasa hidup oleh iman kita kepada Injil air dan Roh. Dengan percaya kepada Injil kebenaran, kita harus mengakui dosa kita setiap hari. Dengan melakukannya, kita harus berdiam di dalam kebenaran Jahweh, dan tinggal di dalam terang Kebenaran yang benderang juga. Juga, kita harus menyebarkan terang keselamatan kepada semua orang yang masih berdiam di dalam kegelapan. Kita
semua harus dengan jelas percaya kepada kenyataan bahwa kita memang sedang berdiam di dalam terang, dan dengan iman anda kepada kebenaran Jahweh, kita harus mengikuti Firman kehidupan dan melakukan pekerjaanNya. Inilah pengakuan kita orang-orang benar.
Sementara kita menjalani kehidupan, kita akan melakukan dosa lagi. Tetapi ketika kita mengakui kepada Jahweh bukan hanya dosa dosa kita saja, tetapi bahwa kita makhluk yang lemah yang tidak bisa tidak melakukan dosa sampai hari kematian kita, dan ketika kita percaya kepada Injil air dan Roh, kita kemudian bisa dimerdekakan dari segala dosa kita. Kita harus memiliki jenis iman yang demikian.

Sesudah ituIa akan menyatakan diriNya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.” Tuhan sudah menyucikan kita. Sekarang kita jauh dari dosa. Karena itu, ketika kita orang-orang benar
memandang kepada Tuhan kita, kita bisa melayani Dia, menjadi pekerja kebenaran, berdiam di dalam kebenaran Jahweh, dan menerima berkat-berkatNya, semuanya jauh dari dosa.
Jadi pengakuan yang dilakukan oleh orang-orang benar sangatlah berbeda dengan pengakuan orangorang berdosa. Ketika kita orang-orang benar mengakui kepada Jahweh akan dosa dosa yang kita lakukan, kita harus mengakuinya dengan menempatkan iman kita kepada
Injil air dan Roh. Demikian juga, menempatkan iman kita kepada Injil yang sempurna ini, kita semua harus mengakui bahwa kita tidak bisa tidak melakukan dosa bahkan di masa yang akan datang juga. Kita kemudian bisa mencapai kekudusan Jahweh dan datang ke hadirat Jahweh dengan hati nurani yang bersih, karena kita percaya kepada Injil air dan Roh. Dengan percaya kepada Injil yang benar ini, hati nurani kita yang bersih bisa menjawab kepada Jahweh, dan melakukan pekerjaanNya. Inilah berkat pengakuan dosa yang dikehendaki Jahweh bagi
orang-orang benar. Apakah anda percaya kepada Injil Air dan Roh? Anda harus mengakui dosa dosa yang anda lakukan di hadapan Jahweh. Adalah ketika kita terlebih dahulu mengakui elemahan kita yang memungkinkan kita mengakui dosa kita. Menempatkan iman kita kepada Injil air dan Roh, kita harus mengakui kepada Tuhan bahwa kita memang benih kejahatan. Di dalam iman yang percaya kepada baptisan dan darah Jahshua, anda bisa dimerdekakan dari segala dosa anda. Meskipun anda memiliki kelemahan, hanya dengan percaya kepada Injil yang diberikan oleh Tuhan kepada anda, anda masih bisa dibebaskan dari segala dosa anda dan kemudian berdiam di dalam kebenaran Jahweh. Demikianlah caranya orang-orang benar bisa
menyinari orang-orang berdosa dengan terang. Kita harus berdiam di dalam Terang Kebenaran
dengan iman kita kepada Injil air dan Roh. Mereka yang tidak mengenal Injil air dan Roh tidak bisa dengan benar memahami dan mengerti makna yang sebenarnya dari bagian di dalam 1 Yohanes 1:9 yang berbicara mengenai pengakuan, yang mengatakan, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

Bahkan orang-orang benar sebenarnya terus melakukan dosa, dan karena itu hati nurani mereka juga menjadi cemar. Apa yang harus kita lakukan, kemudian, supaya kita dibasuhkan dari segala kekejian dan untuk mendapatkan iman yang berkenan kepada Jahweh? Kita harus mengakui dosa dosa kita dengan menempatkan iman kita kepada Injil air dan Roh.
Mungkinkah kita bisa mengakui semua dosa kita alau kita berusaha keras? Kita semua mengerti
benar bahwa itu jauh melampaui kemampuan kita. Tetapi karena kita percaya kepada Injil air dan Roh, Tuhan sudah memerdekakan kita dari segala dosa kita. Tuhan kita sudah membasuhkan kita, yang percaya kepada Injil yang benar, dari semua kecemaran. Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan ini memampukan kita untuk membuat pengakuan yang benar.
Saya menaikkan semua syukur kepada Jahweh. Haleluya....

Label:

Selasa, 10 Juni 2008
Memberitakan Kepada Mereka
Mari Kita Sekali Lagi Memberitakan Fiman Kepada Mereka yang Masih Berdosa.
Bagi mereka yang masih belum datang kepada terang Jahweh karena tidak memahami Injil air dan Roh, dengan dasar iman yang bagaimana mereka akan mengakui dosa mereka di hadapan Jahweh? Mereka memiliki dosa di dalam hati mereka karena mereka tidak mau percaya kepada Injil air dan Roh. Orang-orang yang demikian, yang tidak memiliki Firman keselamatan yang benar di dalam hati mereka, berusaha untuk membasuhkan dosa dosa harian mereka dengan menaikan doa pertobatan kepada Jahweh, tetapi ima yang demikian adalah iman yang cacat. Bagi semua orang-orang berdosa tanpa iman kepada Injil air dan Roh, sangat sia-sia untuk mengakui dosa dosa mereka setiap hari, dan mereka juga tidak akan dibsuhkan dari dosa dosa mereka. Kita semua harus memahami kebenaran ini.

Di masa Perjanjian Lama, bangsa Israel tidak bisa menjadi benar sepenuhnya melalui korban yang dipersembahkan di Kemah Suci (Ibrai 10:1-3). Tetapi untuk menggenapi janjiNya dengan setia, Jahshua menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, mencurahkan darahNya di kayu salib, dan dengan itu sudah menyelamatkan orang-orang percaya, menjadikan mereka sebagai orang-orang yang tidak berdosa dan yang sempurna.
Jadi orang-orang berdosa tidak bisa dibasukan dari segala dosa mereka hanya sekedar dengan menaikan doa mengakui dosanya, sebelum mereka terlebih dahulu memiliki iman kepada Injil yang benar. Tetapi sayangnya, kebanyakan orang Kristen di jaman ini berusaha untuk membasuhkan dosa dosa mereka dengan mempersembahkan apa yang setara dengan korban yang tidak sempurna itu di jaman modern ini, menaikkan doa pertobatan mereka. Hari
ini, mereka yang mengaku percaya kepada Jahshua tanpa memahami kebenaran Injil air dan Roh secara salah berpikir bahwa hanya karena mereka percaya kepada Jahshua Kristus, dosa dosa mereka kemudian akan dibasuhkan ketika mereka mengakuinya kepada Tuhan, tetapi tidak ada dosa yang akan dihapuskan hanya dengan mengakuinya.

Yang sedang saya jelaskan adalah ini: Keyakinan bahwa orang bisa membasuhkan dosa dosanya
melalui do pengakuannya tanpa memiliki iman kepada Injil air dan Roh bukanlah iman yang benar, dan tidaklah lebih dari hanya sekedar iman yang kosong. Namun meski demikian, banyak orang, yang karena salah paham akan berita di dalam 1 Yohanes 1:9 mengenai pengakuan, masih berusaha untuk menerima pengampunan dosa mereka melalui doa pertobatan yang demikian.
Tuhan tidak membasuhkan dosa dosa anda hanya karea anda mau mengakuinya. Hanya ketika anda percaya kepada Injil kebenaran air dan Roh sajalah kemudian anda bisa membasuhkan segala dosa harian anda. Ini karena Tuhan kita, dengan menanggung segala dosa dunia melalui baptisan dan mencurahkan darahNya, sudah membasuhkan segala dosa itu. Pembasuhan dosa dosa anda dengan demikian menjadi mungkin terjadi hanya ketika anda mengenal Firman ini dan percaya kepada Kebenaran ini.

