Kristen Protestan Blog
Blog Agama Kristen Protestan tentang Kebenaran Ajaran Firman Tuhan.
Selasa, 10 Juni 2008
Memberitakan Kepada Mereka
Mari Kita Sekali Lagi Memberitakan Fiman Kepada Mereka yang Masih Berdosa.
Bagi mereka yang masih belum datang kepada terang Jahweh karena tidak memahami Injil air dan Roh, dengan dasar iman yang bagaimana mereka akan mengakui dosa mereka di hadapan Jahweh? Mereka memiliki dosa di dalam hati mereka karena mereka tidak mau percaya kepada Injil air dan Roh. Orang-orang yang demikian, yang tidak memiliki Firman keselamatan yang benar di dalam hati mereka, berusaha untuk membasuhkan dosa dosa harian mereka dengan menaikan doa pertobatan kepada Jahweh, tetapi ima yang demikian adalah iman yang cacat. Bagi semua orang-orang berdosa tanpa iman kepada Injil air dan Roh, sangat sia-sia untuk mengakui dosa dosa mereka setiap hari, dan mereka juga tidak akan dibsuhkan dari dosa dosa mereka. Kita semua harus memahami kebenaran ini.

Di masa Perjanjian Lama, bangsa Israel tidak bisa menjadi benar sepenuhnya melalui korban yang dipersembahkan di Kemah Suci (Ibrai 10:1-3). Tetapi untuk menggenapi janjiNya dengan setia, Jahshua menanggung segala dosa dunia dengan dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, mencurahkan darahNya di kayu salib, dan dengan itu sudah menyelamatkan orang-orang percaya, menjadikan mereka sebagai orang-orang yang tidak berdosa dan yang sempurna.
Jadi orang-orang berdosa tidak bisa dibasukan dari segala dosa mereka hanya sekedar dengan menaikan doa mengakui dosanya, sebelum mereka terlebih dahulu memiliki iman kepada Injil yang benar. Tetapi sayangnya, kebanyakan orang Kristen di jaman ini berusaha untuk membasuhkan dosa dosa mereka dengan mempersembahkan apa yang setara dengan korban yang tidak sempurna itu di jaman modern ini, menaikkan doa pertobatan mereka. Hari
ini, mereka yang mengaku percaya kepada Jahshua tanpa memahami kebenaran Injil air dan Roh secara salah berpikir bahwa hanya karena mereka percaya kepada Jahshua Kristus, dosa dosa mereka kemudian akan dibasuhkan ketika mereka mengakuinya kepada Tuhan, tetapi tidak ada dosa yang akan dihapuskan hanya dengan mengakuinya.

Yang sedang saya jelaskan adalah ini: Keyakinan bahwa orang bisa membasuhkan dosa dosanya
melalui do pengakuannya tanpa memiliki iman kepada Injil air dan Roh bukanlah iman yang benar, dan tidaklah lebih dari hanya sekedar iman yang kosong. Namun meski demikian, banyak orang, yang karena salah paham akan berita di dalam 1 Yohanes 1:9 mengenai pengakuan, masih berusaha untuk menerima pengampunan dosa mereka melalui doa pertobatan yang demikian.
Tuhan tidak membasuhkan dosa dosa anda hanya karea anda mau mengakuinya. Hanya ketika anda percaya kepada Injil kebenaran air dan Roh sajalah kemudian anda bisa membasuhkan segala dosa harian anda. Ini karena Tuhan kita, dengan menanggung segala dosa dunia melalui baptisan dan mencurahkan darahNya, sudah membasuhkan segala dosa itu. Pembasuhan dosa dosa anda dengan demikian menjadi mungkin terjadi hanya ketika anda mengenal Firman ini dan percaya kepada Kebenaran ini.

