Kristen Protestan Blog
Blog Agama Kristen Protestan tentang Kebenaran Ajaran Firman Tuhan.
Jumat, 20 Juni 2008
Dalam Kitab Yang Mana
Dalam Kitab Yang Mana Nama Anda Sekarang Tercatat?
Wahyu 20:12-15 menjelaskan bahwa mereka yang memiliki dosa di dalam hati mereka namanya tercatat di dalam Kitab Perbuatan, sementara mereka yang sudah menerima pengampunan dosa dan dengan itu tidak memiliki dosa namanya tercatat di dalam Kitab Kehidupan. Karena semua manusia dilahirkan sebagai orang berdosa, nama semua manusia secara otomatis tertulis di dalam Kitab Perbuatan; namun, syukur kepada Tuhan yang sudah menghapuskan segala dosa kita, orang-orang yang percaya namanya dihapuskan dari Kitab Perbuatan dan sekarang sudah masuk ke dalam Kitab Kehidupan. Bagian ini juga mengatakan bahwa mereka yang namanya tertulis di dalam Kitab Perbuatan adalah orang-orang yang memiliki dosa di dalam hati nurani mereka, dan karena itu Ia akan membuang mereka semua ke dalam api yang kekal (Wahyu 20:15). Inilah penghakiman kematian kedua yang menantikan semua orang berdosa. Penghakiman kematian kedua ini adalah penghukuman atas dosa, hukuman yang membuang orang-orang berdosa kedalam lubang api untuk hidup di sana sampai selamanya.

Mereka yang namanya tertulis di dalam Kitab Kehidupan, di sisi lain, adalah orang-orang yang percaya bahwa Jahweh sudah dengan sungguh menyelamatkan mereka dari segala dosa mereka. Mereka adalah orang-orang yang percaya kepada keselamatan Jahweh yang tercantum dalam kain biru, kain ungu dan kain mereka yang kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya, dan yang, dengan iman mereka, masuk ke gerbang Kemah Su yang besar kepada mereka yang ungguh-sungguh sudah menerima pengampunan dosa di hati nurani mereka dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Orang-orang yang dosanya sudah dihapuskan oleh Jahweh adalah orang-orang yang mengenal bagaimana Jahshua Kristus sudah menghapuskan segala dosa seumur hidup mereka, dan mempercayainya. Adalah karena iman ini bahwa Jahweh mengijinkan kita untuk menerima dari Dia pengampunan dosa yang kekal.

Ini tertulis di dalam Ibrani 10:19-22, “Karena itu marilah kita menghadap Jahweh dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.” Dengan baptisan dan darah Jahshua, kita sudah menerima keberanian untuk masuk ke dalam Tempat Maha Kudus. Jahshua Kristus bisa mencurahkan darahNya hanya karena Ia terlebih dahulu sudah menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis (Matius 3:15). Di sini, penulis Ibrani mengatakan, “Kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Jahweh. Karena itu marilah kita menghadap Jahweh dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.” Untuk menghapuskan segala dosa manusua, Jahshua Kristus meninggalkan tahta kemuliaan Jahweh dan datang ke dunia ini. Sebagaimana sudah dijanjikan Jahweh melalui Nabi Yesaya, Jahshua memang dilahirkan ke dunia ini melalui rahim Perawan Maria. Mesias sendiri datang ke dunia ini dalam rupa manusia dan menanggung segala dosa kita melalui baptisanNya di sungai Yordan.

Mengapakah Jahshua Jahweh yang sejati harus dibaptiskan oleh seorang manusia, Yohanes
Pembaptis? Pertanyaan ini sudah menjadi misteri bagi pencari kebenaran selama berabad-abad. Namun, syukur kepada Tuhan, Ia sudah “menyatakan rahasia kehendakNya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaanNya” (Efesus 1:9). Tuhan sudah menjadikan kita memahami makna dari baptisanNya yang menjadi inti dari Injil air dan Roh, Injil asli yang diterima dan diberitakan oleh para Rsul. Ketika dikatakan di sini, “Mempunyai seorang Imam Besar sebagai Kepala Rumah Jahweh,” Imam Besar ini menunjuk kepada Jahshua Kristus. Jahshua Kristus adalah Imam Besar dari Kerajaan Surga, dan peranan Imam Besar dari dunia ini digemapi oleh Yohanes Pembaptis. Mengapa Jahweh perlu memilih seorang manusia bernama Yohanes Pembaptis, yang dikatakan terbesar dari antara semua yang dilahirkan oleh perempuan? Ini terjadi supaya Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita, dengan kata lain, Jahweh sendiri sebagai Imam Besar surgawi sudah merendahkan kepalaNya dihadapan Yohanes Pembaptis, wakil umat manusia (Matius 11:11), dan menerima baptisan yang melaluinya Ia menerima segala dosa dunia.

Adalah untuk menanggung segala dosa kita bahwa Jahshua Kristus menyrahkan tubuhNya sebagai korban persembahan bagi kita dan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Jahshua Kristus dikorbankan kepada Jahweh Bapa sebagai pengganti kita. Menunjuk kepada hal ini, Ibrani mengatakan bahwa “hati kita” sudah “dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni” (Ibrani 10:22). Bagian ini juga mengatakan, karena itu, “marilah kita menghadap Jahweh dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh” (Ibrani 10:22). Dikatakan di sini bahwa mereka yang menyadari kalau dirinya adalah seonggok dosa sudah dibasuhkan dari hati nurani yang jahat dan dibasuh tubuhnya dengan air yang murni. “Air yang murni” yang disebutkan di sini menunjuk kepada baptisan yang diterima Jahshua (1 Petrus 3:21). Apakah anda tahu berapa banyak dosa yang anda lakukan di sepanjang kehidupan anda? Manusia dilahirkan dengan dosa sejak di kandungan ibunya, dan ditentukan untuk menjalani kehidupan yang berdosa di sepanjang kehidupannya sampai ia mati.

Semua manusia, dengan kata lain, dilahirkan dengan lebih dari dua belas dosa pikiran: pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan (Markus 7:20- 22). Dan mereka melakukan dosa di sepanjang kehidupannya dengan tubuh dan hati mereka. Karena mereka selalu lemah, mereka melakukan dosa berbagai macam dosa itu tanpa henti. Mereka memahami bahwa dosa yang mereka lakukan hari ini akan mereka lakukan lagi di kemudian hari, dan dosa yang mereka lakukan tahun inib akan dilakukan lagi di tahun selanjutnya. Demikianlah, kita manusia ditentukan untuk terus melakukan dosa sampai saatnya kitamati. Namun, penulis surat Ibrani mengatakan di sini bahwa kita sudah membasuhkan tubuh kita dengan air yang murni. Ini berarti bahwa dengan secara pribadi dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Jahshua Kristus sudah menghapuskan segala dosa kita. Kapankan segala dosa kita sungguh-sungguh ditanggungkan kepada Jahshua dan dibasuhkan? Ketika Jahshua Kristus dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Tetapi di sisi kita, dosa dosa kita dibasuhkan ketia kita percaya kepada Kebenaran itu di dalam hati kita. Kita percaya kepada hal ini karena Jahshua Kristus menjadi kurban kita sendiri dengan dibaptiskan dan mencurahkan darahNya.

Label:

Loading...