Demikianlah, kecuali kalu anda percaya kepada Firman Injil air dan Roh yang sejati di dalam hati
anda, maka anda tidak akan bisa membasuhkan segala dosa yang anda lakukan. Sebagaimana yang anda ketahui, dengan menempatkan iman anda hanya kepada darah di kayu salib, segala dosa anda tidak akan bisa dihapuskan. Anda mungkin berpikir bahwa dosa dosa anda sudah dibasuhkan hanya dengan percaya kepada darah itu, tetapi kenyataannya adalah bahwa anda tidak bisa menyangkali kalau dosa dosa anda masih ada di dalam hati anda. Ini tidak
diragukan lagi. Mungkin ada orang, kemudian, yang bertanyatanya apakah Injil air dan Roh itu Injil yang baru uncul di jaman ini saja. Tetapi bukan demikian. Saya akan menunjukkan kepada anda dari dalam Kitab Suci bahwa Injil air dan Roh yang saya jelaskan sudah ada sejak jaman Para Rasul, dan bahwa Injil inilah yang diyakini oleh Para Rasul sejak awalnya. Pertama-tama, Rasul Yohanes menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada Injil air dan Roh dan memberitakan Injil ini (1 Yohanes 5:3- 10). Yang kedua, Rasul Petrus juga percaya kepada baptisan yang diterima Jahshua Kristus sebagai Kebenaran pengampunan dosa (1 Petrus 3:21). Yang ketiga, Paulus juga percaya kepada baptisan Jahshua dan curahan darahNya sebagai pengampunan pembasuhan dosa (Roma 6:2-5). Tidak cukup waktu untuk mendaftarkan bukti-bukti dari Perjanjian Lama dan juga Perjanjian Baru akan Kebenaran ini, bahwa Jahshua sudah membasuhkan segala dosa kita dengan Injil air dan Roh.

Apakah sekarang anda memahami dan percaya kepada Injil air dan Roh? Kalau anda percaya di
dalam hati anda, anda kemudian akan memahami bahwa segala dosa anda dibasuhkan sekali untuk selamanya dengan kuasa Injil yang benar ini. Dengan Injil air dan Roh, Tuhan sudah membasuhkan bahkan segala dosa pribadi anda sendiri yang anda lakukan setiap hari. Anda, juga, harus percaya kepada Injil air dan Roh dengan hati anda. Tetapi bagaimana dengan mereka yang masih memiliki dosa di dalam hati mereka? Bagaimana dan dengan iman jenis bagaimana mereka harus mengakui dosa dosa mereka? Mereka harus berhenti menaikkan pengakuan yang tidak berdasar demikian. Mereka harus mengaku dosa dosa mereka dengan menempatkan iman mereka dengan menempatkan iman mereka kepada Injil air dan Roh. Mereka terlebih dahulu harus mengakui bahwa mereka adalah orang-orang berdosa yang terus melakukan dosa sampai hari kematian mereka, dan mereka harus percaya dan mengakui bahwa dengan Injil air dan
Roh, Tuhan sudah menyelamatkan bahkan orangorang berdosa seperti mereka.
Tentu saja, mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh juga harus mengaku dosa dosa harian
mereka melalui iman mereka kepada Injil air dan Roh. Kalau kita tidak mengaku dosa dosa harian kita kepada Jahweh, kita akhirnya akan menjauh dari persekutuan dengan Jahweh.
Inilah sebabnya orang-orang benar perlu mengakui dosa dosa mereka secara lebih t rperinci,
sehingga mereka bisa memiliki persekutuan yang erat dengan Tuhan. Persekutuan di dalam terang Kebenaran itu akan bertahan selama kita dengan jujur mengakui dosa dosa kita dengan iman kita kepada Kebenaran. Tetapi, kalau mereka mengabaikan pengakuan akan dosa dosa harian kita kepada Tuhan, persekutuan kita dengan Dia tidak bisa bertahan lama.

Mereka yang tidak mau menerima atau mengakui dosa dosa mereka akan secara bertahan terpisah dengan Jahweh. Dengan jenis iman yang bagaimana, kemudian, orang-orang benar harus mengakui dosa dosa kita? Kita harus mengingat bahwa Tuhan, yang benar dan adil ( 1 Yohanes 1:9), sudah menghapuskan segala dosa kita dengan menerima baptisanNya dan
dihukum di kayu salib bagi dosa dosa itu, dan kita harus mengakui dosa dosa kita dengan menempatkan iman kita kepada Kebenaran ini. Dengan mengakui dosa dosa kita melalui iman kita kepada Injil air dan Roh, kita harus lepas dari semua kegelapan. Kita, orang-orang yang dilahirkan kembali, harus mengakui kepada Jahweh bahwa kita sungguh sungguh terikat dengan dosa sampai kematian kita. Dan kita harus percaya kepada Injil air dan Roh, dan berdiam di dalam kuasa Injil ini. Pengakuan iman yang benar ini lebih dari cukup untuk membuat kita
berdiam di dalam iman yang percaya kepada Injil air dan Roh, dan untuk membasuhkan segala dosa kita. Demikianlah kita harus memberitakan Injil air dan Roh kepada orang-orang lain juga, dan caranya kita dimampukan untuk datang kepada Jahweh di dalam kekudusan dan dengan hati nurani yang bersih. Ini membuat kita menjadi prajurit Jahweh yang benar, dan menang dalam peperangan rohani dengan iman. Adalah karena orang-orang benar sudah percaya
kepada Injil air dan Roh sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan Jahweh, untuk memuji Jahweh yang sudah menghapuskan segala dosa mereka, dan untuk berdiam dan hidup di dalam terangNya sampai selamanya. Percayalah kepada kebenaran ini dan masukkan ke dalam hati anda. Kita yang percaya kepada Injil air dan Roh juga melakukan dosa setiap hari, karena kita memang memiliki kelemahan di dalam daging kita. Bagaimana, kemudian, kita harus mengakui dosa dosa itu? Apakah cukup untuk mengakui dengan terperinci seperti mengatakan, “Tuhan, saya melakukan dosa ini dan itu?” Tidak. Pengakuan dosa yang bagi kita orang-orang benar adalah mengakui hakekat kita yang sebenarnya kepada Jahweh—yaitu, untuk mengakui kepada Jahweh bahwa kita memang terikat kepada dosa sampai hari kematian kita—dan
berdiam di dalam iman yang percaya kepada Firman Injil air dan Roh.

Kita bisa membuat pengakuan yang benar kepada Tuah dengan mengakui hakekat kelemahan daging kita. Apakah orang-orang benar atau orang-orang berdosa, ketika berkaitan dengan pengakuan dosa seseorang, kita semua harus mengakui bahwa hakekat dasar dari daging mereka adalah sedemikian sampai mereka tidak bisa menghindar dari dosa, dan mereka harus mengakui bahwa mereka melakukan dosa setiap waktu bukan hanya dengan daging
mereka, tetapi dengan pemikiran juga. Dengan cara ini, mereka mengaku dosa dengan benar kepada Jahweh. Dan mereka harus memiliki iman yang senantiasa berpegang dan percaya kepada Injil air dan Roh –yaitu, kita jangan pernah lupa bahwa Tuhan sudah menghapuskan dosa kita sekali untuk selamanya melalui baptisan dan curahan darahNya, dan bahwa Ia sudah menunjukkan kepada kita kuasa keselamatan yang benar. Mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh di hadapan Jahweh akan memahami betapa efektifnya kuasa Injil keselamatan ini ketika diaplikasikan kepada hatinya orang-orang percaya untuk dibasuhkan dari segala dosanya. Adalah dengan percaya kepada Injil air dan Roh dengan hati kita sehingga kita bisa membasuhkan dosa dosa dari hati nurani kita, dan adalah karena hal inilah kita kemudian bisa bersyukur kepada Tuhan. Lebih lagi, karena iman kepada Injil ini sudah membasuhkan
hati nurani kita juga, maka ia memampukan kita untuk menghadap Jahweh dengan hati nurani yang benar (1 Petrus 3:21).