Demikianlah, kecuali kalu anda percaya kepada Firman Injil air dan Roh yang sejati di dalam hati
anda, maka anda tidak akan bisa membasuhkan segala dosa yang anda lakukan. Sebagaimana yang anda ketahui, dengan menempatkan iman anda hanya kepada darah di kayu salib, segala dosa anda tidak akan bisa dihapuskan. Anda mungkin berpikir bahwa dosa dosa anda sudah dibasuhkan hanya dengan percaya kepada darah itu, tetapi kenyataannya adalah bahwa anda tidak bisa menyangkali kalau dosa dosa anda masih ada di dalam hati anda. Ini tidak
diragukan lagi. Mungkin ada orang, kemudian, yang bertanyatanya apakah Injil air dan Roh itu Injil yang baru uncul di jaman ini saja. Tetapi bukan demikian. Saya akan menunjukkan kepada anda dari dalam Kitab Suci bahwa Injil air dan Roh yang saya jelaskan sudah ada sejak jaman Para Rasul, dan bahwa Injil inilah yang diyakini oleh Para Rasul sejak awalnya. Pertama-tama, Rasul Yohanes menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada Injil air dan Roh dan memberitakan Injil ini (1 Yohanes 5:3- 10). Yang kedua, Rasul Petrus juga percaya kepada baptisan yang diterima Jahshua Kristus sebagai Kebenaran pengampunan dosa (1 Petrus 3:21). Yang ketiga, Paulus juga percaya kepada baptisan Jahshua dan curahan darahNya sebagai pengampunan pembasuhan dosa (Roma 6:2-5). Tidak cukup waktu untuk mendaftarkan bukti-bukti dari Perjanjian Lama dan juga Perjanjian Baru akan Kebenaran ini, bahwa Jahshua sudah membasuhkan segala dosa kita dengan Injil air dan Roh.

Apakah sekarang anda memahami dan percaya kepada Injil air dan Roh? Kalau anda percaya di
dalam hati anda, anda kemudian akan memahami bahwa segala dosa anda dibasuhkan sekali untuk selamanya dengan kuasa Injil yang benar ini. Dengan Injil air dan Roh, Tuhan sudah membasuhkan bahkan segala dosa pribadi anda sendiri yang anda lakukan setiap hari. Anda, juga, harus percaya kepada Injil air dan Roh dengan hati anda. Tetapi bagaimana dengan mereka yang masih memiliki dosa di dalam hati mereka? Bagaimana dan dengan iman jenis bagaimana mereka harus mengakui dosa dosa mereka? Mereka harus berhenti menaikkan pengakuan yang tidak berdasar demikian. Mereka harus mengaku dosa dosa mereka dengan menempatkan iman mereka dengan menempatkan iman mereka kepada Injil air dan Roh. Mereka terlebih dahulu harus mengakui bahwa mereka adalah orang-orang berdosa yang terus melakukan dosa sampai hari kematian mereka, dan mereka harus percaya dan mengakui bahwa dengan Injil air dan
Roh, Tuhan sudah menyelamatkan bahkan orangorang berdosa seperti mereka.
Tentu saja, mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh juga harus mengaku dosa dosa harian
mereka melalui iman mereka kepada Injil air dan Roh. Kalau kita tidak mengaku dosa dosa harian kita kepada Jahweh, kita akhirnya akan menjauh dari persekutuan dengan Jahweh.
Inilah sebabnya orang-orang benar perlu mengakui dosa dosa mereka secara lebih t rperinci,
sehingga mereka bisa memiliki persekutuan yang erat dengan Tuhan. Persekutuan di dalam terang Kebenaran itu akan bertahan selama kita dengan jujur mengakui dosa dosa kita dengan iman kita kepada Kebenaran. Tetapi, kalau mereka mengabaikan pengakuan akan dosa dosa harian kita kepada Tuhan, persekutuan kita dengan Dia tidak bisa bertahan lama.