Ketika kita percaya kepada Injil air dan Roh, hati nurani iman kita yang benar membawa kita kepada kebenaran Jahweh sampai selamanya. Hal itu juga memampukan kita untuk berdiam di dalam terang, dan melakukan pekerjaan Jahweh selamanya di dalam terang ini. Dengan demikian, iman kepada Injil air dan Roh ini mutlak sangat diperlukan bagi
orang-orang benar dan orang-orang berdosa juga. Bagaimana Daud mengaku
dosa ketika melakukan dosa? Ia mengaku hakekat dasarnya di hadapan Jahweh Iman Daud yang memancarkan pengakuan iman yang benar kepada Jahweh dinyatakan di dalam Mazmur 50:7-9.

Karena Tuhan menghendaki kebenaran di dalam batin kita, Daud mengakui kepada Jahweh, “Dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.” “Tuhan, inilah diriku yang sebenarnya. Aku terikat kepada dosa sampai aku mati. Demikianlah hakekat dasarku.” Daud mengaku kepada Jahweh, dengan kata lain, dengan cara demikian. Melalui pengorbanan pada Hari Raya Pendamaian yang dipersembahkan di Kemah Suci, Daus sudah dibasuhkan dari segala dosanya dengan percaya kepada Juruselamat yang akan datang, yang akan menerima baptisan dan mencurahkan darahNya bagi dosa dosa Daud. Ketika Daud mengakui dosa dosanya, ia mengakui hakeka dasar keberdosaannya kepada Jahweh dan memandang kepada belas kasihan Tuhan. Ia mengakui kepada Tuhan bahwa pada dasarnya ia tidak bisa menghindar dari melakukan dosa, dan bahwa ketika ia diciptakan di dalam kandungan ibunya, ia dikandung di dalam dosa. Dalam pengakuannya ia mengatakan, “Tuhan, saya orang berdosa besar sejak lahir. Tuhan, karena saya hanya sekedar setumpuk dosa, saya berzinah dengan
Betsyeba, dan saya membunuh tentaraMu yang setia.

Saya berdusta kepada bangsaku dan bahkan kepadaMu. Jadi saya menghujat Engkau, dan saya
melanggar semua Dasa TitahMu.” Demikianlah pengakuanNya. Dengan kata lain, Daud mengakui kepada Tuhan bahwa inilah keberadaan dasarnya.
Ketika anda dan saya mengakui dosa dosa kita kepada Jahweh, kita harus mengakui dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Dan ketika kita mengakui dosa dosa kita, tidak cukup bagi kita hanya dengan mengakui satu dosa setiap harinya; namun, kita harus mengakui bahwa pada dasarnya kita adalah benih dosa yang tidak bisa tidak melakukan dosa sampai hari kita mati. Inilah sebabnya kita harus percaya kepada Injil air dan Roh. Adalah dengan percaya kepada Tuhan bahwa Ia sudah membebaskan kita dari segala dosa kita melalui Injil air dan Roh inilah
sehingga hati kita bisa dibasuhkan secara sempurna. Ketika kita membuat pengakuan yang benar di hadapan Jahweh, dan memiliki iman yang konkret kepada Injil air dan Roh, kita bisa bersyukur epadaNya atas keselamatan anugerahNya dan melakukan pekerjaan Jahweh dengan konsisten tanpa diikat oleh kelemahan kita. Hanya ketika anda mengakui kelemahan dasar anda sajalah kemudian anda bisa bersyukur kepada Tuhan atas Injil pengampunan dosa yang diberikanNya kepada anda. Dan hanya ketika anda berdiam di dalam terang Tuhan dengan percaya kepada Injil air dan Roh inilah anda kemudian bisa menjadi para pekerja yang
memberitakan terang keselamatan kepada mereka yang masih belum memahami Injil yang sejati ini. Dalam Mazmur 51, Daud berdoa kepada Jahweh untuk memulihkan sukacita keselamatannya. Dan ia berdoa agar Jahweh akan memampukan dia untuk memberitakan jalan kebenaranNya kepada mereka yang belum mengenal jalan itu. Kita, juga, seperti
Daud. Kita juga sudah diselamatkan dari segala dosa kita dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Jahshua sudah dengan setia menjadikan kita, yang percaya kepada Injil yang sempurna ini, orang-orang benar di hadapan Jahweh.

Dengan Firman Injil air dan Roh ini, Tuhan sudah memberikan kepada kita keselamatan pengampunan dosa yang lebih dari cukup untuk menjadikan kita sebagai anak-anak Jahweh.
Tuhan kita pada dasarnya memahami kelemahan kita. Karena kita memang makhluk dan umat
manusia, kita melakukan dosa setiap waktu sepanjang kita menjalankan kehidupan kita. Jadi kita cenderung melihat kelemahan kita sendiri, dan kita senantiasa terikat oleh dosa dan kelemahan kita. Sementara itu, kita meratapi diri kita sendiri, bertanya-tanya mengapa kita bisa menjadi sangat lemah, dan tidak memiliki cara untuk mengatasi kelemahan dosa kita, lalu kita tetap berkanjang didalam dosa kita. Tetapi dengan percaya serta meyakini Injil air dan Roh yang diberikan Tuhan kepada kita, kita bisa membasuhkan segala dosa kita. Inilah sebabnya Ia membasuhkan segala dosa kita sekali untuk selamanya dengan Injil air dan Roh. Karena itu, kalau seseorang dengan jelas menerima pengampunan dosa-dosanya dari Jahweh melalui iman, akan tetapi meski demikian ia hanya memiliki sedikit saja sukacita sesudah menerima
keselamatan di dalam hatinya, maka ia adalah orang yang belum mengakui dosa dosanya kepada Jahweh dengan menempatkan keyakinannya kepada Injil air dan Roh. Pengakuan yang benar itu didasarkan kepada iman yang benar yang menguatkan roh kita yang lemah.

Sekarang kita harus memahami apakah pengakuan yang benar itu, dan kita harus memahami kuasa dari pengakuan yang benar. Tuhan kita sudah mengatakan kepada kita semua tentang kuasa dari Injil air dan Roh. Ketika kita mengakui kepada Jahweh seperti Daud, bahwa kita pada dasarnya terikat akan dosa sampai hari kematian kita, Jahshua kemudian memenuhi hati kita dengan anugerah pengampunan dosa dariNya yang sudah membasuhkan dosa dosa kita melalui Injil air dan Roh. Dan Injil yang indah ini mendorong kita untuk memberitakan Injil yang
berkuasa ini dengan menyegarkan hati kita. Hal inilah yang membuat kita memuliakan Tuhan setiap waktu. Singkatnya, kuasa Injil ini memampukan kita untuk tidak terikat oleh kelemahan kita sendiri, untuk menjelaskan kebenaran Jahweh kepada dunia ini, dan untuk memiliki hati yang penuh syukur dan terima kasih kepada Jahweh.

Saya bersyukur kepada Jahweh yang memulihkan kita dengan iman. Haleluya! Saya menaikkan syukur dan memuji Jahweh, yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita.
Apakah yang dikehendaki Jahweh dari kita, orang-orang yang dilahirkan kembali?
Adalah agar kita tidak terikat oleh kelemahan kita sendiri, tetapi dengan gencar bekerja bagi
Injil Jahweh dengan iman. Sekali kita menerima pengampunan dosa kita, Jahweh menghendaki agar kita tidak terikat oleh kelemahan kita, tetapi melakukan pekerjaanNya dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Meski kita mungkin memiliki kelemahan kta, Jahweh menghendaki agar kita memiliki iman yang benar, mengakui kecemaran kita, bersyukur kepadaNya karena menyelamatkan orang-orang seperti kita, dan menjalani kehidupan kita untuk memberitakan Injil air dan Roh kepada semua orang-orang berdosa. Jahweh menghendaki agar orang-orang yang percaya kepadaNya memberitakan jalan kebenaranNya, Injil air dan Roh meski di tengah-tengah kelemahan mereka.
Jahweh menghendaki kita memerdekakan diri kita dari semua kelemahan dengan mengakui hakekat kita yang sebenarnya di hadapanNya, dan Ia sangat berkenan ketika kita memberikan korban pujian yang benar di dalam iman. Saudara seiman, ketika berkaitan dengan pengakuan dosa anda, anda harus memahami bahwa mengatakan kepada Jahweh bahwa anda tidak memiliki dosa adalah sama dengan menjadikan Dia pendusta. Tidak ada di antara kita
yang tidak memiliki dosa terhadap Jahweh. Semua manusia melakukan dosa. Meski demikian, Injil air dan Roh bisa membasuhkan dosa dosa ita sepenuhnya.
Dengan demikian, dengan menempatkan iman kita kepada Injil air dan Roh, kita harus semakin
mendekat kepada Jahweh dan memuliakan Dia. Meskipun kita percaya kepada Injil air dan Roh, kita juga mengakui bahwa kita manusia juga, bahwa kita terikat oleh dosa sampai mati. Sekarang, kita harus mengakui kelemahan kita, dan kita harus senantiasa mengakui kelemahan kita dan iman kita kepada Injil air dan Roh yang diberikan oleh Jahweh. Hanya setelah itu kita bisa mengenakan kuasa yang akan memerdekakan kita dari segala dosa kita dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Kita memang harus dimerdekakan dari segala dosa yang sudah mengikat kita dalam belenggu dengan percaya kepada Injil air dan Roh ini.

Sebagaimana Samson memutuskan semua tali yang mengikat tangannya (Hakim-Hakim 15;14), kita, juga, harus mengalahkan kelemahan kita dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Dengan iman kita kepada Injil yang indah ini, kita harus melepaskan diri dari semua kelemahan kita, berdiri tegak, dan menjalani kehidupan yang mempermuliakan Jahweh. Kita semua diikat oleh dosa sampai hari kematian kita. Tetapi dengan mengakui bahwa kita memang ditentukan untuk melakukan dosa sampai nafas terakhir kita, dengan percaya kepada Injil air dan Roh, dan berdiam di dalam iman ini, kita semua harus meninggikan kebenaran Jahweh. Jahweh sudah
memulihkan kita sebagai jiwa-jiwa yang tidak memiliki dosa, dan Ia sudah memberkati kita untuk menjadi manusia yang memuliakan Dia dan memberitakan Injil kepada orang-orang berdosa. Adalah untuk membuat kita mengenakan berkat yang demikian sehingga Ia menggunakan kata “pengakuan” di dalam bagian Alkitab hari ini.

Apakah anda memahami apa pengakuan yang sebenarnya itu? Rasul Yohanes berbicara kepada orang-orang berdosa dan juga kepada orang-orang benar. Karena itu, kalau ada orang berdosa yang duduk di dalam Gereja Jahweh yang belum mengenal Injil air dan Roh, kita harus terlebih dahulu memberitakan Injil yang benar ini kepadanya, sehingga ia terlebih dahulu akan percaya kepada Injil yang indah ini dan menerima pengampunan dosa di dalam hatinya. Hanya setelah itu ia kemudian bisa menerima pengampunan dosa dengan kuasa Injil dan memiliki
persekutuan yang benar, yang masuk ke hati dengan sesama orang-orang benar.

Label:

Jumat, 06 Juni 2008
Mengaplikasikan Bagian Ini Dalam Bagian Orang Orang Benar
Bagaimana kita mengaplikasikan bagian ini dalam bagian orang orang benar?
Sekarang mari kita mengaplikasikan 1 Yohanes 1:9 kepada orang-orang benar yang percaya kepada Injil air dan Roh. Tertulis di dalam 1 Yohanes 1:9-10, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firmanNya tidak ada di dalam kita.” Mereka yang percaya kepada Firman Injil air dan Roh memahami bahwa Tuhan sudah dan sekaligus membasuhkan segala dosa yang mereka lakukan karena kekurangan mereka ketika masih hidup di dunia ini, dan bahwa dengan itu Ia sudah menyelamatkan mereka. Karena mereka dengan teguh percaya kepada Kebenaran ini, hati mereka bisa dipelihara oleh kuasa dari Injil air dan Roh, ketika mereka mengakui segala dosa mereka dengan iman kepada Injil yang benar. Bahkan meski kita
melakukan dosa setiap hari, setiap kali kita mengakui iman kita kepada Injil air dan Roh, Jahshua Kristus, Pembela kita, menyatakan kepada kita bahwa Ia sudah menghapuskan bahkan dosa dosa itu lebih dari 2.000 tahun yang lalu dengan baptisan dan curahan darahNya di kayu salib. Dengan demikian, mereka yang dilahirkan kembali dari air dan Roh bisa menerima Injil kebenaran, dengan iman, sebagai bukti akan kenyataan bahwa hati mereka sudah dibasuh dari segala dosa, dan menjadi putih seperti salju.

Dengan mengaplikasikan 1 Yohanes 1:9 kepada diri mereka sendiri, orang-orang benar bisa
menegaskan anugerah keselamatan bahwa segala dosa itu sudah dibasuhkan oleh Tuhan, setiap kali mereka mengakui dosa dosa harian mereka atas dasar Injil air dan Roh. Bagian di dalam ayat 9, “Ia adalah setia dan adil,” berarti bahwa Tuhan sudah menghapuskan pelanggaran yang di masa yang akan datang dengan kuasa Injil air dan Roh yang diberikanNya kepada kita. Bagian ini juga mengandung makna bahwa Tuhan sudah menyelamatkan kita, yang tidak bisa tidak melakukan dosa karena kekurangan kita, dari segala dosa kita, melalui Injil air dan Roh,
Orang-orang benar juga melakukan dosa setiap hari, tetapi mereka tidak bisa menjadi orang berdosa skali lagi karena dipennuhi dengan dosa pribadi, ebab mereka bisa membaharui pengenalan mereka akan Kebenaran secara lebih konkret lagi dengan mengakui dosa dosa mereka di dalam kuasa Injil air dan Roh. Demikianlah, bagian di dalam 1 Yohanes
1:9 memberikan kuasa Injil air dan Roh kepada orang-orang yang dilahirkan kembali setiap kali
mereka mengakui dosa dosa mereka di dalam Kebenaran.

Jahweh sudah berjanji di dalam Perjanjian Lama bahwa Ia akan menyelamatkan kita dari segala dosa dunia, dan ketika saatnya tiba, ia mau menggenapi janji keselamatan ini melalui Jahshua Kristus. Karena itu, Tuhan datang ke dunia ini, menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, mencurahkan darahNya di kayu salib ketika memikul kelemahan orang-orang berdosa, bangkit kembali dari kematian, dan dengan itu sudah
membasuhkan segala dosa kita sekali untuk selamanya, dan dengan itu menggenapkan janjiNya
sekali untuk seterusnya Apa yang dinyatakan 1 Yohanes 1:9 kepada kita?