Mereka yang tidak mau menerima atau mengakui dosa dosa mereka akan secara bertahan terpisah dengan Jahweh. Dengan jenis iman yang bagaimana, kemudian, orang-orang benar harus mengakui dosa dosa kita? Kita harus mengingat bahwa Tuhan, yang benar dan adil ( 1 Yohanes 1:9), sudah menghapuskan segala dosa kita dengan menerima baptisanNya dan
dihukum di kayu salib bagi dosa dosa itu, dan kita harus mengakui dosa dosa kita dengan menempatkan iman kita kepada Kebenaran ini. Dengan mengakui dosa dosa kita melalui iman kita kepada Injil air dan Roh, kita harus lepas dari semua kegelapan. Kita, orang-orang yang dilahirkan kembali, harus mengakui kepada Jahweh bahwa kita sungguh sungguh terikat dengan dosa sampai kematian kita. Dan kita harus percaya kepada Injil air dan Roh, dan berdiam di dalam kuasa Injil ini. Pengakuan iman yang benar ini lebih dari cukup untuk membuat kita
berdiam di dalam iman yang percaya kepada Injil air dan Roh, dan untuk membasuhkan segala dosa kita. Demikianlah kita harus memberitakan Injil air dan Roh kepada orang-orang lain juga, dan caranya kita dimampukan untuk datang kepada Jahweh di dalam kekudusan dan dengan hati nurani yang bersih. Ini membuat kita menjadi prajurit Jahweh yang benar, dan menang dalam peperangan rohani dengan iman. Adalah karena orang-orang benar sudah percaya
kepada Injil air dan Roh sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan Jahweh, untuk memuji Jahweh yang sudah menghapuskan segala dosa mereka, dan untuk berdiam dan hidup di dalam terangNya sampai selamanya. Percayalah kepada kebenaran ini dan masukkan ke dalam hati anda. Kita yang percaya kepada Injil air dan Roh juga melakukan dosa setiap hari, karena kita memang memiliki kelemahan di dalam daging kita. Bagaimana, kemudian, kita harus mengakui dosa dosa itu? Apakah cukup untuk mengakui dengan terperinci seperti mengatakan, “Tuhan, saya melakukan dosa ini dan itu?” Tidak. Pengakuan dosa yang bagi kita orang-orang benar adalah mengakui hakekat kita yang sebenarnya kepada Jahweh—yaitu, untuk mengakui kepada Jahweh bahwa kita memang terikat kepada dosa sampai hari kematian kita—dan
berdiam di dalam iman yang percaya kepada Firman Injil air dan Roh.

Kita bisa membuat pengakuan yang benar kepada Tuah dengan mengakui hakekat kelemahan daging kita. Apakah orang-orang benar atau orang-orang berdosa, ketika berkaitan dengan pengakuan dosa seseorang, kita semua harus mengakui bahwa hakekat dasar dari daging mereka adalah sedemikian sampai mereka tidak bisa menghindar dari dosa, dan mereka harus mengakui bahwa mereka melakukan dosa setiap waktu bukan hanya dengan daging
mereka, tetapi dengan pemikiran juga. Dengan cara ini, mereka mengaku dosa dengan benar kepada Jahweh. Dan mereka harus memiliki iman yang senantiasa berpegang dan percaya kepada Injil air dan Roh –yaitu, kita jangan pernah lupa bahwa Tuhan sudah menghapuskan dosa kita sekali untuk selamanya melalui baptisan dan curahan darahNya, dan bahwa Ia sudah menunjukkan kepada kita kuasa keselamatan yang benar. Mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh di hadapan Jahweh akan memahami betapa efektifnya kuasa Injil keselamatan ini ketika diaplikasikan kepada hatinya orang-orang percaya untuk dibasuhkan dari segala dosanya. Adalah dengan percaya kepada Injil air dan Roh dengan hati kita sehingga kita bisa membasuhkan dosa dosa dari hati nurani kita, dan adalah karena hal inilah kita kemudian bisa bersyukur kepada Tuhan. Lebih lagi, karena iman kepada Injil ini sudah membasuhkan
hati nurani kita juga, maka ia memampukan kita untuk menghadap Jahweh dengan hati nurani yang benar (1 Petrus 3:21).