Ia menyatakan bahwa dengan Injil air dan Roh,Tuhan sudah melenyapkan segala dosa pribadi kita 1 Yohanes 1:9 menunjukan Kebenaran bahwa Tuhan sudah melenyapkan semua dosa pribadi kita dengan kuasa Injil air dan Roh. Tuhan kita sudah melenyapkan segala dosa dunia dengan kuasa Injil ini. Ini berarti, karena itu, bahwa segala dosa yang dilakukan oleh orang-orang yang percaya kepada Injil air dan Roh sudah dibasuhkan dengan kuasa Firman. Karena orang-orang benar juga melakukan dosa ketika ia hidup di dunia ini, mereka juga harus
senantiasa memandang kepada kuasa Injil air dan Roh, dan percaya kepada Firman Kebenaran yang sudah membasuhkan segala dosa mereka dengan secara terus terang mengakui segala dosa yang sudah mereka lakukan. Meskipun kita adalah orang-orang benar, di hadapan Jahweh, kita tidak lain hanyalah manusia yang lemah yang tidak bisa tidak melakukan dosa kepadaNya setiap hari. Inilah sebabnya dengan menempatkan iman kita kepada kuasa Injil air dan Roh, kita harus memandang kepada Tuhan yang sudah menguduskan kita. Meskipun kita adalah orang-orang benar, kita juga perlu mengakui dosa dosa kita dengan dasar iman kepada Firman. Dengan
melakukan hal itu, kita bisa memelihara hati kita untuk senantiasa kudus.

Ada tertulis, “Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa” (Pengkhotba 7:20). Ini berarti bahwa bahkan orang-orang benar juga melakukan dosa kepada Jahweh setiap hari. Karena itu, bagi kita juga, sangatlah tepat dan layak untuk mengadakan pengakuan dosa kita setiap kali kta melakukannya dengan menempatkan iman kita kepada Firman Injil air dan Roh. Yang harus kita pahami di hadapan Jahweh adalah bahwa tidak da seorangpun yang dihapuskan dosa dosanya hanya karena pengakuannya itu, dan hanya ketika pengakuan itu didasari oleh iman kepada Firman Injil air dan Roh saja kemudian dosa dosa itu dihapuskan. adalah orang-orang benar yang memiliki Injil air dan Roh yang diberikan oleh Jahweh, kita harus menyelesaikan dosa dosa harian kita dengan iman kita kepada Injil ini. Orang-orang benar yang baru saja saya bicarakan tadi menunjuk kepada mereka yang memiliki iman kepada Injil air dan Roh. Iman kita adalah iman yang percaya kepada Firman Injil air dan Roh, dan iman ini adalah seperti menabung uang dalam jumlah yang banyak di bank,
yang bisa kita ambil untuk kita gunakan pada waktunya. Ketika anda dan saya memiliki iman
kepada Injil air dan Roh di hadapan Jahweh, dan ketika kita menunjukkan iman ini kepadaNya dan datang ke hadiratNya dengan iman ini, kita bisa terus memiliki persekutuan yang benar dengan Jahweh yang kudus ini meski kita memiliki kelemahan.

Bahkan bagi kita orang-orang Kristen yang sudah dilahirkan kembali, kalau kita tidak mengakui segala dosa kita dan menegaskan sekali lagi bahwa Tuhan sudah menghapuskan segala dosa kita dengan Injil kebenaran air dan Roh, tdak akan ada persekuan yang benar dengan Jahweh. Karena kita melakukan dosa setiap kali, gar kita memiliki persekutuan yang benar dengan Jahweh, mutlak diperlukan adanya pengakuan setiap hari akan dosa dosa kita.

Label:

Kamis, 05 Juni 2008
Jahshua Sungguh Sungguh Penolong
Adalah ketika saya sudah jatuh ke dalam dunia ini, ketika kekuatan rohani saya melemah, saya sungguh sungguh bisa lebih menghargai kenyataan bahwa Jahshua Sungguh Sungguh Penolong dan Pembela saya. Dalam saat seperti itu, ketika saya datang ke Gereja Jahweh dan mendengar FirmanNya, ketika saya memuji Dia, dan ketika saya menyelimuti diri saya dengan suasana rohani dari berkumpulnya orang-orang yang percaya kepada Injil air dan Roh, saya mengalami sendiri bahwa Jahshua Kristus sekali lagi menguatkan hati saya, menghibur saya, dan memberika kekuatan baru kepada saya. Saya sangat menghargai saat-saat seperti itu dimana Jahshua Jahweh kita membela kita terhadap segala sesuatu. Setiap kali kita berkumpul di dalam Kebenaran, Roh Kudus bekerja di antara kita dengan kuat. Inilah sebabnya bersekutu di dalam
Gereja Jahweh itu sangatlah penting, sebagaimana tertulis di dalam Alkitab, “Janganlah kita
menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” (Ibrani 10:25).

Jahshua Kristus adalah Jahweh yang memberikan kekuatan baru kepada mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, membasuhkan hati mereka yang kotor, dan menjadikan hati mereka bersih kembali, memberikan iman, memegang mereka dan menolong mereka. Jahshua yang Ilahi ini tidak lain dari Jahweh sendiri bagi anda dan saya. Anda menerima pertolongan ketika anda datang ke dalam Gereja Jahweh. Dan Roh Kudus sendiri yang akan menguatkan hati anda, menasehati anda, meneguhkan kembali iman anda di atas dasar yang teguh, memberikan kepada anda pemahaman, dan memperbaharui anda. Kalau anda percaya kepada Injil air dan Roh, anda pasti sudah mengalami hal ini. Gereja Jahweh diatur oleh Roh Kudus, meskipun tidak nampak oleh mata kita. Jadi ketika kit datang ke Gereja Jahweh dan memuji Dia bersama-sama, Roh Kudus membuat kita merasa tidak tenang ketika ada kesalahan di dalam hati kita, dan ketika ada kesalahan di dalam pengertian kita, Ia memampukan kita memperbaikinya. Jahweh menolong kita dalam banyak aspek dan cara. Jadi, ketika pertemuan kita selesai, kita mendapatkan kekuatan yang lebih besar lagi untuk semakin gigih bekerja bagi Dia. Kita
ditolong oleh Jahweh dengan cara demikian: Melalui penyembahan dan persekutan, kita mengalami kepenuhan ark, dan hakekat yang nyata dari kasih Jahshua Kristus, yang adalah Jahweh sendiri.

Adalah Orang-orang yang Percaya kepada Injil air dan Roh yang Merupakan Orang-orang Kristen yang Hidup

Jahshua Kristus Jahweh kita ada sebagai Pribadi yang menolong kita demikian. Karena Ia adalah Jahweh bagi kita, di masa dan jaman ini, melalui Gereja Jahweh dan melalui anda, Ia bisa membasuhkan dosa semua manusia dengan Injil air Roh. Inilah yang dijelaskan oleh Rasul Yohanes kepada kita, dan bahkan sekarang, pada saat ini juga,
demikianlah caranya Jahweh bekerja di dalam kita, GerejaNya. Jadi kalau ada seseorang yang sudah menerima pengampunan dosa tetapi tidak berdiam di dalam Firman Jahweh, ia ditentukan untuk jatuh ke dalam dunia dan terhanyut, seperti seorang anak yang lari dari rumahnya. Kalau Jahshua Kristus Jahweh kita tidak memelihara hati kita dengan baik, maka
akhirnya kita akan hanyut dan menjauh sampai kita tidak bisa kembali kepada Gereja Jahweh meskipun kita menginginkannya. Namun, meski iman anda kepada Jahshua Kristus tidak begitu besar, kalau anda terus datang ke Gereja Jahweh, mendengarkan FirmanNya, menyembah Dia,
dan memuji dalam kesatuan dengan anggota gereja anda, kemudian anda akan mengalami bahwa Jahshua Kristus yang Ilahi itu akan menyembuhkan hati anda dari segala kesalahan dan luka-luka anda, dan menjadikan hati anda sempurna lagi. Jadi syukur kepaa Jahshua Kristus Jahweh kita dan karena pertolonganNya kita bisa menjalani kehidupan kita dengan iman. Tidak seorangpun yang bisa mengatakan sesuatu yang bisa menghiburkan kita, tetapi kita tetap saja terhibur dan sangat tertolong. Kita memang sungguh-sungguh menerima penghiburan dan pertolongan itu. Mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh bisa sungguhsungguh
merasakan Jahshua Kristus yang Ilahi itu dengan hatinya melalui gereja. Adalah pengharapan
dan doa saya untuk anda semua bahwa anda, para sahabat dan orang-orang kudus di seluruh dunia yang bekerja bersama kami, akan berkumpul bersama di dalam Gereja Jahweh dimana anda bisa memelihara kehidupan rohani anda dan menguatkan iman anda dengan pertolongan dari Tuhan Jahshua, Jahweh yang sejati.

Di sisi lain, mereka yang tidak percaya kepada Injil air dan Roh tidak bisa melakukan pekerjaan
Jahweh bersama dengan kita. Tidak seorangpun, tidak perduli bagaimana pendidikan dan
kecerdasannya, bisa ada di sana dan berkhotbah kepada orang-orang benar. Tidak semua orang bisa duduk dimana kita duduk dan mengkhotbahkan Firman atau ditolong oleh Jahshua Kristus di dalam GerejaNya. Hanya karena kita percaya kepada Jahshua Kristus yang Ilahi dan kepada Injil air dan Roh sehingga kita bisa menjadi anak-anakNya dan menjadi anggota GerejaNya.
Sekarang, Rasul Yohanes berkata kepada mereka yang menerima pengampunan dosa dari Jahshua ristus Jahweh kita untuk saling mengasih , dan bahwa hanya dengan demikian mereka bisa menaati perintah Jahweh. Sebagaimana yang tertulis di dalam 1 Yohanes 2:5, “Tetapi barangsiapa menuruti firmanNya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Jahweh; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.”

Di sini, kata “barangsiapa menuruti firmanNya” tidak berarti orang yang menuruti Hukum Taurat, tetapi berarti yang percaya kepada FirmanNya. Sebagaimana Musa meremukkan dua loh batu Hukum Taurat di depan bangsa Israel ketika ia turun dari gunung, kita juga tidak akan bisa memelihara Hukum Jahweh dan bahkan melanggar serta meremukannya. Jadi, Alkitab mengatakan, “Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat” (Galatia 3:10). Kita tidak bisa mentaati satupun dari perintahNya Namun, ada satu hal yang Jahshua Kristus Jahweh kita mampukan kita untuk mentaatinya, dan ini tidak lain dari Firman Injil air dan Roh. Iman kita kepada Injil air dan Roh adalah dasar dari semua iman kita kepada Firman Jahweh. Dengan kata lain, kalau kita tidak memiliki iman kepada Injil yang benar ini, semua iman kita kepada FirmanNya pastilah salah.
Karena itu, Rasul Paulus mengatakan, “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Jahweh, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman” (Roma 1:17).

Bagi kita yang percaya kepada FirmanNya, Jahweh membasuhkan segala dosa kita dengan Injil
air dan Roh, menyelamatkan kita dari segala dosa kita dan hukumannya, menolong kita, menjadikan kita anak-anakNya, menyembuhkan kita, membuat kita mengenakan anugerahNya, memimpin kita, dan mempermuliakan kita. Bagian ini menjelaskan kepada kita bahwa Jahweh didapati di dalam diri mereka yang percaya kepada Jahshua sebagaimana adanya. Merekalah orang-orang yang “menuruti FirmanNya.” Adalah karena kita orang-orang yang dilahirkan kembali adalah orang-orang yang percaya kepada Jahshua Kristus yang Ilahi sebagai Jahweh
yang benar di dalam hati kita, Jahweh akan memelihara kita, tetapi kalau kita tidak percaya
kepada Jahshua Kristus dengan iman yang demikian, maka Jahweh tidak akan memelihara kita.
Namun banyak orang yang tidak memahami apa yang dikatakan oleh Rasul Yohanes di dalam bagian ini. Saya yakin bahwa Jahweh ada di dalam hati mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, dan bahwa ia menjadikan iman kita kepada FirmanNya semakin kuat setiap hari. Bagi mereka yang sungguhsungguh percaya kepada Injil air dan Roh, Jahweh memberikan pengampunan dosa dan berdiamnya Roh Kudus di dalam hati kita. Dan Jahshua sang Jahweh
yang benar untuk selamanya menjadi pembela mereka, menghiburkan mereka, menguatkan mereka, memberkati mereka, dan melindungi mereka senantiasa. Di dalam diri mereka yang percaya kepada Jahshua Kristus yang Ilahi itu sebagai Juruselamat, Jahweh Bapa berdiam. Di dalam hati mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, dan di dalam GerejaNya, a senantiasa menyertai mereka. Inilah yang dijelaskan oleh Rasul Yohanes di sini.

Bagian yang dikatakan Rasul Yohanes sudah digenapkan di dalam diri kita hari ini. Meskipun kita mendapati kesulitan berbicara mengenai iman yang demikian sebelum kita dilahirkan kembali, sekarang kita bisa memberitakannya kepada orang-orang lain. Kita sudah menjadi kelompok protagonis di dalam bagian Alkitab hari ini. Semua janji di dalam Alkitab
bukan untuk orang lain tetapi untuk anda dan saya. Saya bersyukur kepada Jahweh akan kenyataan bahwa Firman yang dikatakanNya di dalam 1 Yohanes 2:1-5 ini sudah digenapkan di dalam kita yang percaya kepada Injil air dan Roh. Saya sangat ersyukur kepada Tuhan Jahshua karena Ia sudah menjadi Juruselamat dan Gembala bagi semua orang yang percaya kepada Injil air dan Roh, dan bahwa Ia sudah untuk selamanya menolong mereka sebagai Pengantara sejati mereka. Ketika Jahweh menolong mereka, Ia melakukannya melalui GerejaNya. Karena itu, saya mendorong anda, para rekan sekrja dalam missi kami, untuk mengunjungi web site kami sesering mungkin untuk menerima makanan rohani yang baru dari kami, dan untuk tetap berhubungan dengan kami sehingga kami bisa menuntun anda menempuh jalan yang benar.
Tolong, berdoalah kepada Jahweh untuk kami sehingga kami bisa terus melakukan pelayanan kami, menerjemahkan lebih banyak buku ke lebih banyak bahasa dan menyediakannya bagi orang-orang yang mencari Kebenaran.

Label:

Ketika Seseorang Percaya kepada Kasih Jahweh
Ketika Seseorang Percaya kepada Kasih Jahweh, Sangat Wajar Kalau Dia Percaya kepada Injil air dan Roh yang Diberikan Jahweh kepada Kita.
Anda harus percaya kepada Kebenaran ini, bahwa Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, datang ke dunia ini, dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, mencurahkan darahNya, dan sudah dengan demikian menghapuskan segala dosa dunia. Saya, salah satunya, percaya kepada semua yang dilakukan Jahshua yang Ilahi itu bagi kita. Saya bisa percaya kepada Kebenaran ini—bahwa Jahshua itu Jahweh ; bahwa untuk menyelamatkan kita dari segala dosa dunia, Ia datang ke dunia ini dalam rupa manusia melalui tubuh Perawan Maria dan menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan; bahwa untuk menggenapi Firman yang menyatakan, “Upah dosa
adalah maut” (Rma 6:23), Ia menggantikan kita menanggung hukuman atas dosa kita dengan
disalibkan; bahwa Ia bangkit kembali dari kematian; bahwa Ia sekarang hidup selamanya, dan bahwa Ia sudah, dengan melakukan semuanya itu, menjadi Juruselamat kita.