Ketika kita percaya kepada Injil air dan Roh, hati nurani iman kita yang benar membawa kita kepada kebenaran Jahweh sampai selamanya. Hal itu juga memampukan kita untuk berdiam di dalam terang, dan melakukan pekerjaan Jahweh selamanya di dalam terang ini. Dengan demikian, iman kepada Injil air dan Roh ini mutlak sangat diperlukan bagi
orang-orang benar dan orang-orang berdosa juga. Bagaimana Daud mengaku
dosa ketika melakukan dosa? Ia mengaku hakekat dasarnya di hadapan Jahweh Iman Daud yang memancarkan pengakuan iman yang benar kepada Jahweh dinyatakan di dalam Mazmur 50:7-9.

Karena Tuhan menghendaki kebenaran di dalam batin kita, Daud mengakui kepada Jahweh, “Dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.” “Tuhan, inilah diriku yang sebenarnya. Aku terikat kepada dosa sampai aku mati. Demikianlah hakekat dasarku.” Daud mengaku kepada Jahweh, dengan kata lain, dengan cara demikian. Melalui pengorbanan pada Hari Raya Pendamaian yang dipersembahkan di Kemah Suci, Daus sudah dibasuhkan dari segala dosanya dengan percaya kepada Juruselamat yang akan datang, yang akan menerima baptisan dan mencurahkan darahNya bagi dosa dosa Daud. Ketika Daud mengakui dosa dosanya, ia mengakui hakeka dasar keberdosaannya kepada Jahweh dan memandang kepada belas kasihan Tuhan. Ia mengakui kepada Tuhan bahwa pada dasarnya ia tidak bisa menghindar dari melakukan dosa, dan bahwa ketika ia diciptakan di dalam kandungan ibunya, ia dikandung di dalam dosa. Dalam pengakuannya ia mengatakan, “Tuhan, saya orang berdosa besar sejak lahir. Tuhan, karena saya hanya sekedar setumpuk dosa, saya berzinah dengan
Betsyeba, dan saya membunuh tentaraMu yang setia.

Saya berdusta kepada bangsaku dan bahkan kepadaMu. Jadi saya menghujat Engkau, dan saya
melanggar semua Dasa TitahMu.” Demikianlah pengakuanNya. Dengan kata lain, Daud mengakui kepada Tuhan bahwa inilah keberadaan dasarnya.
Ketika anda dan saya mengakui dosa dosa kita kepada Jahweh, kita harus mengakui dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Dan ketika kita mengakui dosa dosa kita, tidak cukup bagi kita hanya dengan mengakui satu dosa setiap harinya; namun, kita harus mengakui bahwa pada dasarnya kita adalah benih dosa yang tidak bisa tidak melakukan dosa sampai hari kita mati. Inilah sebabnya kita harus percaya kepada Injil air dan Roh. Adalah dengan percaya kepada Tuhan bahwa Ia sudah membebaskan kita dari segala dosa kita melalui Injil air dan Roh inilah
sehingga hati kita bisa dibasuhkan secara sempurna. Ketika kita membuat pengakuan yang benar di hadapan Jahweh, dan memiliki iman yang konkret kepada Injil air dan Roh, kita bisa bersyukur epadaNya atas keselamatan anugerahNya dan melakukan pekerjaan Jahweh dengan konsisten tanpa diikat oleh kelemahan kita. Hanya ketika anda mengakui kelemahan dasar anda sajalah kemudian anda bisa bersyukur kepada Tuhan atas Injil pengampunan dosa yang diberikanNya kepada anda. Dan hanya ketika anda berdiam di dalam terang Tuhan dengan percaya kepada Injil air dan Roh inilah anda kemudian bisa menjadi para pekerja yang
memberitakan terang keselamatan kepada mereka yang masih belum memahami Injil yang sejati ini. Dalam Mazmur 51, Daud berdoa kepada Jahweh untuk memulihkan sukacita keselamatannya. Dan ia berdoa agar Jahweh akan memampukan dia untuk memberitakan jalan kebenaranNya kepada mereka yang belum mengenal jalan itu. Kita, juga, seperti
Daud. Kita juga sudah diselamatkan dari segala dosa kita dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Jahshua sudah dengan setia menjadikan kita, yang percaya kepada Injil yang sempurna ini, orang-orang benar di hadapan Jahweh.