Bisakah anda juga percaya kepada Kebenaran ini di dalam hati anda? Bisakah anda juga percaya
bahwa Jahshua Kristus adalah Pengantara bagi kita, dan bahwa Ia sudah menjadi Penolong bagi kita? Jahshua Kristus yang Ilahi ini adalah Dia yang menolong kita. Setiap kali kita kalah oleh kelemahan kita dan jatuh di dalam dosa, Jahshua Kristus Jahweh kita saja yang datang untuk menolong dan menyelamatkan kita. Dialah satu-satunya yang sepenuhnya menyelamatkan kita, Yang menanggung segala dosa kita ke atas tubuhNya dan menanggung hukuman menggantikan kita. Inilah sebabnya saya senantiasa bersyukur kepada Jahshua Kristus Jahweh kita. Dan inilah sebabnya saya senantiasa bersaksi tentang Dia.

Lega dan Bersyukur karena Jahshua Kristus Sudah Menjadi Pengantara Kita

Bagi mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, sudah menjadi Pengantara yang senantiasa menolong mereka, dan Ia membereskan semua dosa dosa mereka untuk selamanya. Dengan membereskan semua hukuman atas segala dosa kita, Jahshua Kristus yang Ilahi ini sudah menyelamatkan kita dri dosa dosa itu. Mereka yang mengenal Kebenaran Injil air dan Roh harus memahami juga bahwa Jahshua itu Jahweh. Kita semua harus mengerti bahwa sejauh berkaitan dengan kita, Jahshua Kristus Jahweh yang sejati sudah menjadi Pengantara yang senantiasa menyelamatkan kita. Dan, setiap kali kita lemah, kita harus percaya kepada Kebenaran ini, bahwa Jahshua Kristus Jahweh kita sudah menghapuskan segala dosa kita dengan dibaptiskan dan mencurahkan darahNya.

Jahshua Kristus Jahweh kita sudah sungguh sungguh menjadi Pengantara bagi kita. “Ya,
meskipun engkau lemah seperti ini, Aku bahkan menanggung segala dosa itu juga, bukan?” Bukankah itu yang dikatakan Jahshua Kristus Jahweh kita kepada kita? Ia memang mengatakan bahwa Ia sudah menanggung segala dosa kita, dan Ia mengajar kita, menghibur kita, dan menguatkan kita, semuanya melalui Injil air dan Roh. Bukankah memang demikian?
Manusia di seluruh dunia yang sekarang percaya kepada Injil air dan Roh harus memandang kepada Jahshua Kristus Jahweh kita dan percaya kepadaNya. Jahshua Kristus inilah yang senantiasa membela kita inilah orang-orang yang percaya kepada Injil air dan oh, menguatkan kita, menghibur kita, dan memberikan kekuatan untuk melangkah maju. Akan tetapi, orang-orang yang percaya kepada Injil air dan Roh, yang memberitakannya ke seluruh
penjuru dunia, sekarang mengatakan, “Aku tidak menemukan Gereja Jahweh di daerah saya. Apa yang harus saya lakukan?”

Saya ingin menjadikannya jelas untuk anda semua, “Anda, saudara dan saudari yang sudah diselamatkan dari segala dosa anda karena percaya kepada Jahshua Kristus Jahweh kita dan Injil air dan Roh, harus meneguhkan Gereja Jahweh dan memimpin jiwajiwa yang ada di sana.” Saya tidak mengatakan bahwa anda harus langsung membangun gedung gereja. Bukan itu, saya justru yakin bahwa anda harus memulai dengan menjadikan rumah anda sebagai tempat untuk beribadah, menyaksikan tentang Jahshua Kristus Jahweh kita, memberitakan Injil air dan Roh yang diberikanNya kepada kita dengan iman, membagikan kepada orang-orang lain buku-buku rohani yang kami kirimkan, dan dengan itu mengembalikan banyak jiwa kepada Tuhan Jahshua Kristus. Untuk melakukannya, anda harus terus menerima dan membaca buku-buku kami yang berisi kebenaran rohani, berbicara mengenai masalah rohani anda kepada kami melalui internet, dan hanya mengikuti langkah kami satu demi satu. Anda tidak perlu takut akan apa yang akan terjadi kepada anda. Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, adalah pembela anda, membela anda dari kelemahan anda dan menolong anda di setiap langkah anda. Adalah pengharapan Saya bahwa melalui Jahshua Kristus, anda akan mampu mendirikan Gereja Jahweh di sana, sehingga
orang-orang dalam jumlah yang tak terhitung banyaknya akan menerima pengampunan dosa
melalui Gereja anda, dan bahwa anda akan bergabung dengan kami dalam missi yang sangat
berharga dalam memberitakan Injil air dan Roh ke seluruh dunia.

Label:

Pemahaman yang Salah
Mungkin Ada Yang Berpikir, “Jahshua Sudah Menghapuskan Segala Dosa Kecuali Dosa Milikku
Yang Satu Ini.” Dalam pemahaman subyektif mereka sendiri, orang-orang itu bisa salah paham dan mengira kalau dosa tidak bisa dihapuskan. Tetapi itu pemahaman yang salah. Kita perlu mengenal Jahshua dengan benar sebagai Jahweh. Dan kita perlu memahami bahwa untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita, Ia datang ke dunia ini dalam rupa manusia, menanggung segala dosa dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, dihukum bagi segala dosa itu bagi dengan memikul segala dosa dunia dan mencurahkan darahNya di kayu salib, dan sudah
menjadi Jahweh yang benar dengan bangkit kembali dari kematian.

Karena itu, kalau kita tidak melakukan dosa tidak percaya bahwa Jahshua yang Ilahi itu sudah menjadi Juruselamat kita, maka kita bisa dari segala dosa kita, tidak perduli apapun itu. Kalau anda percaya bahwa Jahshua itu Jahweh, kemudian anda harus memahami bahwa Tuhan sudah menghapuskan segala dosa yang anda lakukan. Inilah sebabnya Ia menjadi Pengantara kita yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia. Rasul Yohanes dengan jelas mengatakan, “Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia” (1 Yohanes 2:2). Jahshua Jahweh kita, dengan kata lain, sudah menghapuskan segala dosa semua manusia di dunia ini bahkan pada saat kita berbicara, dan dengan itu, Tuhan juga sudah menyelamatkan kita. Adalah karena Jahshua adalah Jahweh dalam hakekatNya sehingga Ia sudah menyelamatkan kita dengan menanggung segala dosa
dunia sekali untuk selamanya melalui baptisan yang diterima-Nya dilahirkan kembali dari air dan Roh Yohanes Pembaptis, memikul semua ke atas bahuNya, mencurahkan darahNya di kayu salib dam mati, dan bangkit kembali dari kematian. Adalah dengan percaya kepada Jahshua Kristus yang Ilahi ini saya bisa mendapati dir saya dibebaskan dari segala dosa saya.

Rasul Yohanes juga menjelaskan mengenai bagian ini. Seperti Yohanes, saya, juga, memberikan
kesaksian mengenai Jahshua Kristus Jahweh kita, memberikan kesaksian akan iman yang paling hakiki, tentang Injil air dan Roh. Banyak orang-orang Kristen, terjebak oleh doktrin yang salah, sekarang justru menjauh dari Kebenaran yang satu-satunya itu. Tetapi saya puas di dalam hati saya, karena iman saya kepada Jahshua Kristus yang Ilahi dan Injil air dan Roh yang diberikanNya kepada saya. Hati saya merasa sejahtera karena saya percaya kepada
keselamatan yang digenapkan oleh Tuhan kita. Bagaimana dengan anda? Sudahkah dosa dosa
anda dilenyapkan dari hati anda, dan apakah hati anda juga merasakan kedamaian, karena iman yang sekarang anda miliki? Kalau tidak demikian, maka hati anda juga harus merasakan kedamaian dengan percaya kepada Jahshua Kristus Jahweh kita dan Injil air dan Roh yang diberikanNya kepada anda. Dengan dibaptiskan, mencurahkan darahNya, dan bangkit
kembali dari kematian, Jahshua Kristus, Jahweh sendiri, sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita.

Bukankah Jahshua yang Ilahi ini sungguhsungguh sudah menyelamatkan kita? Jahshua Kristus
Jahweh kita yang sejati sudah sungguh-sungguh menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Siapakah Juruselamat ini? Jahshua Kristus. Siapakah Jahshua Kristus bagi kita semua? Dia adalah Jahweh sendiri. Siapa, kemudian, Jahweh Jahshua Kristus ini? Ia adalah Pencipta dan Penebus manusia. Kita semua harus percaya bahwa Jahshua Kristus adalah Juruselamat dan Jahweh kita. Melalui Injil air, darah dan Roh, Jahshua Kristus Jahweh yang sejati ini sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita sekali untuk selamanya. Jahshua Kristus yang Ilahi ini sudah memberikan kepada kita Firman Injil air dan Roh, sehingga kita bisa percaya kepadaNya sebagai Juruselamat. Ia sudah menjamin kita Kebenaran ini dengan keilahianNya, sehingga kita bisa percaya. Ia sudah menolong kita melalui Injil air dan Roh, sehingga kita bisa dibebaskan dari dosa kita. Ia sungguh-sungguh menggenapkan semua karya keselamatan. Jahshua Kristus Jahweh kita memang adalah Jahweh yang benar yang sudah membawa keselamatan kepada kita.

Label:

Pandangan kita tentang Jahshua
Pandangan kita tentang Jahshua adalah Kita Jangan Sampai Membatasi Jahshua Hanya Sebagai Bayi Kecil Jahshua Saja. Setiap kali kita berdoa kepada Jahweh, di dalam nama Jahshua kita berdoa. Namun kita melihat ada orang-orang yang berdoa di dalam nama Perawan Maria, dan bukannya berdoa di dalam nama Jahshua Kristus. Kalau anda masuk ke gereja Katolik, anda bisa dengan mudah menemukan banyak ikon Maria yang sedang menggendong bayi Jahshua di tangannya. Mereka berdoa bukan di dalam nama Jahshua tetapi di dalam nama Maria, meminta agar dia menyampaikan kepada Jahweh untuk mereka.

Tetapi ini keyakinan yang salah yang merendahkan Jahshua Kristus Jahweh kita. Dengan mengangkat doktrin di sini, saya tidak sedang berusaha menyalahkan Gereja Katolik, tetapi saya ingin agar anda memahami bahwa kita sering membatasi bayangan mengenai Jahshua hanya sebagai seorang bayi, dan ini adalah dosa merendahkan Jahshua Kristus Jahweh kita.
Yang ingin saya jelaskan di sini adalah bahwa kita semua harus memahami bahwa keilahian Jahshua adalah Jahweh bagi kita masing-masing, dan bahwa Jahweh ini hanya meminjam saja tubuh Maria, untuk menjadi Andak Domba Jahweh, untuk sementara waktu. Anda jangan sampai salah paham dan mengira bahwa Maria itu adalah istri dari Jahweh Bapa. Jauh dari hal itu, Bapa kita justru memakai Maria hanya sebagai alat untuk keselamatan—yaitu, karya yang digenapkan oleh Jahshua Kristus Jahweh kita untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita
sekali untuk selamanya dengan datang dalam rupa manusia, menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, mati di kayu salib, dan bangkit kembali dari kematian, semuanya unyuk membebaskan orang berdosa dari segala dosa dunia. Karena itu, mempermuliakan Maria lebih tinggi dari Jahshua Kristus Jahweh kita berarti melakukan dosa menghujat. Maria, manusia biasa, bukanlah seseorang yang lebih besar dari Jahweh, tetapi hanyalah sekedar makhlukNya.

Sebagaimana Maria sudah menerima anugerah dari Jahweh di dalam Alkitab, bagi anda dan saya juga, adalah dengan percaya kepada Injil air dan Roh bahwa kita menerima anugerah keselamatan dari Jahshua Kristus Jahweh kita yang sejati. Dan sebagaimana Maria dipakai sebagai alat Jahweh untuk sementara waktu, kita, juga, sudah diselamatkan oleh Jahweh dan dipakai sebagai alat oleh Jahweh untuk memenangkan jiwa orang-orang lain. Maria ini dipakai sebagai alat Jahweh tidak kemudian menjadikannya sebagai ibu secara rohani bagi Jahshua.

Adalah karena manusia tidak mengenal Jahshua di dalam hati mereka dan tidak mengenal
Injil air dan Roh, Kebenaran keselamatan yang sejati,sehingga mereka mengembangkan pemikiran yang salah, berusaha memasukkan Jahshua ke dalam pikiran daging mereka sesuai dengan logika kedagingan mereka. Bukannya Maria, Pengantara ilahi kita adalah Jahshua. Dengan kata lain, Jahshua Pengantara kita itulah Penolong kita. Ketika kita jatuh ke dalam dosa,
Jahshua Kristus Jahweh kita menolong kita, menyelamatkan kita dari segala dosa kita dan
menjadi Juruselamat kita. Karena Jahshua Kristus ini menjadi Jahweh kita, Ia sungguh-sungguh menjadi Juruselamat kita. Alasan saya mengkhotbahkan 1 Yohanes kepada anda adalah karena saya harus memberi makan kepada anda, anak-anak rohani yang dilahirkan kembali dari air dan Roh, dengan roti kehidupan yang benar. Adalah karena anda akan menghadapi kematian rohani kalau anda tidak makan roti rohani Injil air dan Roh yang diberikan Jahshua Kristus Jahweh kita. Di seluruh penjuru dunia saat ini, banyak orang Kristen yang percaya kepada Jahshua
tetapi masih tidak memahami Injil air dan Roh. Ini menjadi alasan sehingga kita harus terus menyiapkan bagi dunia makanan rohani untuk mengisi jiwa mereka.

Bagi semua manusia, kalau ia mengenal dan percaya bahwa Jahshua adalah Jahweh, akan datang saatnya dimana ia akan percaya bahwa Jahshua sudah dengan sempurna membebaskan kita dari segala dosa kita dengan Injil air dan Roh. Ketika seseorang menjadi percaya kepada Jahshua sebagai Jahweh yang sejati, kemudian ia bisa dengan mudah percaya kepadaNya sebagai Juruselamat yang sudah dibaptiskan dan disalibkan untuk menghapuskan segala dosa kita tanpa kecuali. Kita semua harus percaya kepda hal ini, karena Jahshua yang Ilahi itu memang Jahweh yang sudah memberikan pengampunan dosa kepada kita. Ada begitu banyak orang di dunia ini, dan mereka melakukan berbagai macam dosa. Tuhan kita adalah Pengantara yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Jahshua sudah menghapuskan
segala dosa kita dan menjadi Juruselamat kita. Tidak perduli apapun jenis dosa yang kita mungkin lakukan, kalau kita tidak melakukan dosa tidak percaya bahwa Jahshua itu Jahweh, dan bahwa Ia sudah menyelamatkan kita dengan datang ke dunia ini, dibaptiskan, mencurahkan darahNya dis a, dan bangkit kembali dari kematian—dan kalau kita menjadi percaya kepada Kebenaran ini—maka kita akan menerima kehidupan kekal. Bahkan kalaupun
anda melakukan segala macam dosa, Jahshua sudah menjadi Pengantra kita yang sudah menanggung segala dosa kita. Jahshua Kristus Jahweh yang sejati ini adalah Pengantara bagi semua manusia yang percaya kepada Injil air dan Roh.

Label:

Loading...