Dengan Firman Injil air dan Roh ini, Tuhan sudah memberikan kepada kita keselamatan pengampunan dosa yang lebih dari cukup untuk menjadikan kita sebagai anak-anak Jahweh.
Tuhan kita pada dasarnya memahami kelemahan kita. Karena kita memang makhluk dan umat
manusia, kita melakukan dosa setiap waktu sepanjang kita menjalankan kehidupan kita. Jadi kita cenderung melihat kelemahan kita sendiri, dan kita senantiasa terikat oleh dosa dan kelemahan kita. Sementara itu, kita meratapi diri kita sendiri, bertanya-tanya mengapa kita bisa menjadi sangat lemah, dan tidak memiliki cara untuk mengatasi kelemahan dosa kita, lalu kita tetap berkanjang didalam dosa kita. Tetapi dengan percaya serta meyakini Injil air dan Roh yang diberikan Tuhan kepada kita, kita bisa membasuhkan segala dosa kita. Inilah sebabnya Ia membasuhkan segala dosa kita sekali untuk selamanya dengan Injil air dan Roh. Karena itu, kalau seseorang dengan jelas menerima pengampunan dosa-dosanya dari Jahweh melalui iman, akan tetapi meski demikian ia hanya memiliki sedikit saja sukacita sesudah menerima
keselamatan di dalam hatinya, maka ia adalah orang yang belum mengakui dosa dosanya kepada Jahweh dengan menempatkan keyakinannya kepada Injil air dan Roh. Pengakuan yang benar itu didasarkan kepada iman yang benar yang menguatkan roh kita yang lemah.

Sekarang kita harus memahami apakah pengakuan yang benar itu, dan kita harus memahami kuasa dari pengakuan yang benar. Tuhan kita sudah mengatakan kepada kita semua tentang kuasa dari Injil air dan Roh. Ketika kita mengakui kepada Jahweh seperti Daud, bahwa kita pada dasarnya terikat akan dosa sampai hari kematian kita, Jahshua kemudian memenuhi hati kita dengan anugerah pengampunan dosa dariNya yang sudah membasuhkan dosa dosa kita melalui Injil air dan Roh. Dan Injil yang indah ini mendorong kita untuk memberitakan Injil yang
berkuasa ini dengan menyegarkan hati kita. Hal inilah yang membuat kita memuliakan Tuhan setiap waktu. Singkatnya, kuasa Injil ini memampukan kita untuk tidak terikat oleh kelemahan kita sendiri, untuk menjelaskan kebenaran Jahweh kepada dunia ini, dan untuk memiliki hati yang penuh syukur dan terima kasih kepada Jahweh.

Saya bersyukur kepada Jahweh yang memulihkan kita dengan iman. Haleluya! Saya menaikkan syukur dan memuji Jahweh, yang sudah menyelamatkan kita dari segala dosa kita.
Apakah yang dikehendaki Jahweh dari kita, orang-orang yang dilahirkan kembali?
Adalah agar kita tidak terikat oleh kelemahan kita sendiri, tetapi dengan gencar bekerja bagi
Injil Jahweh dengan iman. Sekali kita menerima pengampunan dosa kita, Jahweh menghendaki agar kita tidak terikat oleh kelemahan kita, tetapi melakukan pekerjaanNya dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Meski kita mungkin memiliki kelemahan kta, Jahweh menghendaki agar kita memiliki iman yang benar, mengakui kecemaran kita, bersyukur kepadaNya karena menyelamatkan orang-orang seperti kita, dan menjalani kehidupan kita untuk memberitakan Injil air dan Roh kepada semua orang-orang berdosa. Jahweh menghendaki agar orang-orang yang percaya kepadaNya memberitakan jalan kebenaranNya, Injil air dan Roh meski di tengah-tengah kelemahan mereka.
Jahweh menghendaki kita memerdekakan diri kita dari semua kelemahan dengan mengakui hakekat kita yang sebenarnya di hadapanNya, dan Ia sangat berkenan ketika kita memberikan korban pujian yang benar di dalam iman. Saudara seiman, ketika berkaitan dengan pengakuan dosa anda, anda harus memahami bahwa mengatakan kepada Jahweh bahwa anda tidak memiliki dosa adalah sama dengan menjadikan Dia pendusta. Tidak ada di antara kita
yang tidak memiliki dosa terhadap Jahweh. Semua manusia melakukan dosa. Meski demikian, Injil air dan Roh bisa membasuhkan dosa dosa ita sepenuhnya.
Dengan demikian, dengan menempatkan iman kita kepada Injil air dan Roh, kita harus semakin
mendekat kepada Jahweh dan memuliakan Dia. Meskipun kita percaya kepada Injil air dan Roh, kita juga mengakui bahwa kita manusia juga, bahwa kita terikat oleh dosa sampai mati. Sekarang, kita harus mengakui kelemahan kita, dan kita harus senantiasa mengakui kelemahan kita dan iman kita kepada Injil air dan Roh yang diberikan oleh Jahweh. Hanya setelah itu kita bisa mengenakan kuasa yang akan memerdekakan kita dari segala dosa kita dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Kita memang harus dimerdekakan dari segala dosa yang sudah mengikat kita dalam belenggu dengan percaya kepada Injil air dan Roh ini.

Sebagaimana Samson memutuskan semua tali yang mengikat tangannya (Hakim-Hakim 15;14), kita, juga, harus mengalahkan kelemahan kita dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Dengan iman kita kepada Injil yang indah ini, kita harus melepaskan diri dari semua kelemahan kita, berdiri tegak, dan menjalani kehidupan yang mempermuliakan Jahweh. Kita semua diikat oleh dosa sampai hari kematian kita. Tetapi dengan mengakui bahwa kita memang ditentukan untuk melakukan dosa sampai nafas terakhir kita, dengan percaya kepada Injil air dan Roh, dan berdiam di dalam iman ini, kita semua harus meninggikan kebenaran Jahweh. Jahweh sudah
memulihkan kita sebagai jiwa-jiwa yang tidak memiliki dosa, dan Ia sudah memberkati kita untuk menjadi manusia yang memuliakan Dia dan memberitakan Injil kepada orang-orang berdosa. Adalah untuk membuat kita mengenakan berkat yang demikian sehingga Ia menggunakan kata “pengakuan” di dalam bagian Alkitab hari ini.

Apakah anda memahami apa pengakuan yang sebenarnya itu? Rasul Yohanes berbicara kepada orang-orang berdosa dan juga kepada orang-orang benar. Karena itu, kalau ada orang berdosa yang duduk di dalam Gereja Jahweh yang belum mengenal Injil air dan Roh, kita harus terlebih dahulu memberitakan Injil yang benar ini kepadanya, sehingga ia terlebih dahulu akan percaya kepada Injil yang indah ini dan menerima pengampunan dosa di dalam hatinya. Hanya setelah itu ia kemudian bisa menerima pengampunan dosa dengan kuasa Injil dan memiliki
persekutuan yang benar, yang masuk ke hati dengan sesama orang-orang benar.

Label:

Loading...